Hal-Hal Ini Makruh ketika Puasa di Siang Hari, Apa Saja?

2 Min Read
Foto: Freepik

PUASA bukan hanya soal sah atau batal.
Ada juga perkara yang makruh.
Tidak membatalkan.
Tapi mengurangi kesempurnaan.

Orang yang ingin puasanya maksimal harus tahu.
Bukan sekadar lolos.
Tapi ingin dapat pahala penuh.

Berkumur dan Berlebihan Saat Istinsyaq

Berkumur itu boleh.
Istinsyaq, memasukkan air ke hidung, juga boleh.

Namun berlebihan saat puasa itu makruh.
Karena dikhawatirkan air masuk ke tenggorokan.

Nabi ﷺ melarang berlebihan dalam istinsyaq ketika sedang puasa.
Karena puasa butuh kehati-hatian.

Lakukan secukupnya saja.
Jangan ceroboh.

BACA JUGA: Sahur, yang Membedakan Puasa Kaum Muslimin dan NonMuslim

Mencicipi Makanan Tanpa Kebutuhan

Sebagian ulama membolehkan mencicipi makanan.
Asal tidak sampai tertelan.

Tapi tanpa kebutuhan, itu makruh.
Karena membuka pintu kelalaian.

Kalau memang perlu.
Seperti ibu yang memasak dan ingin memastikan rasa.
Silakan secukupnya.

Langsung buang.
Jangan sampai masuk ke tenggorokan.

https://s.shopee.co.id/6fbBS7OuuY

Bersentuhan dan Bercumbu Berlebihan

Bagi suami istri, sekadar sentuhan tidak membatalkan.
Tapi kalau berlebihan, itu makruh.

Apalagi jika sulit menahan diri.
Karena bisa menyeret pada yang haram.

Puasa itu latihan mengendalikan syahwat.
Kalau mendekati batas, lebih baik menjauh.

Jangan merasa kuat lalu meremehkan.

Mengumpulkan Air Liur Lalu Menelannya

Menelan air liur biasa tidak masalah.
Itu alami.

Namun sengaja mengumpulkan air liur lalu menelannya, dimakruhkan oleh sebagian ulama.
Karena dianggap perbuatan yang tidak perlu.

Puasa itu ibadah.
Jaga adabnya.

Banyak Mengeluh dan Marah

Secara hukum, ini tidak membatalkan.
Tapi jelas merusak pahala.

Nabi ﷺ mengajarkan jika ada yang mengajak bertengkar, katakan, “Aku sedang puasa.”

BACA JUGA:Orang yang Berhasil Puasa Ramadhannya, Siapa Dia?

Marah.
Mengumpat.
Berkata kotor.

Semua itu mengurangi nilai puasa.

Puasa bukan hanya menahan lapar.
Tapi menahan lisan dan emosi.

Kalau hanya lapar yang ditahan, itu diet.
Kalau hati dan akhlak dijaga, itu ibadah.

Jangan puas hanya dengan sah.
Kejar yang lebih tinggi.
Puasa yang bersih.
Puasa yang mendidik jiwa. []

Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *