6 Pengingat di Hari Raya Idul Fitri

Umar Faqih
2 Min Read
Foto: Freepik

HARI Raya Idul Fitri datang dengan suasana yang hangat. Hati terasa lapang. Wajah-wajah berseri. Setelah sebulan menahan diri, kini manusia kembali pada fitrahnya. Namun, jangan sampai kebahagiaan ini melalaikan. Idul Fitri bukan akhir dari ibadah. Ia justru awal untuk menjaga apa yang telah dibangun selama Ramadhan.

Berikut beberapa pengingat yang perlu direnungi.

1. Niatkan ibadah, bukan sekadar tradisi

Banyak orang merayakan Idul Fitri sebagai rutinitas tahunan. Kumpul keluarga. Makan bersama. Berkunjung ke sana-sini. Semua itu baik. Namun, jangan lupa meluruskan niat. Jadikan setiap langkah bernilai ibadah. Karena amal tergantung niatnya.

2. Jaga shalat, jangan sampai lalai setelah Ramadhan

Di bulan Ramadhan, masjid ramai. Shalat terasa ringan. Tapi setelahnya, banyak yang kembali lalai. Ini tanda bahaya. Para ulama salaf mengingatkan, tanda diterimanya amal adalah istiqamah setelahnya. Maka, jagalah shalat. Jangan sampai semangat itu padam.

https://s.shopee.co.id/40aPuqbkTl

3. Perbanyak dzikir dan takbir

Idul Fitri adalah hari mengagungkan Allah. Takbir dikumandangkan. Dzikir dilantunkan. Jangan hanya sibuk dengan pakaian baru dan hidangan. Hidupkan lisan dengan menyebut nama-Nya. Karena di situlah letak kebahagiaan sejati.

4. Jaga lisan saat silaturahim

Silaturahim adalah amalan mulia. Namun, seringkali ternodai oleh ucapan yang sia-sia. Ghibah. Sindiran. Bahkan candaan yang melukai. Jagalah lisan. Pilih kata yang baik. Karena satu ucapan bisa mengangkat derajat, atau justru menjatuhkan.

BACA JUGA:  Apakah Idul Fitri Berlangsung Tiga Hari?

5. Hindari berlebihan dalam makan dan hiburan

Setelah sebulan berpuasa, godaan terbesar adalah berlebihan. Makan tanpa kendali. Hiburan tanpa batas. Padahal Islam mengajarkan keseimbangan. Makanlah secukupnya. Bergembiralah tanpa melampaui batas. Karena berlebihan hanya akan mengeraskan hati.

6. Tetap istiqamah dalam kebaikan

Ramadhan telah melatih jiwa. Mengajarkan sabar. Membiasakan ibadah. Jangan biarkan semua itu hilang begitu saja. Teruskan walau sedikit. Karena amal yang paling dicintai adalah yang konsisten, meski kecil.

Idul Fitri bukan garis akhir. Ia adalah titik awal. Awal untuk menjadi pribadi yang lebih taat. Lebih bersih. Lebih dekat kepada Allah. []

Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *