Mana yang Didahulukan, Qadha Shalat atau Shalat yang Sedang Masuk Waktunya?

Umar Faqih
4 Min Read
Foto: Freepik

DALAM kehidupan sehari-hari, seseorang bisa saja memiliki shalat wajib yang belum dikerjakan karena tertidur, lupa, atau alasan tertentu. Ketika hendak menggantinya, terkadang waktu shalat berikutnya sudah masuk. Kondisi seperti ini menimbulkan pertanyaan: mana yang harus didahulukan, qadha shalat atau shalat yang sedang masuk waktunya?

Persoalan ini berkaitan dengan pentingnya menjaga shalat wajib sesuai waktunya sekaligus kewajiban mengganti shalat yang terlewat. Karena itu, seseorang perlu mengetahui urutan yang tepat agar ibadahnya dapat dilakukan dengan baik.

BACA JUGA: Bagaimana Jika Sedang Shalat Tiba-Tiba Merasa Ingin Buang Air?

Pentingnya Shalat Tepat Waktu

Allah SWT telah menetapkan waktu-waktu tertentu untuk shalat. Dalam Al-Qur’an, Allah berfirman: “Sesungguhnya shalat itu adalah kewajiban yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman.” (QS. An-Nisa: 103)

Ayat tersebut menunjukkan bahwa shalat memiliki waktu yang harus diperhatikan. Oleh sebab itu, seorang Muslim tidak seharusnya sengaja menunda shalat hingga keluar dari waktunya tanpa alasan yang dibenarkan.

Jika seseorang memiliki kesempatan untuk mengerjakan shalat yang sedang masuk waktunya, maka jangan sampai ia kembali menundanya karena sibuk mengerjakan perkara lain.

https://s.shopee.co.id/AUts0zYyxH

Bagaimana Jika Ada Shalat yang Terlewat?

Shalat wajib yang terlewat tetap perlu diganti. Nabi Muhammad SAW bersabda: “Barang siapa lupa suatu shalat atau tertidur darinya, maka kaffaratnya adalah ia mengerjakannya ketika ia ingat.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Hadis ini menunjukkan bahwa orang yang tertinggal shalat karena lupa atau tertidur hendaknya segera mengerjakannya ketika sudah ingat atau terbangun.

Misalnya, seseorang tertidur sehingga belum mengerjakan shalat Subuh. Kemudian ia terbangun ketika matahari sudah terbit. Dalam keadaan tersebut, ia segera mengerjakan shalat Subuh yang terlewat. Tidak perlu menunggu sampai hari berikutnya.

Mana yang Didahulukan?

Jika seseorang memiliki shalat qadha dan pada saat yang sama waktu shalat wajib berikutnya telah masuk, maka terdapat pembahasan dalam fikih mengenai urutan pelaksanaannya.

Secara umum, menjaga shalat yang sedang berada dalam waktunya merupakan perkara yang sangat penting. Jika waktu shalat yang sedang masuk masih panjang, seseorang dapat mempertimbangkan urutan shalat yang terlewat terlebih dahulu, khususnya menurut pendapat ulama yang menekankan tertib antara shalat yang terlewat dan shalat yang sedang dikerjakan.

Namun, apabila dikhawatirkan waktu shalat yang sedang masuk akan segera habis, maka shalat yang sedang berada dalam waktunya perlu didahulukan. Setelah itu, shalat yang terlewat dapat dikerjakan sebagai qadha.

Dengan demikian, jangan sampai seseorang sibuk mengerjakan qadha sementara waktu shalat yang sedang berlangsung akhirnya habis. Menjaga shalat pada waktunya merupakan perkara yang harus diperhatikan.

Jika Qadha Shalatnya Banyak

Bagaimana jika seseorang memiliki banyak shalat yang harus diqadha? Dalam keadaan seperti ini, ia perlu membuat kebiasaan untuk mengerjakan qadha secara bertahap sesuai kemampuannya.

Shalat wajib yang sedang masuk waktunya tetap dijaga. Setelah itu, seseorang dapat mengerjakan shalat qadha secara teratur. Misalnya, setelah menyelesaikan shalat wajib, ia mengerjakan satu atau beberapa shalat qadha.

Yang terpenting adalah memiliki kesungguhan untuk menyelesaikan kewajiban tersebut dan tidak sengaja menunda-nundanya.

BACA JUGA: Bolehkah Menaruh Barang di Depan Saat Sedang Shalat?

Qadha shalat merupakan kewajiban bagi shalat yang terlewat dalam keadaan yang mengharuskannya diganti. Namun, shalat fardu yang sedang berada dalam waktunya juga harus dijaga.

Jika waktu shalat yang sedang masuk masih luas, terdapat pembahasan ulama mengenai mendahulukan qadha sesuai urutan shalat. Akan tetapi, apabila dikhawatirkan waktu shalat yang sedang masuk akan habis, maka shalat yang sedang berada dalam waktunya harus didahulukan.

Karena itu, seorang Muslim hendaknya berusaha menjaga shalat lima waktu agar tidak terlewat. Jika ada shalat yang tertinggal, segera menggantinya dan jangan menjadikannya alasan untuk kembali menunda shalat wajib berikutnya.[]

Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *