TANPA kita sadari, sumber gula terbesar dalam kehidupan sehari-hari sering kali bukan berasal dari makanan berat, melainkan dari minuman yang kita konsumsi di rumah. Rasanya segar, manis, dan terasa “biasa saja”, padahal kandungan gulanya bisa jauh melampaui batas aman harian.
Jika dibiarkan, kebiasaan ini dapat meningkatkan risiko obesitas, diabetes, tekanan darah tinggi, hingga penyakit jantung. Karena itu, penting bagi kita untuk mengenali minuman-minuman tinggi gula yang sering tersaji di rumah.
1. Teh Manis
Teh sendiri sebenarnya menyehatkan. Namun, masalah muncul ketika gula ditambahkan berlebihan. Satu gelas teh manis bisa mengandung 3–5 sendok teh gula, apalagi jika diseduh pekat dan diminum berulang kali dalam sehari. Banyak orang minum teh manis pagi, siang, dan sore tanpa menghitung total asupan gulanya.
BACA JUGA: Makanan dan Minuman Ini Harus Dihindari saat Kena Radang Tenggorokan
2. Kopi Sachet dan Kopi Susu Instan
Minuman ini terlihat praktis, tetapi kandungan gulanya sangat tinggi. Dalam satu sachet kopi instan bisa terdapat 12–20 gram gula, bahkan lebih. Ditambah kebiasaan minum lebih dari satu sachet per hari, maka asupan gula bisa langsung melampaui batas aman.
3. Sirup dan minuman konsentrat
Sirup sering menjadi stok wajib di rumah, apalagi saat bulan Ramadan atau acara keluarga. Meski terlihat ringan karena dicampur air, kandungan gulanya sangat tinggi. Dalam dua sendok makan sirup saja bisa terkandung lebih dari 15 gram gula.
4. Minuman Bersoda
Soda tidak hanya tinggi gula, tetapi juga rendah nilai gizi. Satu kaleng minuman bersoda rata-rata mengandung 30–40 gram gula. Jika dikonsumsi rutin, risiko diabetes dan kerusakan gigi akan meningkat drastis.
5. Minuman Kemasan Berlabel “Sehat”
Jus buah kemasan, minuman vitamin, dan minuman isotonik sering dianggap sehat. Padahal, sebagian besar mengandung gula tambahan dalam jumlah tinggi. Meskipun berasal dari buah, gula cair tetap berdampak pada lonjakan gula darah.
6. Susu Rasa dan Susu Kental Manis
Susu rasa cokelat, stroberi, dan susu kental manis mengandung gula yang sangat tinggi. Bahkan, susu kental manis lebih tepat disebut sebagai produk gula dengan sedikit kandungan susu. Jika diminum rutin, terutama oleh anak-anak, risikonya sangat besar.
Dampak Minuman Tinggi Gula bagi Kesehatan
Konsumsi gula berlebihan dapat menyebabkan lonjakan gula darah, resistensi insulin, penumpukan lemak, kerusakan gigi, hingga gangguan jantung. Dalam jangka panjang, seseorang yang terbiasa minum minuman tinggi gula juga lebih mudah lelah, cepat haus, dan sulit mengontrol berat badan.
BACA JUGA: Cuaca Panas Banget, Boleh Ga Sih Minum Minuman Dingin?
Tips Aman Mengurangi Asupan Gula dari Minuman
- Biasakan minum air putih sebagai minuman utama.
- Kurangi gula secara bertahap pada teh dan kopi.
- Baca label kandungan gula pada minuman kemasan.
- Ganti sirup dan soda dengan infused water atau jus tanpa gula tambahan.
- Batasi kopi sachet dan pilih kopi tanpa gula.
Minuman manis memang menggoda, tetapi dampaknya bagi kesehatan tidak bisa dianggap sepele. Mulai sekarang, coba perhatikan kembali apa yang sering kita minum di rumah. Waspada sejak dini jauh lebih baik daripada menyesal di kemudian hari. Jika Anda mau, saya juga bisa membuatkan versi artikel ini untuk media sosial atau poster edukasi kesehatan. []
Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

