Waktu Terbaik Makan Buah, Kapan Sih?

Umar Faqih
5 Min Read
Foto: Pinterest

BANYAK orang terbiasa makan buah setelah makan besar. Setelah menyantap nasi, lauk, dan berbagai hidangan lainnya, buah sering dijadikan makanan penutup karena dianggap segar dan menyehatkan.

Memang, buah memiliki banyak manfaat bagi tubuh. Buah mengandung vitamin, mineral, serat, dan antioksidan yang baik untuk kesehatan. Namun, sebagian ahli gizi menyarankan agar buah tidak langsung dimakan setelah makan berat dalam jumlah banyak.

Hal ini bukan berarti buah berbahaya. Masalahnya lebih kepada waktu konsumsi dan kondisi sistem pencernaan saat menerima makanan.

Proses Pencernaan dalam Tubuh

Makanan berat seperti nasi, daging, santan, atau gorengan biasanya membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna. Lambung harus bekerja lebih keras untuk memecah lemak, protein, dan karbohidrat tersebut.

Sementara itu, buah umumnya lebih cepat dicerna karena kandungan air dan seratnya cukup tinggi. Ketika buah masuk setelah makanan berat yang masih lama diproses di lambung, proses pencernaan bisa menjadi kurang nyaman bagi sebagian orang.

Akibatnya, ada yang merasa perut begah, penuh, atau muncul gas berlebih. Terutama jika porsi makan sebelumnya terlalu banyak.

Bisa Menyebabkan Perut Terasa Tidak Nyaman

Sebagian orang merasa lebih mudah kembung ketika langsung makan buah setelah makan besar. Hal ini bisa terjadi karena makanan di lambung sedang padat, lalu ditambah buah yang cepat difermentasi.

Buah tertentu juga mengandung gula alami yang dapat menghasilkan gas ketika proses pencernaan sedang melambat. Akibatnya, perut terasa penuh atau tidak nyaman.

Namun perlu dipahami, reaksi tubuh setiap orang berbeda. Ada yang tetap merasa baik-baik saja walaupun makan buah setelah makan berat, sementara orang lain lebih sensitif terhadap pola makan tersebut.

https://s.shopee.co.id/14Qk9mkxt

Penyerapan Nutrisi Bisa Kurang Optimal

Ketika lambung terlalu penuh, proses pencernaan menjadi lebih lambat. Dalam kondisi seperti ini, penyerapan nutrisi dari buah bisa menjadi kurang optimal dibandingkan saat buah dimakan dalam keadaan perut lebih ringan.

Karena itu, sebagian ahli menyarankan buah dikonsumsi:

-Sebelum makan utama.

-Sebagai camilan di antara waktu makan.

-Atau sekitar satu hingga dua jam setelah makan besar.

Cara ini dianggap membantu tubuh mencerna buah dengan lebih baik.

Buah Tetap Makanan yang Sangat Sehat

Walaupun ada anjuran mengenai waktu konsumsi, buah tetap termasuk makanan sehat yang sangat dianjurkan. Jangan sampai seseorang malah takut makan buah karena menganggapnya berbahaya setelah makan.

Yang lebih penting sebenarnya adalah menjaga pola makan secara keseluruhan. Banyak orang jarang makan buah sama sekali, padahal tubuh sangat membutuhkan serat dan vitamin dari buah-buahan.

Dibanding terlalu fokus pada aturan yang kaku, lebih baik membiasakan diri mengonsumsi buah secara rutin dengan porsi yang cukup.

Jenis Buah dan Kondisi Tubuh Juga Berpengaruh

Tidak semua buah memberikan efek yang sama setelah makan berat. Buah yang sangat asam atau tinggi gula mungkin lebih mudah menimbulkan rasa tidak nyaman pada sebagian orang.

Selain itu, kondisi kesehatan juga memengaruhi. Orang yang memiliki masalah lambung, asam lambung, atau gangguan pencernaan tertentu biasanya lebih sensitif terhadap pola makan.

Karena itu, penting untuk mengenali respons tubuh sendiri. Jika setelah makan buah langsung muncul rasa begah atau kembung, cobalah memberi jeda waktu sebelum mengonsumsinya.

Waktu Terbaik Mengonsumsi Buah

Ada beberapa waktu yang sering dianggap baik untuk makan buah, antara lain:

Saat Perut Belum Terlalu Penuh

Buah dapat menjadi pembuka makan yang ringan dan menyegarkan.

Sebagai Camilan Sehat

Daripada makanan tinggi gula atau gorengan, buah jauh lebih baik dijadikan camilan.

BACA JUGA: Manasin Makanan Berulang Kali, Apa-apa Ga Sih?

Pagi Hari

Banyak orang merasa tubuh lebih segar ketika makan buah di pagi hari karena kandungan air dan vitaminnya membantu tubuh lebih terhidrasi.

Buah memang sehat, tetapi sebagian orang disarankan tidak langsung memakannya setelah makan berat dalam jumlah banyak. Hal ini karena sistem pencernaan sedang bekerja memproses makanan utama yang lebih lama dicerna.

Jika langsung ditambah buah, beberapa orang bisa mengalami perut kembung, begah, atau rasa tidak nyaman. Karena itu, memberi jeda waktu sebelum makan buah sering dianggap lebih baik bagi pencernaan.

Meski begitu, yang paling penting tetaplah menjaga pola makan seimbang dan rutin mengonsumsi buah setiap hari. Dengan pola makan yang baik, tubuh dapat memperoleh manfaat maksimal dari nutrisi alami yang terdapat dalam buah-buahan.[]

Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *