SETELAH masa Khulafaur Rasyidin (632–661 M), kepemimpinan dunia Islam beralih ke sistem dinasti, dimulai dari Bani Umayyah dan kemudian Bani Abbasiyah. Dalam periode panjang ini, muncul sejumlah khalifah yang membawa kejayaan besar bagi peradaban Islam. Di antara mereka, satu nama yang sering disebut sebagai yang paling berhasil adalah Abd al-Malik ibn Marwan dari Dinasti Umayyah.
Siapa Abd al-Malik ibn Marwan?
Abd al-Malik ibn Marwan memerintah dari tahun 685 hingga 705 M. Ia naik tahta dalam kondisi yang sangat sulit: dunia Islam saat itu sedang dilanda perang saudara besar yang dikenal sebagai Fitnah Kedua. Kekuasaan pusat melemah, dan banyak wilayah memisahkan diri.
BACA JUGA: Kisah Sultan Abdulmejid I Khalifah Utsmani: Beri Bantuan Irlandia saat Kelaparan Besar
Namun justru dari situ, ia berhasil membangun kembali stabilitas dan fondasi kuat bagi kekhalifahan.
Prestasi Besar Abd al-Malik
1. Menyatukan Kembali Dunia Islam
Salah satu pencapaian terbesarnya adalah mengakhiri Fitnah Kedua. Ia berhasil mengalahkan rival-rival politiknya dan mengembalikan kesatuan wilayah Islam di bawah satu kepemimpinan.
2. Reformasi Administrasi dan Bahasa
Ia melakukan reformasi besar dalam sistem pemerintahan:
- Menjadikan bahasa Arab sebagai bahasa resmi administrasi
- Menggantikan sistem birokrasi lama peninggalan Bizantium dan Persia
- Menciptakan identitas pemerintahan Islam yang lebih mandiri
Langkah ini sangat penting dalam memperkuat integrasi budaya dan politik.
3. Reformasi Mata Uang
Abd al-Malik ibn Marwan memperkenalkan mata uang Islam sendiri (dinar dan dirham), menggantikan koin Bizantium dan Sassania. Ini menandai kemandirian ekonomi dan simbol kedaulatan politik.
4. Proyek Arsitektur Ikonik
Pada masa pemerintahannya dibangun Dome of the Rock di Yerusalem, salah satu bangunan paling bersejarah dalam dunia Islam. Selain nilai religius, bangunan ini juga menunjukkan kemajuan seni dan arsitektur Islam awal.
Mengapa Ia Dianggap Paling Berhasil?
Keberhasilan Abd al-Malik ibn Marwan tidak hanya diukur dari kemenangan militer, tetapi dari kemampuannya membangun sistem yang bertahan lama. Ia:
- Memperkuat struktur negara
- Menyatukan wilayah yang terpecah
- Meletakkan dasar administrasi modern dalam dunia Islam
Banyak kebijakan yang ia buat kemudian dilanjutkan oleh khalifah-khalifah setelahnya, bahkan hingga masa Abbasiyah.
Tokoh Lain yang Juga Berpengaruh
Meski Abd al-Malik ibn Marwan sering dianggap paling berhasil, beberapa khalifah lain juga layak disebut:
BACA JUGA: Abu Bakar Memandang Jabatan Khalifah
- Umar ibn Abd al-Aziz – dikenal karena keadilan dan reformasi moralnya
- Harun al-Rashid – membawa kejayaan intelektual pada masa Abbasiyah
- Al-Ma’mun – pelindung ilmu pengetahuan dan penerjemahan karya-karya besar
Setelah era Khulafaur Rasyidin, dunia Islam mengalami perubahan besar dalam sistem pemerintahan. Di tengah dinamika tersebut, Abd al-Malik ibn Marwan menonjol sebagai salah satu khalifah paling berhasil karena kemampuannya menstabilkan, menyatukan, dan membangun fondasi kuat bagi kekhalifahan Islam. []
Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

