Al-Ghazali mengajarkan bahwa kebangkitan peradaban bukan dimulai dari pedang, tetapi dari hati yang hidup.
Nafsu yang hampir tertidur justru kembali segar, sehingga tujuan ruhani puasa menjadi tereduksi.
Said Hawa mengajarkan bahwa ruh Al-Ghazali harus ditransformasikan menjadi kurikulum pembinaan kader.
Kitab tersebut memuat atsar-atsar serta penafsiran yang diriwayatkan dari Mujahid, Atha’, dan murid-murid Ibnu…