Hari Raya Idul Adha merupakan salah satu syiar besar dalam Islam yang dipenuhi dengan ibadah, dzikir, dan semangat pengorbanan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Di antara amalan utama pada hari tersebut adalah shalat Idul Adha yang dilaksanakan secara berjamaah oleh kaum muslimin. Shalat ini memiliki banyak keutamaan serta beberapa tuntunan yang dianjurkan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, mulai dari adab sebelum berangkat, tata cara pelaksanaan, hingga amalan-amalan setelah shalat.
Oleh sebab itu, penting bagi setiap muslim untuk memahami hal-hal seputar shalat Idul Adha agar ibadah yang dilakukan semakin sesuai dengan sunnah dan penuh keberkahan.
1. Shalat Idul Adha hukumnya sunnah muakkadah (sunnah yang sangat dianjurkan).
2. Shalat Idul Adha dilaksanakan setiap tanggal 10 Dzulhijjah.
BACA JUGA: Surat Apa Saja yang Dianjurkan Dibaca saat Shalat Dhuha?
3. Waktu pelaksanaannya dimulai setelah matahari naik setinggi tombak sampai sebelum masuk waktu Zuhur.
4. Dianjurkan mandi, memakai pakaian terbaik, dan memakai wewangian sebelum berangkat shalat Id.
5. Disunnahkan makan setelah pulang shalat Idul Adha, berbeda dengan Idulfitri yang dianjurkan makan sebelum shalat.
6. Dianjurkan bertakbir sejak malam Idul Adha hingga hari-hari tasyrik.
7. Shalat Idul Adha lebih utama dilaksanakan di lapangan terbuka apabila memungkinkan.
8. Tidak ada adzan dan iqamah sebelum shalat Idul Adha.
9. Shalat Idul Adha terdiri dari dua rakaat.
10. Pada rakaat pertama dianjurkan bertakbir tujuh kali selain takbiratul ihram.
11. Pada rakaat kedua dianjurkan bertakbir lima kali selain takbir bangkit dari sujud.
12. Di antara takbir-takbir dianjurkan membaca dzikir dan pujian kepada Allah.
13. Setelah shalat Id dianjurkan mendengarkan khutbah.
14. Khutbah Idul Adha dilakukan dua khutbah sebagaimana khutbah Jumat menurut banyak ulama.
15. Wanita juga dianjurkan menghadiri shalat Idul Adha selama menjaga adab dan menutup aurat.
16. Anak-anak boleh diajak menghadiri shalat Id agar mengenal syiar Islam.
17. Orang yang terlambat tetap boleh mengikuti shalat bersama imam sesuai rakaat yang didapatkan.
18. Jika tertinggal seluruh shalat Id, sebagian ulama menganjurkan mengqadhanya sendiri atau berjamaah.
19. Dianjurkan berangkat dan pulang melalui jalan yang berbeda.
BACA JUGA: Bolehkah Shalat Tahajjud Hanya 2 Rakaat Sambung Witir 1 Rakaat?
20. Memperbanyak takbir, tahmid, dan dzikir di hari Idul Adha termasuk amalan yang sangat dianjurkan.
21. Tidak disyariatkan shalat sunnah qabliyah maupun ba’diyah khusus sebelum dan sesudah shalat Id di lapangan.
22. Jika shalat Id dilakukan di masjid, maka tetap boleh melaksanakan tahiyatul masjid.
23. Dianjurkan datang lebih awal untuk mendapatkan tempat dan mendengarkan takbir.
24. Khutbah Idul Adha banyak membahas tentang keikhlasan, pengorbanan, dan ibadah kurban.
25. Setelah shalat Id, umat Islam yang mampu dianjurkan menyembelih hewan kurban. []
Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE


