Mandi Besar setelah Terbit Fajar, Bagaimana Hukum Puasanya?

3 Min Read
Foto: Freepik

MASALAH ini sering dialami oleh para wanita.
Terutama ketika mereka baru selesai dari haid.
Kadang seorang wanita telah suci sebelum fajar.
Namun ia belum sempat mandi sampai waktu Subuh tiba.

Lalu muncul pertanyaan.
Apakah puasanya tetap sah jika mandi dilakukan setelah terbit fajar?

Suci Sebelum Fajar

Para ulama menjelaskan bahwa yang paling penting adalah keadaan suci.

Jika seorang wanita telah yakin suci sebelum terbit fajar,
maka puasanya tetap sah.

Walaupun ia baru mandi setelah masuk waktu Subuh.

BACA JUGA:  Haid hanya 1 Menit sebelum Adzan Maghrib, Bagaimana Hukum Puasanya?

Yang menjadi syarat adalah ia benar-benar yakin bahwa haidnya telah berhenti.

Pada masa dahulu, para wanita bahkan sering memastikan hal ini.
Mereka membawa kapas kepada Aisha bint Abi Bakr.

Mereka ingin memastikan apakah tanda suci sudah terlihat.

Aisyah radhiyallahu ‘anha berkata,
“Jangan kalian anggap suci sampai kalian melihat cairan putih.”

Perkataan ini menjadi pedoman bagi banyak ulama.

https://s.shopee.co.id/2B9pNOCNcV

Segera Mandi untuk Shalat

Walaupun puasanya sah,
seorang wanita tetap wajib memperhatikan shalat.

Jika sudah masuk waktu Subuh,
maka ia harus segera mandi wajib.

Tujuannya agar bisa melaksanakan shalat Subuh tepat pada waktunya.

Tidak boleh sengaja menunda mandi hingga melewati waktu shalat.

Karena menjaga shalat pada waktunya adalah kewajiban besar.

Kesalahan yang Kadang Terjadi

Sebagian orang sengaja menunda mandi.
Mereka ingin mandi lebih lama.
Atau ingin bersuci dengan lebih sempurna.

Padahal waktu shalat sudah masuk.

Hal seperti ini tidak tepat.

Yang benar adalah melakukan mandi wajib secukupnya.
Agar dapat segera menunaikan shalat.

Jika ingin mandi lagi untuk kebersihan yang lebih sempurna,
maka boleh dilakukan setelah matahari terbit.

BACA JUGA:  Haid Berhenti Sebelum Zuhur, Haruskah Qadha Shalat dan Puasa?

Contoh dari Nabi ﷺ

Dalam beberapa riwayat disebutkan bahwa Nabi ﷺ pernah memasuki waktu fajar dalam keadaan junub.

Beliau kemudian tetap berpuasa.
Lalu mandi setelah terbit fajar.

Hal ini menunjukkan bahwa mandi setelah fajar tidak membatalkan puasa.

Keterangan ini juga dijelaskan oleh para ulama seperti Abd al-Aziz ibn Baz dan Muhammad ibn Salih al-Uthaymin.

Kesimpulannya,
jika seorang wanita telah suci dari haid sebelum fajar,
maka puasanya sah walaupun ia mandi setelah terbit fajar.

Namun ia tetap harus segera mandi
agar dapat melaksanakan shalat Subuh tepat pada waktunya.

Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

TAGGED:
Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *