PADA pertengahan abad ke-19, Irlandia mengalami bencana besar yang dikenal sebagai Great Famine. Peristiwa ini disebabkan oleh gagal panen kentang yang menjadi makanan pokok rakyat.
Akibatnya:
- Jutaan orang mengalami kelaparan
- Sekitar satu juta orang meninggal dunia
- Banyak lainnya terpaksa bermigrasi ke negara lain
Tragedi ini menjadi salah satu krisis kemanusiaan terbesar dalam sejarah Eropa.
BACA JUGA: Hikmah Sejarah: Ali bin Abi Thalib Tidak Menjadi Khalifah Pertama
Sosok Sultan Abdulmejid I
Sultan Abdulmejid I adalah pemimpin Kekhalifahan Utsmaniyah (Ottoman) yang memerintah pada tahun 1839–1861. Beliau dikenal sebagai sultan yang:
- Reformis
- Peduli terhadap kondisi sosial
- Memiliki perhatian besar terhadap kemanusiaan
Meskipun memimpin wilayah yang jauh dari Irlandia, beliau tidak tinggal diam melihat penderitaan yang terjadi.
Bantuan untuk Irlandia
Ketika kabar kelaparan sampai ke Istanbul, Sultan Abdulmejid I berniat memberikan bantuan besar kepada rakyat Irlandia.
Dikisahkan bahwa:
- Sultan awalnya ingin menyumbang sebesar 10.000 pound sterling
- Namun, karena saat itu Queen Victoria hanya menyumbang 2.000 pound, pihak Inggris meminta agar bantuan Sultan tidak melebihi jumlah tersebut
- Akhirnya Sultan secara resmi menyumbang 1.000 pound
Namun, kisah tidak berhenti di situ.
Bantuan Diam-Diam Melalui Jalur Laut
Selain bantuan resmi, terdapat cerita yang sangat terkenal:
Sultan Abdulmejid I diam-diam mengirimkan kapal berisi makanan ke Irlandia, khususnya ke kota pelabuhan Drogheda.
Bantuan ini berupa:
- Makanan pokok
- Persediaan untuk rakyat yang kelaparan
Meskipun ada hambatan politik, kapal tersebut dikabarkan berhasil mencapai tujuan dan membantu masyarakat setempat.
Jejak Sejarah yang Masih Dikenang
Kisah bantuan ini masih dikenang hingga hari ini, terutama di Drogheda.
Beberapa bentuk penghormatan:
- Hubungan simbolis antara Irlandia dan Turki
- Lambang bulan sabit (simbol Ottoman) yang muncul dalam sejarah kota tersebut
- Cerita turun-temurun tentang bantuan dari dunia Islam
Meskipun ada perdebatan di kalangan sejarawan tentang detailnya, kisah ini tetap menjadi simbol solidaritas lintas bangsa dan agama.
Nilai Kemanusiaan di Balik Peristiwa
Kisah ini mengandung pelajaran penting:
1. Kepedulian Tidak Mengenal Batas
Seorang pemimpin Muslim membantu rakyat non-Muslim di negara yang jauh.
2. Kemanusiaan di Atas Politik
Meskipun ada tekanan politik, bantuan tetap diupayakan.
3. Warisan Kebaikan yang Abadi
Perbuatan baik akan selalu dikenang, bahkan ratusan tahun kemudian.
BACA JUGA: Ketika Umar Bin Khaththab Jadi Khalifah, Wilayah-wilayah Ini Berhasil Ditaklukkan
Kisah Sultan Abdulmejid I yang membantu Irlandia saat Great Famine adalah bukti bahwa nilai kemanusiaan dalam Islam tidak terbatas oleh wilayah maupun agama.
Di tengah dunia yang sering terpecah oleh perbedaan, sejarah ini mengajarkan bahwa kepedulian dan empati adalah bahasa universal yang mampu menyatukan manusia. []
Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

