7 Kebiasaan yang Bisa Mengakibatkan Penyakit Autoimun

Yudi
By Yudi
5 Min Read
Foto: Freepik

PENYAKIT autoimun adalah kondisi ketika sistem kekebalan tubuh yang seharusnya melindungi tubuh justru menyerang sel-sel sehat. Akibatnya, organ dan jaringan tubuh bisa mengalami peradangan hingga kerusakan dalam jangka panjang. Contohnya seperti lupus, rheumatoid arthritis, psoriasis, hingga diabetes tipe 1.

Penyebab autoimun memang tidak hanya satu faktor. Ada pengaruh genetik, hormon, lingkungan, dan gaya hidup. Namun banyak orang tidak sadar bahwa kebiasaan sehari-hari juga dapat memperbesar risiko munculnya gangguan autoimun.

Berikut beberapa kebiasaan yang patut diwaspadai.

BACA JUGA: 4 Hal Penawar Penyakit Hidup

1. Kurang Tidur dan Sering Begadang

Tubuh membutuhkan waktu istirahat untuk memperbaiki sel dan menjaga keseimbangan sistem imun. Orang yang sering begadang atau tidur terlalu sedikit cenderung mengalami gangguan pada sistem kekebalan tubuh.

Kurang tidur dapat meningkatkan peradangan dalam tubuh. Jika berlangsung terus-menerus, kondisi ini bisa memicu sistem imun menjadi tidak stabil dan lebih mudah menyerang jaringan sehat.

Tidak sedikit orang yang menganggap begadang adalah hal biasa demi pekerjaan, hiburan, atau bermain gadget. Padahal dampaknya bisa sangat serius bagi kesehatan jangka panjang.

2. Stres Berkepanjangan

Stres bukan hanya memengaruhi pikiran, tetapi juga kondisi fisik. Saat stres terus terjadi, tubuh memproduksi hormon kortisol secara berlebihan. Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat mengacaukan sistem imun.

Banyak penderita autoimun mengaku gejalanya memburuk ketika sedang mengalami tekanan emosional berat. Karena itu menjaga kesehatan mental sama pentingnya dengan menjaga kesehatan fisik.

Kebiasaan memendam masalah, terlalu memikirkan beban hidup, atau tidak pernah memberi waktu tubuh untuk rileks dapat memperburuk kondisi imun tubuh.

3. Konsumsi Makanan Ultra-Proses Berlebihan

Makanan cepat saji, minuman tinggi gula, makanan instan, serta camilan penuh bahan tambahan memang praktis dan enak. Namun jika dikonsumsi terus-menerus, makanan seperti ini bisa meningkatkan peradangan kronis dalam tubuh.

Tubuh membutuhkan nutrisi alami seperti sayur, buah, protein sehat, dan lemak baik untuk menjaga sistem imun tetap seimbang. Jika pola makan didominasi makanan tidak sehat, risiko gangguan kesehatan termasuk autoimun bisa meningkat.

Kebiasaan jarang makan makanan segar dan terlalu sering mengonsumsi junk food menjadi salah satu gaya hidup modern yang berbahaya.

https://s.shopee.co.id/40aPuqbkTl

4. Merokok

Rokok mengandung ribuan zat kimia berbahaya yang dapat merusak sel tubuh dan memicu peradangan. Penelitian menunjukkan bahwa merokok berkaitan dengan meningkatnya risiko beberapa penyakit autoimun seperti rheumatoid arthritis dan lupus.

Bukan hanya perokok aktif, perokok pasif juga bisa terkena dampaknya. Semakin lama seseorang terpapar asap rokok, semakin besar risiko kerusakan pada sistem tubuhnya.

5. Jarang Bergerak dan Minim Olahraga

Tubuh manusia dirancang untuk aktif bergerak. Namun banyak orang sekarang lebih sering duduk berjam-jam di depan komputer atau bermain ponsel tanpa aktivitas fisik yang cukup.

Kurang olahraga dapat meningkatkan obesitas dan peradangan dalam tubuh. Padahal olahraga ringan secara rutin dapat membantu menjaga sistem imun tetap sehat dan stabil.

Tidak harus olahraga berat. Jalan kaki, bersepeda, peregangan, atau aktivitas fisik ringan yang rutin jauh lebih baik daripada tubuh terus-menerus pasif.

6. Terlalu Sering Terpapar Polusi dan Bahan Kimia

Paparan polusi udara, pestisida, bahan kimia rumah tangga, hingga zat beracun tertentu juga diduga dapat memicu gangguan autoimun pada sebagian orang.

Kebiasaan tidak memakai pelindung saat menggunakan bahan kimia, sering menghirup asap kendaraan, atau hidup di lingkungan penuh polusi dapat memperberat kerja sistem imun.

Karena itu penting menjaga kualitas udara di rumah, memakai masker saat diperlukan, dan mengurangi kontak berlebihan dengan bahan kimia berbahaya.

7. Mengabaikan Kesehatan Usus

Banyak ahli kesehatan menyebut usus memiliki hubungan erat dengan sistem kekebalan tubuh. Kebiasaan makan tidak sehat, terlalu sering konsumsi antibiotik tanpa pengawasan, dan kurang serat dapat mengganggu keseimbangan bakteri baik di usus.

Ketika kesehatan usus terganggu, sistem imun juga dapat ikut terganggu. Inilah sebabnya pola makan sehat sangat penting untuk menjaga daya tahan tubuh.

BACA JUGA: 7 Penyebab Penyakit Stroke yang Wajib Dihindari Anak Muda

Penyakit autoimun tidak muncul begitu saja. Faktor keturunan memang berpengaruh, tetapi gaya hidup dan kebiasaan sehari-hari juga memiliki peran besar. Begadang, stres berkepanjangan, pola makan buruk, merokok, hingga kurang olahraga bisa menjadi pemicu yang perlahan merusak keseimbangan sistem imun.

Karena itu menjaga kesehatan tidak cukup hanya saat sakit. Kebiasaan kecil yang dilakukan setiap hari justru paling menentukan kondisi tubuh di masa depan. Mulailah memperbaiki pola hidup dari sekarang agar tubuh tetap sehat dan sistem imun bekerja sebagaimana mestinya. []

Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *