Berbuka Puasa: Penguatan atau Pelemahan Hawa Nafsu?

Nasrulloh Baksolahar
1 Min Read
Foto: Freepik

IMAM Al-Ghazali dalam Ihya Ulumuddin menjelaskan bahwa salah satu tujuan puasa adalah melemahkan syahwat. Sebab syahwat sering menjadi tunggangan setan, sementara dengan melemahnya dorongan itu, jiwa dikuatkan menuju takwa.

Karena itu, beliau menasihatkan agar tidak berlebihan saat berbuka. Memenuhi perut dengan makanan halal secara berlebihan justru menghilangkan hikmah lapar yang dirasakan sepanjang hari. Tidak ada wadah yang lebih dibenci Allah daripada perut yang dipenuhi secara melampaui batas, meski dari yang halal.

Jika saat berbuka seseorang makan berlebihan, maka syahwat yang telah melemah karena lapar seharian akan bangkit kembali dengan kekuatan berlipat. Nafsu yang hampir tertidur justru kembali segar, sehingga tujuan ruhani puasa menjadi tereduksi. []

Sumber: Al-Ghazali, Ihya Ulumuddin, Asy-Syifa Press, 2009

https://s.shopee.co.id/5VPIZ41WVk

Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *