SAHUR adalah keberkahan. Rasulullah ﷺ sangat menganjurkan umatnya untuk tidak meninggalkan sahur, meskipun hanya dengan seteguk air. Dalam banyak riwayat, beliau juga mencontohkan makanan yang sederhana namun penuh manfaat: kurma.
Bahkan dalam sebuah hadits disebutkan, sebaik-baik sahur seorang mukmin adalah kurma. Lalu, apa manfaat sahur dengan 3 butir kurma?
1. Mengikuti Sunnah Rasulullah ﷺ
Kurma adalah makanan yang sangat dicintai Nabi Muhammad ﷺ. Beliau sering berbuka dan sahur dengan kurma.
Dalam riwayat yang dinukil oleh Abu Dawud, disebutkan bahwa sebaik-baik sahur seorang mukmin adalah kurma. Ini menunjukkan nilai spiritual yang besar di balik makanan sederhana tersebut.
BACA JUGA: Sahur, yang Membedakan Puasa Kaum Muslimin dan NonMuslim
Sahur dengan 3 butir kurma bukan hanya soal nutrisi, tapi juga soal mengikuti sunnah dan meraih pahala.
2. Sumber Energi Cepat dan Tahan Lama
Kurma mengandung gula alami seperti glukosa dan fruktosa yang cepat diserap tubuh. Ini sangat membantu menjaga energi sepanjang hari saat berpuasa.
Tiga butir kurma sudah cukup memberi asupan kalori awal untuk:
-
Menjaga kadar gula darah tetap stabil
-
Mencegah lemas di pagi hari
-
Mengurangi risiko pusing akibat gula darah turun
Berbeda dengan makanan berat berlemak yang justru membuat cepat haus, kurma lebih ringan namun efektif.
3. Kaya Serat, Tidak Mudah Lapar
Kurma mengandung serat yang membantu memperlambat proses pencernaan. Ini membuat rasa kenyang bertahan lebih lama.
Sahur dengan 3 kurma dan air putih dapat:
-
Mengurangi rasa lapar berlebihan di siang hari
-
Menjaga sistem pencernaan tetap sehat
-
Mencegah sembelit selama puasa
Serat juga membantu menjaga kesehatan usus dan metabolisme.
4. Mengandung Mineral Penting
Kurma kaya akan:
-
Kalium (baik untuk tekanan darah)
-
Magnesium
-
Zat besi
-
Antioksidan
Kandungan kalium membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh dan mencegah kram otot saat puasa. Ini sangat penting terutama bagi orang yang tetap beraktivitas di siang hari.
5. Baik untuk Lambung
Saat bangun sahur, lambung dalam keadaan kosong. Mengonsumsi makanan berat secara tiba-tiba bisa membuat lambung terasa tidak nyaman.
Kurma bersifat lembut bagi lambung dan mudah dicerna. Tiga butir kurma cukup sebagai “pemanasan” sistem pencernaan sebelum minum air atau makanan lain.
6. Praktis dan Tidak Memberatkan
Tidak semua orang sanggup makan banyak saat sahur. Ada yang sulit bangun, ada yang tidak berselera makan.
Sahur dengan 3 butir kurma dan segelas air sudah cukup untuk mendapatkan keberkahan sahur. Ini sesuai dengan prinsip Islam yang tidak memberatkan umatnya.
Daripada tidak sahur sama sekali, lebih baik sahur sederhana tapi bernilai.
7. Menjaga Keseimbangan Gula Darah
Kurma memiliki indeks glikemik sedang. Artinya, kenaikan gula darah tidak terlalu drastis dibandingkan gula rafinasi.
Ini sangat bermanfaat bagi:
-
Orang yang rentan gula darah turun
-
Pekerja yang butuh fokus
-
Lansia yang berpuasa
BACA JUGA: Benarkah Harus Berhenti Makan Sahur 10 Menit Sebelum Subuh?
Namun bagi penderita diabetes, tetap perlu memperhatikan jumlah konsumsi sesuai anjuran dokter.
Sahur tidak harus mewah. Tidak harus penuh lauk dan hidangan berat. Tiga butir kurma yang dimakan dengan niat ibadah bisa menjadi sumber energi, kesehatan, dan pahala.
Kesederhanaan inilah yang justru membawa keberkahan. Karena dalam Islam, bukan banyaknya makanan yang menjadi ukuran, tetapi niat dan manfaatnya. []
Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

