HP Tiap Tahun Ganti Tapi Kurban Tidak Bisa? Renungan Tentang Skala Prioritas

Yudi
By Yudi
5 Min Read
Foto: Unsplash

SETIAP tahun teknologi semakin berkembang. Banyak orang rela antre membeli HP terbaru demi kamera lebih jernih, desain lebih mewah, atau sekadar mengikuti tren. Tidak sedikit pula yang rutin mengganti ponsel padahal HP lama sebenarnya masih layak dipakai.

Namun ironisnya, ketika datang ibadah kurban, sebagian orang langsung berkata, “Belum mampu.”

Padahal harga seekor kambing kadang tidak jauh berbeda dengan harga satu unit ponsel baru yang dibeli tanpa terlalu banyak pertimbangan. Fenomena ini sebenarnya bukan semata soal mampu atau tidak mampu, tetapi lebih kepada skala prioritas hidup.

Kurban Sering Kalah Penting dari Gaya Hidup

Banyak orang sangat mudah mengeluarkan uang untuk:

BACA JUGA: Kurban Dulu ataukah Bayar Utang Dulu?

  • ganti HP,
  • nongkrong mahal,
  • kopi kekinian,
  • cicilan kendaraan,
  • liburan,
  • atau belanja online.

Tetapi ketika bicara ibadah kurban, hati terasa berat.

Ini menunjukkan bahwa masalah utamanya kadang bukan tidak ada uang, melainkan belum besarnya keinginan untuk mendekat kepada Allah.

Padahal bagi seorang muslim, pengorbanan harta untuk ibadah memiliki nilai yang jauh lebih besar dibanding sekadar kepuasan dunia yang sifatnya sementara.

Kurban Adalah Simbol Ketaatan

Ibadah kurban bukan hanya tentang menyembelih hewan. Kurban adalah simbol ketundukan dan keikhlasan seorang hamba kepada Allah.

Kisah Nabi Ibrahim ‘alaihissalam mengajarkan bahwa orang beriman harus siap mengorbankan sesuatu yang dicintainya demi menaati perintah Allah.

Karena itu, ketika seseorang sangat mudah menghabiskan uang demi gengsi dunia tetapi berat berkurban, itu bisa menjadi tanda bahwa cinta dunia mulai lebih besar dibanding semangat ibadah.

HP Lama Masih Bisa Dipakai

Realitanya, banyak orang mengganti HP bukan karena kebutuhan mendesak, tetapi karena:

  • takut dianggap ketinggalan zaman,
  • ingin dipuji,
  • mengikuti tren,
  • atau sekadar ingin tampil lebih keren.

Padahal:

  • HP lama masih normal,
  • kamera masih bagus,
  • baterai masih layak,
  • dan fungsi utama tetap berjalan.

Sementara uang yang dipakai upgrade gadget sebenarnya bisa dialihkan untuk ibadah yang manfaatnya jauh lebih besar.

https://s.shopee.co.id/6Kxvb6YE1V

Kurban Memberi Manfaat untuk Banyak Orang

Berbeda dengan HP yang manfaatnya lebih banyak untuk diri sendiri, daging kurban bisa dinikmati banyak orang, terutama kaum miskin yang jarang makan daging.

Di hari raya Idul Adha, ada keluarga sederhana yang sangat bahagia karena bisa menikmati masakan daging bersama anak-anaknya. Ada yang mungkin hanya setahun sekali merasakan nikmatnya makan daging.

Maka kurban bukan hanya ibadah pribadi, tetapi juga bentuk kepedulian sosial.

Jangan Selalu Mengaku Belum Mampu

Kadang seseorang berkata belum mampu berkurban, tetapi:

  • cicilan gadget lancar,
  • nongkrong rutin,
  • kuota internet besar,
  • belanja online terus,
  • dan pengeluaran hiburan tidak pernah berhenti.

Jika dihitung, total pengeluaran gaya hidup selama setahun bisa jadi jauh lebih besar daripada harga seekor kambing.

Inilah pentingnya muhasabah diri. Jangan sampai kita terlalu mudah mengeluarkan uang untuk dunia, tetapi sangat perhitungan untuk akhirat.

Kurban Melatih Tidak Terlalu Cinta Dunia

Salah satu hikmah kurban adalah melatih manusia agar tidak terlalu terikat pada harta.

Orang yang rela berkurban sedang belajar bahwa:

  • uang bukan segalanya,
  • harta hanyalah titipan,
  • dan sebagian rezeki harus dikembalikan di jalan Allah.

Sebaliknya, jika seluruh pengeluaran hanya untuk memuaskan keinginan pribadi, hati bisa semakin keras dan cinta dunia semakin mendominasi.

Tidak Harus Kaya Dulu untuk Berkurban

Banyak orang berpikir kurban hanya untuk orang kaya raya. Padahal banyak orang biasa yang mampu berkurban karena mereka:

  • menabung sedikit demi sedikit,
  • mengurangi pengeluaran tidak penting,
  • dan memiliki niat kuat sejak awal.

Ada yang menyisihkan uang harian sepanjang tahun agar bisa membeli kambing saat Idul Adha. Mereka mungkin tidak bergaji besar, tetapi punya prioritas ibadah yang kuat.

BACA JUGA: Bahaya Mencuci Daging Kurban Sebelum Disimpan dan Dimasak

Mengganti HP setiap tahun mungkin membuat seseorang terlihat modern di mata manusia. Namun ibadah kurban memiliki nilai besar di sisi Allah.

Jangan sampai semangat mengejar tren dunia jauh lebih besar daripada semangat beribadah. Karena pada akhirnya, HP terbaru tidak akan dibawa ke kubur, tetapi amal dan keikhlasan akan menjadi bekal kehidupan akhirat.

Maka sebelum berkata “tidak mampu berkurban”, cobalah melihat kembali ke mana saja uang selama ini dihabiskan. Bisa jadi masalahnya bukan tidak mampu, tetapi belum mau memprioritaskan. []

Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

TAGGED:
Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *