MEMASUKI usia 40 tahun, menjaga pola makan saja belum cukup. Apa yang diminum setiap hari juga sangat berpengaruh terhadap kesehatan.
Pada usia ini, risiko tekanan darah tinggi, diabetes tipe 2, kolesterol tinggi, dan gangguan kesehatan lainnya mulai perlu lebih diperhatikan.
Bukan berarti semua minuman di bawah ini haram atau tidak boleh dikonsumsi sama sekali. Namun, frekuensi dan jumlahnya perlu dibatasi, terutama jika sudah memiliki kondisi kesehatan tertentu.
Berikut beberapa minuman yang sebaiknya tidak dikonsumsi berlebihan.
1. Minuman Bersoda
Minuman bersoda sering mengandung gula tambahan yang cukup tinggi.
Jika terlalu sering dikonsumsi, minuman manis dapat menambah asupan kalori tanpa memberikan rasa kenyang yang berarti.
Selain itu, konsumsi minuman tinggi gula secara berlebihan dapat menyulitkan pengendalian berat badan dan kadar gula darah.
Sesekali mungkin tidak menjadi masalah bagi sebagian orang, tetapi menjadikannya minuman harian tentu bukan kebiasaan yang ideal.
BACA JUGA: Ciri-ciri Minuman Dingin Tinggi Gula, Apa Sih?
2. Es Teh Manis Berlebihan
Nah, ini termasuk minuman yang sangat populer.
Es teh manis memang terasa menyegarkan, apalagi saat makan siang atau cuaca sedang panas.
Namun, masalahnya sering terletak pada jumlah gula yang ditambahkan.
Satu gelas mungkin terasa biasa saja. Tetapi jika diminum berkali-kali setiap hari, total gula yang masuk ke tubuh tentu semakin banyak.
Jika terbiasa minum teh manis, cobalah mengurangi kadar gulanya secara bertahap.
3. Minuman Kopi dengan Banyak Gula dan Krimer
Kopi sebenarnya tidak selalu menjadi masalah.
Yang perlu diperhatikan justru berbagai tambahan di dalamnya.
Kopi dengan banyak gula, sirup, krimer, saus karamel, whipped cream, dan topping manis dapat berubah menjadi minuman dengan kalori yang cukup tinggi.
Jadi, jangan hanya bertanya:
“Saya minum kopi atau tidak?”
Tetapi tanyakan juga:
“Apa saja yang masuk ke dalam kopi saya?”
4. Minuman Energi
Minuman energi tertentu dapat mengandung kafein dan gula dalam jumlah cukup tinggi.
Mengonsumsinya terlalu sering atau berlebihan dapat menyebabkan efek yang tidak nyaman pada sebagian orang, seperti jantung berdebar, sulit tidur, atau merasa gelisah.
Terutama bagi orang yang memiliki tekanan darah tinggi, gangguan jantung, atau sensitif terhadap kafein, konsumsi minuman berkafein perlu disesuaikan dengan kondisi kesehatan.
Jangan menjadikan minuman energi sebagai solusi utama ketika tubuh merasa lelah.
Tidur yang cukup dan pola hidup sehat tetap jauh lebih penting.
5. Minuman Kemasan Rasa Buah
Jangan langsung menganggap minuman rasa buah pasti sehat.
Sebagian minuman kemasan mungkin memiliki tambahan gula yang cukup tinggi, meskipun pada kemasannya terdapat gambar buah-buahan.
Karena itu, biasakan membaca informasi nilai gizi.
Perhatikan kandungan gula dan jumlah sajian dalam satu kemasan.
Kalau ingin mendapatkan manfaat buah, buah utuh sering kali menjadi pilihan yang lebih baik karena mengandung serat.
6. Minuman Boba dan Minuman dengan Banyak Topping
Minuman kekinian dengan boba, jelly, sirup, susu manis, krim, dan berbagai topping memang menggoda.
Masalahnya, satu gelas dapat mengandung beberapa sumber gula sekaligus.
Belum lagi ukuran gelas yang besar membuat kita lebih mudah mengonsumsi dalam jumlah banyak.
Jika ingin menikmatinya, cobalah memilih ukuran lebih kecil, mengurangi kadar gula, atau mengurangi topping manis.
7. Minuman Beralkohol
Minuman beralkohol tidak hanya memiliki dampak kesehatan jika dikonsumsi berlebihan, tetapi bagi seorang Muslim juga merupakan sesuatu yang jelas dilarang.
Allah Ta’ala berfirman:
“Wahai orang-orang yang beriman! Sesungguhnya minuman keras, berjudi, berhala, dan mengundi nasib dengan anak panah adalah perbuatan keji dan termasuk perbuatan setan. Maka jauhilah agar kamu beruntung.” (QS. Al-Ma’idah: 90)
Karena itu, seorang Muslim hendaknya menjauhi minuman memabukkan.
Lalu, Minuman Apa yang Lebih Baik?
Pilihan paling sederhana dan utama tentu adalah air putih.
Selain itu, seseorang dapat mempertimbangkan:
Air putih dingin atau hangat.
Teh tanpa atau dengan sedikit gula.
Kopi tanpa terlalu banyak gula dan tambahan manis.
Minuman berbahan susu sesuai kebutuhan dan toleransi tubuh.
Minuman yang kandungan gulanya lebih rendah.
Yang paling penting adalah membangun kebiasaan agar minuman manis tidak menjadi minuman utama setiap hari.
BACA JUGA: Jin Itu Makanan dan Minumannya Apa Sih? Ternyata Nabi Sudah Menjelaskannya!
Kesimpulan
Memasuki usia 40 tahun, beberapa minuman yang sebaiknya tidak dikonsumsi berlebihan adalah:
Minuman bersoda.
Es teh manis.
Kopi dengan banyak gula dan krimer.
Minuman energi.
Minuman kemasan rasa buah.
Minuman boba dan minuman dengan banyak topping.
Minuman beralkohol.
Usia 40 tahun bukan berarti harus berhenti menikmati minuman favorit. Namun, tubuh biasanya tidak bisa terus-menerus diperlakukan seperti ketika kita masih berusia 20 tahun.
Mulailah mengurangi gula sedikit demi sedikit.
Karena satu gelas mungkin terasa sepele, tetapi kebiasaan yang dilakukan setiap hari dapat memberikan pengaruh besar bagi kesehatan di masa depan. []
Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

