PADA suatu masa, jalan hidup menghimpit Imam Ahmad bin Hanbal. Ia tidak memiliki harta, tidak pula pekerjaan yang bisa diandalkan. Dalam keadaan seperti itu, Imam Ahmad terpaksa meminjam uang.
Namun, ia tidak sembarang meminjam. Imam Ahmad hanya meminjam dari orang-orang saleh yang ia ketahui dengan pasti bahwa harta mereka dikumpulkan dari sumber yang halal.
Diriwayatkan, pada suatu hari Imam Ahmad meminjam sejumlah uang dari seorang yang saleh. Beberapa waktu kemudian, ia datang untuk mengembalikan pinjaman tersebut.
Orang itu berkata,
“Wahai Abu ‘Abdillah, aku telah membayarkannya untukmu. Aku tidak berniat mengambilnya kembali darimu. Simpanlah harta itu untukmu.”
Imam Ahmad pun menjawab dengan tenang,
“Aku tidak meminjam uang itu kecuali dengan niat untuk mengembalikannya kepadamu. Ambillah hartamu, dan bersyukurlah kepada Allah.” []
Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

