Jaminan-Jaminan Allah kepada Ahli Shalat Dhuha, Apa Saja?

Dini Koswarini
5 Min Read

SHALAT Dhuha sering disebut sebagai shalat pembuka rezeki. Namun, keutamaannya tidak berhenti pada urusan rezeki semata. Dalam Al-Qur’an dan hadis-hadis Nabi ﷺ terdapat banyak kabar gembira bagi orang yang istiqamah menjaga shalat sunnah ini.

Lalu, apa saja jaminan bagi ahli shalat Dhuha?

1. Dicukupkan Segala Kebutuhannya oleh Allah

Salah satu keutamaan terbesar shalat Dhuha terdapat dalam hadis qudsi.

Rasulullah ﷺ bersabda bahwa Allah Ta’ala berfirman:

“Wahai anak Adam, janganlah engkau tinggalkan empat rakaat di awal siang, niscaya Aku akan mencukupimu hingga akhir hari.”

(HR. Ahmad no. 17768, Abu Dawud no. 1289, dan at-Tirmidzi no. 475; dinilai hasan oleh sebagian ulama)

Makna “mencukupi” mencakup segala kebutuhan seorang hamba, baik urusan agama maupun dunianya. Karena itu, banyak ulama menganjurkan agar seorang Muslim menjaga shalat Dhuha sebagai bentuk tawakal kepada Allah.

BACA JUGA:  Apakah Shalat Dhuha Boleh Dilakukan Berjamaah, atau Sunnahnya Justru Dikerjakan Sendirian?

2. Mendapatkan Pahala Sedekah untuk Seluruh Persendian

Setiap hari manusia memiliki kewajiban bersyukur atas nikmat tubuh yang Allah berikan.

Rasulullah ﷺ bersabda:

“Pada setiap pagi, setiap persendian salah seorang di antara kalian wajib disedekahi. Setiap tasbih adalah sedekah, setiap tahmid adalah sedekah, setiap tahlil adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, amar makruf adalah sedekah, nahi mungkar adalah sedekah. Dan semua itu dapat digantikan oleh dua rakaat shalat Dhuha.” (HR. Muslim no. 720)

Tubuh manusia memiliki ratusan persendian. Dua rakaat Dhuha menjadi bentuk syukur yang sangat besar atas nikmat tersebut.

3. Termasuk Wasiat Rasulullah ﷺ

Shalat Dhuha bukan hanya ibadah sunnah biasa. Rasulullah ﷺ bahkan mewasiatkannya kepada para sahabat.

Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu berkata:

“Kekasihku (Rasulullah ﷺ) mewasiatkan kepadaku tiga perkara: berpuasa tiga hari setiap bulan, mengerjakan dua rakaat Dhuha, dan shalat Witir sebelum tidur.” (HR. al-Bukhari no. 1981 dan Muslim no. 721)

Jika suatu amalan sampai diwasiatkan secara khusus oleh Rasulullah ﷺ, itu menunjukkan betapa besar nilai dan manfaatnya.

https://s.shopee.co.id/6Kxvb6YE1V

4. Menjadi Sebab Dibangunkan Rumah di Surga

Bagi orang yang menjaga shalat sunnah rawatib dan amalan-amalan sunnah lainnya, Allah menjanjikan balasan berupa rumah di surga.

Rasulullah ﷺ bersabda:

“Barang siapa mengerjakan dua belas rakaat shalat sunnah dalam sehari semalam, Allah akan membangunkan baginya sebuah rumah di surga.” (HR. Muslim no. 728)

Walaupun hadis ini berbicara tentang shalat rawatib, para ulama menjelaskan bahwa menjaga berbagai shalat sunnah, termasuk Dhuha, merupakan tanda kecintaan seorang hamba kepada ibadah sehingga menjadi sebab bertambahnya pahala dan kedekatan kepada Allah.

5. Menjadi Jalan Menuju Kecintaan Allah

Dalam hadis qudsi, Allah berfirman:

“Hamba-Ku senantiasa mendekatkan diri kepada-Ku dengan amalan-amalan sunnah hingga Aku mencintainya.” (HR. al-Bukhari no. 6502)

Shalat Dhuha termasuk amalan sunnah yang paling dianjurkan. Ketika seorang hamba istiqamah mengerjakannya, ia sedang menapaki jalan menuju kecintaan Allah.

Apabila Allah telah mencintai seorang hamba, maka Allah akan menjaga, membimbing, dan menolongnya dalam berbagai urusan kehidupannya.

BACA JUGA:  Shalat Dhuha, Harus Baca Surat Ad-Dhuha dan Asy-Syam?

Cara Agar Istiqamah Shalat Dhuha

Banyak orang bersemangat mengerjakan Dhuha hanya sesekali. Padahal yang paling dicintai Allah adalah amalan yang terus-menerus meskipun sedikit.

Beberapa cara agar istiqamah antara lain:

Mulailah dengan dua rakaat.
Kerjakan setelah matahari naik sekitar 15–20 menit setelah terbit.
Jadikan sebagai rutinitas sebelum memulai aktivitas.
Niatkan sebagai bentuk syukur, bukan sekadar mencari rezeki.
Berdoalah agar Allah memberi kekuatan untuk menjaganya.

Penutup

Shalat Dhuha adalah ibadah ringan, tetapi pahalanya sangat besar. Hanya beberapa menit di pagi hari, namun Allah menjanjikan banyak kebaikan bagi orang yang menjaganya.

Di antara jaminan bagi ahli shalat Dhuha adalah:

Allah mencukupi kebutuhan hingga akhir hari.
Mendapat pahala sedekah untuk seluruh persendian.
Menjalankan wasiat Rasulullah ﷺ.
Menambah pahala menuju balasan surga.
Menjadi jalan untuk meraih kecintaan Allah.

Semoga Allah menjadikan kita termasuk hamba-hamba yang istiqamah menjaga shalat Dhuha dan meraih keberkahan di dunia serta kebahagiaan di akhirat. Aamiin. []

Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *