Awal Shalat Dhuha, Kapankah Itu?

Dini Koswarini
5 Min Read
Foto: Azkia Karima Saefullah | Islampos Media

SHALAT Dhuha adalah salah satu ibadah sunnah yang sangat dianjurkan dalam Islam. Banyak kaum muslimin mengerjakannya karena ingin mendekatkan diri kepada Allah, memohon keberkahan rezeki, hingga menjaga hati agar tetap tenang di tengah kesibukan dunia. Namun, masih banyak yang bertanya: sebenarnya, kapan awal waktu Shalat Dhuha dimulai?

Pertanyaan ini penting. Sebab, ibadah yang dilakukan di waktu yang tepat akan lebih sesuai dengan tuntunan syariat. Jangan sampai seseorang berniat baik, tetapi ternyata melaksanakan shalat di waktu yang belum masuk.

Apa Itu Shalat Dhuha?

Shalat Dhuha adalah shalat sunnah yang dikerjakan pada waktu dhuha, yaitu ketika matahari mulai naik setelah terbit. Shalat ini termasuk ibadah yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah ﷺ.

Dalam sebuah hadis, Rasulullah ﷺ bersabda:

“Pada setiap pagi, setiap persendian kalian memiliki kewajiban sedekah. Maka setiap tasbih adalah sedekah, setiap tahmid adalah sedekah, setiap tahlil adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, amar ma’ruf adalah sedekah, nahi munkar adalah sedekah. Dan semua itu dapat dicukupi dengan dua rakaat dhuha.” (HR. Muslim)

Hadis ini menunjukkan bahwa Shalat Dhuha bukan sekadar shalat sunnah biasa. Ia menjadi bentuk syukur seorang hamba atas nikmat tubuh dan kehidupan yang Allah berikan setiap pagi.

BACA JUGA:  Shalat Dhuha, Jangan Dilakukan di Jam-jam Ini!

Kapankah Awal Waktu Shalat Dhuha?

Awal waktu Shalat Dhuha dimulai ketika matahari sudah naik setinggi tombak setelah terbit. Para ulama menjelaskan, kira-kira sekitar 15 menit hingga 20 menit setelah matahari terbit.

Jadi, Shalat Dhuha tidak boleh dilakukan tepat setelah matahari muncul dari ufuk. Sebab, ada waktu terlarang untuk shalat sesaat setelah matahari terbit.

Rasulullah ﷺ bersabda:

“Janganlah kalian shalat ketika matahari terbit hingga ia meninggi.” (HR. Muslim)

Karena itu, seseorang perlu menunggu sampai matahari benar-benar naik dan waktu larangan telah selesai.

Sebagai gambaran mudah:

Jika matahari terbit pukul 05.50
Maka awal waktu Dhuha sekitar pukul 06.10 atau 06.15

Tentu waktu ini bisa berbeda tergantung lokasi dan tanggal. Maka, melihat jadwal shalat daerah setempat sangat membantu.

https://s.shopee.co.id/6fbi7nDfPz

Sampai Kapan Waktu Dhuha Berakhir?

Waktu Shalat Dhuha berakhir ketika matahari mulai condong ke barat, yaitu sebelum masuk waktu Zuhur.

Biasanya, batas akhirnya sekitar 10–15 menit sebelum azan Zuhur berkumandang.

Jadi, rentang waktu Dhuha sebenarnya cukup panjang. Seseorang bisa mengerjakannya di pagi awal, menjelang siang, atau di tengah aktivitas harian.

Namun, para ulama menjelaskan bahwa waktu yang paling utama untuk Shalat Dhuha adalah ketika matahari mulai terasa panas.

Dalam hadis disebutkan:

“Shalat orang-orang yang kembali kepada Allah adalah ketika anak unta mulai kepanasan.” (HR. Muslim)

Maksudnya adalah saat matahari mulai meninggi dan panasnya mulai terasa. Kira-kira mendekati pertengahan antara matahari terbit dan waktu Zuhur.

Berapa Rakaat Shalat Dhuha?

Jumlah rakaat Shalat Dhuha minimal adalah dua rakaat. Namun, boleh lebih dari itu.

Ada yang mengerjakannya:

2 rakaat
4 rakaat
6 rakaat
8 rakaat
bahkan 12 rakaat

Shalat ini dilakukan dua rakaat salam, dua rakaat salam.

Yang paling penting bukan banyaknya rakaat, tetapi keikhlasan dan konsistensinya. Jangan sampai semangat di awal saja, lalu berhenti total setelah beberapa hari.

Lebih baik sedikit namun rutin.

BACA JUGA:  Waktu Terbaik Shalat Dhuha, Kapankan Itu?

Keutamaan Shalat Dhuha

Shalat Dhuha memiliki banyak keutamaan. Di antaranya:

Menjadi sedekah bagi seluruh persendian tubuh
Mendatangkan ketenangan hati
Membuka pintu keberkahan
Menjadi amalan orang-orang yang taat
Membiasakan diri dekat dengan Allah sejak pagi hari

Banyak orang hanya memulai hari dengan membuka ponsel, memikirkan pekerjaan, atau mengejar urusan dunia. Padahal, memulai pagi dengan shalat sunnah bisa membuat hati lebih kuat menghadapi hidup.

Shalat Dhuha juga melatih disiplin ruhani. Saat banyak orang sibuk dengan urusan dunia, seorang hamba menyempatkan dirinya berdiri di hadapan Allah.

Penutup

Awal waktu Shalat Dhuha dimulai sekitar 15–20 menit setelah matahari terbit, setelah berakhirnya waktu larangan shalat. Sedangkan akhirnya adalah sebelum masuk waktu Zuhur.

Meski hukumnya sunnah, Shalat Dhuha adalah amalan yang sangat mulia. Dua rakaat yang dikerjakan dengan ikhlas bisa menjadi sebab datangnya keberkahan dalam hidup seseorang.

Buya Hamka pernah berkata:

“Ibadah yang paling berat bagi manusia adalah menjaga istiqamah.”

Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *