Shalat Hanya Baca Surat Qulhu Saja setelah Al-Fatihah, Gimana Hukumnya?

4 Min Read
Foto: Freepik

SEBAGIAN  kaum muslimin memiliki kebiasaan membaca surat Al-Ikhlas — atau yang sering disebut “Qulhu” — setiap rakaat setelah membaca Al-Fatihah dalam shalat. Ada yang melakukannya karena surat tersebut pendek dan mudah dihafal, ada juga yang karena sangat mencintai kandungannya.

Lalu muncul pertanyaan: bagaimana hukum seseorang yang dalam shalat hanya membaca surat Al-Ikhlas saja terus-menerus setelah Al-Fatihah? Apakah shalatnya sah? Apakah makruh? Atau justru boleh?

Jawabannya, shalatnya tetap sah dan hal itu diperbolehkan dalam Islam.

Membaca Surat Setelah Al-Fatihah Hukumnya Sunnah

Dalam shalat, membaca surat atau ayat Al-Qur’an setelah Al-Fatihah hukumnya sunnah pada rakaat-rakaat tertentu. Sedangkan yang wajib adalah membaca Al-Fatihah.

BACA JUGA: Ketika Muslim Laksanakan Shalat Tapi Masih Terjerumus Zina

Karena itu, jika seseorang setelah Al-Fatihah membaca surat Al-Ikhlas, maka shalatnya sah. Bahkan bila ia terus mengulang surat tersebut di setiap rakaat, shalatnya juga tetap sah dan tidak bermasalah.

Tidak ada dalil yang melarang seseorang membaca surat yang sama berulang-ulang dalam shalat.

Kisah Sahabat yang Selalu Membaca Surat Al-Ikhlas

Terdapat kisah terkenal pada zaman Rasulullah ﷺ tentang seorang sahabat yang selalu membaca surat Al-Ikhlas dalam shalatnya.

Dalam hadits riwayat Imam Bukhari, disebutkan bahwa sahabat tersebut selalu menutup bacaannya dengan surat Al-Ikhlas di setiap rakaat. Ketika hal itu disampaikan kepada Rasulullah ﷺ, beliau tidak melarangnya.

Bahkan Rasulullah ﷺ bersabda:

“Tanyakan kepadanya mengapa dia melakukan itu.”

Sahabat tersebut menjawab:

“Karena surat itu berisi sifat Allah Yang Maha Pengasih dan aku mencintainya.”

Maka Rasulullah ﷺ bersabda:

“Kecintaannya kepada surat itu akan memasukkannya ke dalam surga.” (HR. Bukhari)

Hadits ini menunjukkan bahwa membaca surat Al-Ikhlas berulang kali dalam shalat bukanlah sesuatu yang terlarang.

https://s.shopee.co.id/6Kxvb6YE1V

Surat Al-Ikhlas Memiliki Keutamaan Besar

Surat Al-Ikhlas memang memiliki keutamaan yang sangat agung dalam Islam. Rasulullah ﷺ bahkan menyebut surat ini setara dengan sepertiga Al-Qur’an dalam hal pahala dan kandungan tauhidnya.

Isi surat Al-Ikhlas menjelaskan tentang keesaan Allah ﷻ, bahwa Allah Maha Esa, tempat bergantung seluruh makhluk, tidak beranak dan tidak diperanakkan, serta tidak ada sesuatu pun yang setara dengan-Nya.

Karena itu, wajar bila banyak muslim sangat mencintai surat ini dan sering membacanya dalam shalat.

Tetapi Lebih Baik Tetap Variatif

Meski diperbolehkan, para ulama menjelaskan bahwa lebih baik seseorang juga membaca surat-surat lain dalam shalatnya, terutama bila ia memiliki hafalan lain.

Rasulullah ﷺ sendiri dalam shalatnya tidak hanya membaca satu surat saja terus-menerus. Beliau membaca berbagai surat dari Al-Qur’an sesuai keadaan dan kesempatan.

Hal ini menunjukkan bahwa memvariasikan bacaan dalam shalat termasuk sunnah Nabi ﷺ.

Selain itu, membaca surat yang berbeda-beda juga membantu seseorang lebih menghayati makna Al-Qur’an dan menjaga hafalannya agar tidak mudah lupa.

BACA JUGA: Apakah Boleh Shalat Sambil Menahan Buang Air?

Jangan Meremehkan Belajar Surat Lain

Kadang ada orang yang sejak kecil sampai dewasa hanya membaca surat tertentu karena merasa sulit menghafal surat lain. Padahal belajar Al-Qur’an adalah proses yang harus terus diusahakan.

Jika hari ini baru hafal Al-Ikhlas, maka cobalah menambah Al-Falaq, An-Nas, Al-Kautsar, atau surat-surat pendek lainnya sedikit demi sedikit.

Jangan sampai rasa malas membuat seseorang berhenti belajar Al-Qur’an. Sebab semakin banyak ayat yang dihafal dan dipahami, semakin besar pula kesempatan untuk menghadirkan kekhusyukan dalam shalat.

Penutup

Membaca surat Al-Ikhlas saja setelah Al-Fatihah dalam shalat hukumnya boleh dan shalatnya tetap sah. Tidak ada larangan mengulang surat yang sama di setiap rakaat, apalagi surat Al-Ikhlas memiliki keutamaan yang sangat besar dalam Islam.

Namun demikian, seorang muslim tetap dianjurkan mempelajari dan membaca surat-surat lain agar dapat mengikuti sunnah Rasulullah ﷺ yang membaca Al-Qur’an dengan beragam surat dalam shalatnya.

Karena pada akhirnya, yang terpenting bukan sekadar panjang atau pendeknya bacaan, tetapi hadirnya hati, keikhlasan, dan kedekatan seorang hamba kepada Allah ﷻ dalam shalatnya.

Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *