Hukum Shalat Isya di Belakang Imam Shalat Tarawih

Umar Faqih
3 Min Read
Foto: Freepik

DI bulan Ramadhan, sering terjadi seseorang datang terlambat ke masjid. Jamaah sudah memulai shalat Tarawih, sementara ia belum menunaikan shalat Isya. Lalu muncul pertanyaan: bolehkah ia shalat Isya di belakang imam yang sedang shalat Tarawih?

Perbedaan Niat dalam Shalat

Mayoritas ulama membolehkan makmum berbeda niat dengan imam. Artinya, imam shalat sunnah, makmum boleh berniat shalat wajib. Pendapat ini dipegang oleh mazhab Syafi’i dan dikuatkan oleh banyak ulama.

Dalilnya adalah hadis tentang Mu’adz bin Jabal radhiyallahu ‘anhu. Ia pernah shalat Isya bersama Nabi ﷺ, kemudian kembali ke kaumnya dan mengimami mereka. Bagi Mu’adz itu shalat sunnah, tetapi bagi kaumnya itu shalat wajib. Hadis ini diriwayatkan oleh Imam al-Bukhari dan Imam Muslim.

Ini menunjukkan bahwa perbedaan niat antara imam dan makmum tidak membatalkan shalat.

BACA JUGA:  Mengapa Shalat Tarawih 20 Rakaat Lebih Afdhal?

Tata Cara Pelaksanaannya

Jika seseorang masuk masjid dan imam sedang Tarawih, ia boleh langsung ikut berjamaah dengan niat Isya. Ketika imam salam pada rakaat kedua (karena Tarawih biasanya dua rakaat dua rakaat), makmum yang niat Isya tidak ikut salam. Ia berdiri menyempurnakan rakaat ketiga dan keempat, lalu salam sendiri.

Setelah itu, ia boleh langsung bergabung kembali dalam shalat Tarawih bersama imam.

Namun, perlu diperhatikan adabnya. Jangan sampai membuat gerakan yang membingungkan jamaah lain. Tenang dan tertib.

https://shopee.co.id/product/1343674864/26985381870?d_id=a86d2&gads_t_sig=VTJGc2RHVmtYMTlxTFVSVVRrdENkVHQ3ZkZSUTMrR3pBWmZZNzdrcnRBMGQ5Mk1KZHhtSGtnTWtzVThsYU9vOTdVVlFhT280cmNvdzh2QnpMZEx5c1l1M3ZXMDdmSGFJd0MxVXJWZGtBUWtUWVVyT25TOFQ4VlZSMkxleDlWb3M5V2NVQnJNdUhBSXBtRWlIOStjZCtaNGJHSUV0MjhPZmFHai9ObXorMUJ3PQ&mmp_pid=an_11336250108&uls_trackid=54jqe8lc01l6&utm_campaign=id_ApUFzIw6QD&utm_content=----&utm_medium=affiliates&utm_source=an_11336250108&utm_term=e8midw7ewvoy

Pendapat yang Tidak Membolehkan

Sebagian ulama dari mazhab Hanafi berpendapat tidak sah jika makmum shalat wajib di belakang imam yang shalat sunnah. Mereka berdalil bahwa kedudukan shalat wajib lebih tinggi, sehingga tidak layak mengikuti shalat sunnah.

Namun pendapat yang lebih kuat adalah bolehnya, karena ada dalil yang jelas dari praktik sahabat.

BACA JUGA:  Apakah Ada Ketentuan Surat yang Dibaca saat Shalat Tarawih?

Sikap yang Bijak

Kalau memungkinkan, sebaiknya datang lebih awal agar bisa shalat Isya berjamaah secara sempurna. Disiplin waktu adalah bagian dari kesungguhan ibadah.

Tetapi jika memang terlambat, jangan panik dan jangan pulang. Shalat Isya tetap wajib ditunaikan. Ikutlah jamaah Tarawih dengan niat Isya, lalu sempurnakan rakaat yang kurang.

Intinya, shalat Isya di belakang imam Tarawih hukumnya boleh menurut pendapat yang kuat. Yang penting adalah menjaga kekhusyukan, memahami tata caranya, dan tetap semangat meraih pahala Ramadhan. []

Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *