Ziarah Kubur di Hari Raya, Apa Keutamaannya?

Dini Koswarini
3 Min Read
Foto: Freepik

DI banyak tempat, ziarah kubur pada hari raya sudah menjadi tradisi yang dikenal luas. Setelah shalat Id, sebagian orang langsung menuju makam orang tua, keluarga, atau kerabat untuk berdoa dan mengingat mereka. Lalu muncul pertanyaan: apakah ziarah kubur di hari raya memiliki keutamaan khusus?

Pada dasarnya, ziarah kubur adalah amalan yang dianjurkan dalam Islam. Nabi ﷺ pernah melarangnya pada awal Islam, kemudian membolehkannya karena mengandung banyak pelajaran bagi kaum muslimin.

Rasulullah ﷺ bersabda:

كُنْتُ نَهَيْتُكُمْ عَنْ زِيَارَةِ الْقُبُورِ، فَزُورُوهَا
فَإِنَّهَا تُذَكِّرُكُمُ الآخِرَةَ

“Aku dahulu melarang kalian berziarah kubur. Sekarang berziarahlah, karena itu mengingatkan kalian kepada akhirat.” (HR. Muslim)

BACA JUGA: Apakah Orang yang Sudah Meninggal Dunia Mengetahui Kedatangan Orang yang Menziarahi Makamnya, dan Mendengar Ucapan Salam Mereka?

Hadits ini menunjukkan bahwa ziarah kubur memiliki hikmah besar. Ia membuat hati menjadi lembut. Ia mengingatkan manusia bahwa kehidupan dunia tidak kekal.

Namun para ulama menjelaskan bahwa tidak ada dalil khusus yang menunjukkan keutamaan ziarah kubur pada hari raya. Artinya, ziarah kubur boleh dilakukan kapan saja. Tidak harus pada hari Idul Fitri atau Idul Adha.

Beberapa ulama seperti Imam An-Nawawi رحمه الله menjelaskan bahwa ziarah kubur disunnahkan secara umum tanpa dibatasi waktu tertentu. Tujuannya adalah mengambil pelajaran dan mendoakan orang yang telah wafat.

https://s.shopee.co.id/9UvZZtsPsK

Demikian pula dijelaskan oleh Ibnu Qudamah رحمه الله dalam kitab Al-Mughni, bahwa ziarah kubur dianjurkan karena mengingatkan manusia kepada kematian dan kehidupan akhirat.

Karena itu, jika seseorang berziarah kubur pada hari raya sekadar karena kebetulan waktu berkumpul dengan keluarga, maka hal itu tidak mengapa. Yang penting tidak meyakini bahwa hari raya memiliki keutamaan khusus untuk ziarah kubur.

BACA JUGA:  3 Faedah Ziarah Kubur

Yang paling penting dalam ziarah kubur adalah mendoakan orang yang telah meninggal. Nabi ﷺ mengajarkan doa ketika berziarah kubur:

السَّلَامُ عَلَيْكُمْ أَهْلَ الدِّيَارِ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُسْلِمِينَ، وَإِنَّا إِنْ شَاءَ اللَّهُ بِكُمْ لَلَاحِقُونَ

“Semoga keselamatan atas kalian wahai penghuni kubur dari kalangan kaum mukminin dan muslimin. InsyaAllah kami pun akan menyusul kalian.”

Dengan demikian, ziarah kubur pada hari raya tidak memiliki keutamaan khusus yang disebutkan dalam dalil. Namun ziarah kubur tetap merupakan amalan yang baik selama dilakukan dengan cara yang sesuai sunnah: mendoakan mayit, mengingat kematian, dan mengambil pelajaran.

Justru dari sana kita belajar satu hal penting: hari raya bukan hanya hari bergembira, tetapi juga momentum untuk mengingat bahwa suatu saat kita pun akan kembali kepada Allah.

Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *