Berdoa tapi Tidak Memuji Allah Terlebih Dahulu, Apakah Boleh?

Umar Faqih
5 Min Read
Foto: Islampos AI

KETIKA sedang membutuhkan sesuatu, terkadang kita langsung mengangkat tangan dan berkata, “Ya Allah, mudahkan urusanku,” atau “Ya Allah, sembuhkan penyakitku.” Doanya singkat dan langsung menyebutkan kebutuhan yang sedang dirasakan.

Lalu muncul pertanyaan: apakah doa seperti ini boleh? Bukankah sebelum meminta kepada Allah kita dianjurkan memuji-Nya terlebih dahulu?

Jawabannya, berdoa tanpa terlebih dahulu memuji Allah tidak membuat doa tersebut otomatis menjadi tidak sah. Namun, memulai doa dengan memuji Allah dan bershalawat kepada Nabi shallallahu alaihi wasallam termasuk adab yang sangat dianjurkan dan menjadi sebab doa lebih sempurna.

BACA JUGA: Bolehkah Berdoa Berkali-kali untuk Permintaan yang Sama?

Allah Memerintahkan Kita Berdoa

Berdoa merupakan ibadah yang sangat agung. Allah bahkan memerintahkan hamba-Nya untuk berdoa dan menjanjikan akan memberikan jawaban.

Allah berfirman, “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan bagimu.” (QS. Ghafir: 60).

Karena itu, seorang Muslim tidak perlu merasa bahwa dirinya harus memiliki susunan kata yang sempurna terlebih dahulu baru boleh berdoa. Ketika membutuhkan pertolongan Allah, kita boleh langsung memohon kepada-Nya.

Sedang sakit, berdoalah. Sedang takut, berdoalah. Sedang menghadapi masalah, berdoalah. Bahkan ketika hanya ingin meminta perkara kecil sekalipun, seorang Muslim dianjurkan untuk meminta kepada Allah.

Namun, ada adab yang sebaiknya diperhatikan.

https://s.shopee.co.id/8V98ZIjKaa

Memuji Allah Sebelum Meminta

Di antara adab berdoa adalah memulai dengan memuji Allah dan mengagungkan-Nya, kemudian bershalawat kepada Rasulullah shallallahu alaihi wasallam, setelah itu menyampaikan permohonan.

Hal ini berdasarkan hadis tentang seseorang yang berdoa ketika Rasulullah shallallahu alaihi wasallam berada di dekatnya. Nabi kemudian mengajarkan kepadanya tata cara berdoa.

Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda, “Apabila salah seorang dari kalian berdoa, hendaknya ia memulai dengan memuji dan menyanjung Allah, kemudian bershalawat kepada Nabi, lalu setelah itu hendaknya ia berdoa sesuai yang ia kehendaki.” (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi).

Hadis tersebut menunjukkan bahwa memuji Allah dan bershalawat sebelum menyampaikan permohonan merupakan adab penting dalam berdoa.

Bukan Berarti Doa Tanpa Pujian Ditolak

Lantas, apakah doa seseorang yang langsung meminta tanpa pujian pasti ditolak?

Tidak demikian.

Tidak ada dasar yang tepat untuk mengatakan bahwa setiap doa yang tidak diawali pujian kepada Allah pasti tertolak. Yang lebih tepat adalah bahwa memuji Allah dan bershalawat kepada Nabi merupakan bagian dari adab dan sebab yang membantu kesempurnaan doa.

Jadi, jangan sampai seseorang justru tidak mau berdoa karena merasa belum hafal rangkaian doa yang panjang.

Ketika dalam keadaan terdesak, kita boleh mengatakan, “Ya Allah, tolong aku.” Ketika takut, kita boleh berkata, “Ya Allah, lindungi aku.” Ketika sedang kesulitan, kita boleh memohon, “Ya Allah, mudahkan urusanku.”

Allah mengetahui kebutuhan hamba-Nya bahkan sebelum permintaan itu diucapkan.

Bagaimana Urutan Doa yang Lebih Baik?

Jika memiliki kesempatan dan kondisi memungkinkan, kita bisa memperindah doa dengan urutan yang diajarkan para ulama.

Pertama, memuji Allah dengan menyebut nama dan sifat-Nya. Misalnya, “Alhamdulillahi Rabbil ‘alamin. Ya Allah, Engkau Maha Pengasih dan Maha Penyayang.”

Kemudian bershalawat kepada Rasulullah shallallahu alaihi wasallam.

Setelah itu, barulah menyampaikan kebutuhan kita dengan penuh kerendahan hati.

Kita juga bisa mengawali dengan istighfar dan mengakui kelemahan diri. Semakin seseorang menyadari bahwa dirinya adalah hamba yang sangat membutuhkan Allah, semakin besar pula rasa tunduk yang seharusnya hadir ketika berdoa.

BACA JUGA: Apakah Boleh Berdoa Ketika Sedang Marah?

Jangan Sibuk dengan Bentuk, Lupa dengan Hati

Sahabat Islampos, yang terpenting dalam doa bukan sekadar panjangnya rangkaian kata, tetapi hadirnya hati yang benar-benar berharap kepada Allah.

Memuji Allah sebelum berdoa adalah adab yang mulia. Bershalawat sebelum meminta juga merupakan tuntunan yang baik. Tetapi jangan sampai kita terlalu sibuk memikirkan susunan kalimat hingga akhirnya justru enggan berdoa.

Berdoalah kepada Allah dalam keadaan lapang maupun sempit. Awali dengan pujian jika mampu, bershalawat kepada Nabi, kemudian sampaikan kebutuhan kita dengan rendah hati dan penuh keyakinan.

Sebab doa bukan sekadar rangkaian kata. Doa adalah pengakuan bahwa kita lemah, sementara Allah Mahakuasa atas segala sesuatu.[]

Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *