LAILATUL Qadar adalah malam yang penuh kemuliaan. Malam ini lebih baik daripada seribu bulan. Pada malam itu malaikat turun ke bumi dengan membawa rahmat dan keberkahan dari Allah.
Karena keagungannya, banyak orang bertanya: apakah seseorang bisa merasakan datangnya Lailatul Qadar?
Sebagian ulama menjelaskan bahwa ada orang yang diberi keutamaan oleh Allah untuk merasakan tanda-tanda malam tersebut. Namun hal itu bukan sesuatu yang pasti bagi setiap orang. Banyak pula orang yang mendapatkan pahala Lailatul Qadar tanpa menyadari bahwa ia telah menjumpainya.
BACA JUGA: Malam yang Diabadikan Menjadi Nama Surat di Al-Qur’an
Ibnu Taimiyah rahimahullah pernah menjelaskan bahwa seseorang terkadang dapat mengetahui Lailatul Qadar melalui tanda-tandanya. Beliau berkata:
“Seseorang bisa saja mengetahui Lailatul Qadar dengan tanda yang Allah perlihatkan kepadanya.”
Namun hal ini tidak menjadi syarat untuk mendapatkan keutamaannya.
Ada beberapa tanda yang disebutkan dalam hadits. Salah satunya adalah suasana malam yang penuh ketenangan. Rasulullah ﷺ bersabda:
لَيْلَةُ الْقَدْرِ لَيْلَةٌ سَمْحَةٌ طَلْقَةٌ، لَا حَارَّةٌ وَلَا بَارِدَةٌ
“Lailatul Qadar adalah malam yang tenang dan cerah, tidak panas dan tidak pula dingin.” (HR. Ibnu Khuzaimah)
Tanda lainnya disebutkan pada pagi harinya. Rasulullah ﷺ bersabda:
وَأَمَارَتُهَا أَنْ تَطْلُعَ الشَّمْسُ فِي صَبِيحَتِهَا لَا شُعَاعَ لَهَا
“Tandanya adalah matahari terbit pada pagi harinya tanpa sinar yang menyilaukan.” (HR. Muslim)
Walaupun demikian, para ulama mengingatkan agar kaum muslimin tidak terlalu sibuk mencari-cari tanda tersebut. Yang lebih penting adalah memperbanyak ibadah pada sepuluh malam terakhir Ramadhan.
Seseorang bisa saja merasakan ketenangan, kekhusyukan, dan kelezatan ibadah pada malam itu. Hatinya terasa lebih dekat kepada Allah. Air mata mudah mengalir ketika berdoa.
Namun bisa juga seseorang tidak merasakan tanda khusus apa pun, tetapi tetap mendapatkan pahala Lailatul Qadar karena ia bersungguh-sungguh beribadah.
BACA JUGA: 7 Cara Mendapatkan Malam Lailatul Qadar di Bulan Ramadhan
Karena itu, yang terpenting bukanlah merasakan tanda-tandanya. Yang terpenting adalah kesungguhan dalam qiyam, doa, dzikir, dan membaca Al-Qur’an pada sepuluh malam terakhir Ramadhan.
Siapa yang beribadah dengan iman dan mengharap pahala, maka dosa-dosanya akan diampuni. Sebagaimana sabda Nabi ﷺ:
مَنْ قَامَ لَيْلَةَ الْقَدْرِ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
“Barang siapa menghidupkan Lailatul Qadar dengan iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari dan Muslim). []
Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE
