SAHABAT Islampos, pernahkah ketika sedang shalat tiba-tiba teringat satu permintaan yang sangat ingin disampaikan kepada Allah? Misalnya ingin dimudahkan urusan, dilindungi keluarga, dilapangkan rezeki, atau diberi ketenangan hati.
Lalu muncul pertanyaan, “Bolehkah saya berdoa dengan kalimat sendiri ketika sedang shalat?”
Jawabannya, boleh pada tempat-tempat yang memang disyariatkan untuk berdoa dalam shalat. Bahkan, terdapat beberapa bagian dalam shalat yang justru dianjurkan untuk memperbanyak doa.
BACA JUGA: Apakah Sah Shalat tapi Pikirannya ke Mana-Mana?
Doa dalam Sujud Sangat Dianjurkan
Salah satu waktu terbaik untuk berdoa adalah ketika sujud. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Keadaan seorang hamba yang paling dekat dengan Rabb-nya adalah ketika ia sedang sujud, maka perbanyaklah doa.” (HR. Muslim no. 482).
Hadis ini menunjukkan bahwa sujud bukan hanya tempat membaca tasbih. Seorang Muslim juga dianjurkan memperbanyak doa pada saat itu.
Karena itu, setelah membaca tasbih sujud, seseorang dapat memohon kepada Allah untuk kebutuhan dunia dan akhiratnya. Misalnya memohon ampunan, kesehatan, keteguhan iman, kebaikan keluarga, atau perlindungan dari keburukan.
Namun, doa tersebut tetap harus berada dalam koridor syariat dan tidak mengandung permintaan yang haram.
Bolehkah Menggunakan Doa yang Kita Susun Sendiri?
Pada dasarnya, doa tidak harus selalu berupa satu teks yang persis diajarkan dalam hadis, selama dilakukan pada tempat yang memang diperbolehkan untuk berdoa.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam juga mengajarkan agar seseorang memilih doa yang dia kehendaki. Beliau bersabda setelah mengajarkan tahiyat, “Kemudian hendaklah ia memilih doa yang paling ia sukai, lalu berdoa dengannya.” (HR. Bukhari no. 835 dan Muslim no. 402).
Hadis tersebut menunjukkan adanya ruang untuk memilih doa sesuai kebutuhan.
Jadi, seseorang tidak harus hanya membaca satu doa tertentu setiap kali shalat. Ia dapat memohon sesuatu yang benar-benar sedang dibutuhkannya.
Ada Adab yang Tetap Harus Dijaga
Meski diperbolehkan berdoa dengan permintaan sendiri, bukan berarti seseorang bebas memasukkan sembarang kalimat ke dalam shalat.
Doa dalam shalat harus tetap sopan kepada Allah dan tidak berisi sesuatu yang bertentangan dengan syariat. Jangan sampai seseorang meminta hal yang haram, mendoakan dosa, atau mengucapkan kalimat yang tidak pantas.
Selain itu, para ulama juga membahas masalah penggunaan bahasa selain bahasa Arab ketika berdoa dalam shalat. Dalam masalah ini terdapat perbedaan pendapat di kalangan ulama, terutama bagi orang yang mampu berbahasa Arab. Karena itu, menggunakan doa-doa yang bersumber dari Al-Qur’an dan sunnah dalam bahasa Arab menjadi pilihan yang lebih aman.
Bagi yang belum hafal banyak doa, tidak perlu berkecil hati. Hafalkan secara bertahap. Sedikit demi sedikit, seseorang akan memiliki banyak pilihan doa untuk dibaca ketika shalat.
Tidak Semua Bagian Shalat Merupakan Tempat Berdoa
Perlu dibedakan antara menambahkan doa pada tempat yang disyariatkan dengan menambahkan bacaan secara sembarangan pada semua gerakan shalat.
Misalnya, setelah membaca Al-Fatihah seseorang tidak kemudian membuat doa panjang dengan kehendaknya sendiri sebelum membaca surah. Ada tata cara dan bacaan yang telah diajarkan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.
Begitu juga dalam ruku. Ruku merupakan tempat mengagungkan Allah dengan tasbih dan pujian. Adapun sujud lebih ditekankan untuk memperbanyak doa.
Karena itu, mengikuti petunjuk Nabi adalah jalan terbaik agar ibadah tetap sesuai tuntunan.
BACA JUGA: Apakah Sah Shalat tapi Pandangan Tidak Fokus ke Arah Kiblat?
Jadikan Shalat sebagai Kesempatan Berbicara kepada Allah
Shalat sebenarnya memberikan ruang yang sangat luas untuk bermunajat. Kita tidak hanya membaca bacaan yang sudah dihafal, tetapi juga menghadirkan hati ketika menghadap Allah.
Ketika sujud, misalnya, jangan terburu-buru. Rasakan bahwa pada saat itu kita sedang berada dalam posisi yang sangat dekat dengan Allah. Sampaikan kebutuhan kita dengan penuh kerendahan hati.
Imam An-Nawawi menjelaskan bahwa hadis tentang memperbanyak doa ketika sujud menunjukkan anjuran memperbanyak doa untuk urusan dunia dan akhirat.
Jadi, menambahkan doa sendiri ketika shalat diperbolehkan selama dilakukan pada tempat yang disyariatkan dan dengan tetap menjaga aturan shalat.
Jangan hanya menjadikan shalat sebagai rutinitas gerakan. Bisa jadi, doa yang kita panjatkan dalam satu sujud dengan hati yang benar-benar hadir justru menjadi bagian paling berharga dari shalat kita.[]
Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

