Bolehkah Calon Suami Dites Dulu Bacaan Al-Fatihahnya Sebelum Menikah?

Yudi
By Yudi
4 Min Read
Foto: Freepik

MENJELANG pernikahan, banyak hal yang menjadi pertimbangan dalam memilih pasangan hidup. Ada yang fokus pada pekerjaan, penghasilan, pendidikan, penampilan, hingga status sosial. Semua itu memang penting dalam kadar tertentu. Namun, ada satu hal mendasar yang sering luput dari perhatian, yaitu kemampuan calon suami dalam membaca Surah Al-Fatihah dengan baik.

Mengapa Al-Fatihah begitu penting?

Al-Fatihah Adalah Rukun Shalat

Surah Al-Fatihah merupakan bacaan yang wajib dibaca dalam setiap rakaat shalat. Banyak ulama menjelaskan bahwa shalat tidak sah tanpa membaca Al-Fatihah bagi orang yang mampu membacanya.

BACA JUGA: Suami Mau Terus Tiap Hari, Padahal Usia Sudah Sama-sama di Atas Kepala 5?

Karena itu, kemampuan membaca Al-Fatihah bukan sekadar persoalan suara yang merdu atau tidak, melainkan menyangkut ibadah harian seorang muslim. Jika seorang laki-laki akan menjadi imam dalam rumah tangga, maka sudah semestinya ia berusaha membaca Al-Fatihah dengan benar.

Calon Suami Akan Menjadi Pemimpin Keluarga

Dalam rumah tangga, suami memiliki tanggung jawab membimbing keluarganya dalam urusan agama. Ia bukan hanya pencari nafkah, tetapi juga pemimpin yang akan mengajak istri dan anak-anaknya mendekat kepada Allah.

Bagaimana seorang suami dapat mengajarkan shalat kepada anak-anaknya jika bacaan Al-Fatihah sendiri masih banyak kesalahan yang belum pernah diperbaiki?

Karena itu, mengetahui kemampuan dasar agama calon pasangan bukanlah sesuatu yang berlebihan.

Bukan Untuk Mempermalukan

Mengetes bacaan Al-Fatihah bukan bertujuan mencari-cari kesalahan atau mempermalukan calon pasangan. Tujuannya adalah memastikan bahwa calon suami memiliki perhatian terhadap kewajiban agamanya.

Jika ternyata masih ada kekurangan, hal itu bukan berarti pernikahan harus dibatalkan. Justru dapat menjadi kesempatan untuk belajar dan memperbaiki diri sebelum memasuki kehidupan rumah tangga.

Kesalahan dalam bacaan Al-Fatihah masih bisa diperbaiki dengan belajar kepada guru ngaji atau mengikuti kelas tahsin.

https://s.shopee.co.id/60M1zoHWHp

Jangan Hanya Bertanya Soal Gaji

Sering kali keluarga calon mempelai lebih sibuk menanyakan pekerjaan, besarnya penghasilan, kendaraan, atau aset yang dimiliki. Padahal, kemampuan menjalankan kewajiban agama juga layak menjadi perhatian.

Gaji yang besar memang dapat membantu kebutuhan dunia, tetapi ilmu agama yang baik akan membantu menjaga keluarga dari berbagai masalah yang lebih besar.

Rumah tangga yang dibangun di atas ketakwaan memiliki pondasi yang lebih kuat dalam menghadapi ujian kehidupan.

Istri Juga Perlu Memperbaiki Bacaan Al-Fatihah

Nasihat ini tidak hanya berlaku untuk laki-laki. Calon istri juga perlu memastikan bahwa bacaan Al-Fatihahnya benar dan terus berusaha memperbaikinya.

Rumah tangga yang baik adalah ketika suami dan istri sama-sama belajar agama, saling mengingatkan, dan saling membantu dalam kebaikan.

Sebelum menikah, tidak ada salahnya mengetahui bagaimana bacaan Al-Fatihah calon suami. Hal ini bukan untuk menghakimi, melainkan sebagai bentuk kepedulian terhadap kualitas ibadah dan kehidupan agama dalam rumah tangga.

BACA JUGA: Bolehkah Istri Ngomel saat Suami Baru Pulang Kerja?

Pernikahan bukan hanya tentang menyatukan dua orang, tetapi juga membangun keluarga yang taat kepada Allah. Karena itu, selain menanyakan pekerjaan, penghasilan, dan rencana masa depan, jangan lupakan pertanyaan yang lebih penting: apakah calon imam keluarga sudah berusaha membaca Al-Fatihah dengan baik dan benar?

Sebab rumah tangga yang penuh keberkahan tidak hanya dibangun dengan materi, tetapi juga dengan ilmu, ibadah, dan ketakwaan.[]

Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *