Wudhu Sah Jika Memakai Cincin atau Jam Tangan?

Umar Faqih
6 Min Read
Foto: Freepik

WUDHU adalah salah satu bentuk bersuci yang menjadi syarat sah shalat. Dalam wudhu, terdapat beberapa anggota tubuh yang wajib dibasuh, yaitu wajah, kedua tangan hingga siku, sebagian kepala, dan kedua kaki hingga mata kaki.

Agar wudhu sah, air harus mengenai seluruh bagian anggota tubuh yang diwajibkan untuk dibasuh. Karena itu, muncul pertanyaan yang cukup sering diajukan oleh banyak orang: apakah wudhu tetap sah jika seseorang masih memakai cincin atau jam tangan saat berwudhu?

Pertanyaan ini penting karena benda-benda yang melekat pada tubuh berpotensi menghalangi air mencapai kulit. Jika air tidak sampai ke bagian yang wajib dibasuh, maka kesempurnaan wudhu bisa menjadi masalah.

Untuk memahami jawabannya, perlu diketahui bagaimana hukum penggunaan cincin dan jam tangan saat berwudhu menurut syariat Islam.

BACA JUGA: 4 Hal yang Membatalkan Wudhu, Apa Saja?

Hukum Berwudhu dengan Memakai Cincin

Pada dasarnya, berwudhu sambil memakai cincin adalah sah. Hal ini karena cincin merupakan benda yang umum digunakan oleh banyak orang sejak masa dahulu.

Namun, ada satu syarat yang harus diperhatikan, yaitu air tetap harus dapat mencapai kulit yang berada di bawah atau di sekitar cincin tersebut. Jika cincin yang dipakai longgar sehingga air mudah masuk ke sela-selanya, maka tidak ada masalah.

Sebaliknya, jika cincin sangat ketat dan menempel rapat pada kulit hingga menghalangi air, maka cincin tersebut perlu digeser atau dilepas sementara agar air dapat mengenai seluruh bagian jari yang wajib dibasuh.

Para ulama menjelaskan bahwa tujuan utama dalam wudhu adalah sampainya air ke seluruh anggota yang diperintahkan untuk dibasuh. Karena itu, benda apa pun yang menghalangi air harus diperhatikan.

https://s.shopee.co.id/6fbi7nDfPz

Bagaimana dengan Jam Tangan?

Hukum memakai jam tangan saat berwudhu pada dasarnya sama dengan memakai cincin. Wudhu tetap sah selama air dapat mencapai bagian kulit yang berada di bawah jam tangan.

Masalahnya, sebagian besar jam tangan menutupi area tertentu pada pergelangan tangan. Jika seseorang hanya membasuh bagian luar tanpa memastikan air masuk ke bawah tali atau badan jam, maka ada kemungkinan sebagian kulit tidak terkena air.

Karena itu, dianjurkan untuk menggeser jam tangan saat berwudhu agar air dapat membasahi seluruh bagian tangan hingga pergelangan secara sempurna.

Bagi pengguna jam tangan dengan tali yang cukup rapat, langkah ini sangat penting. Menggeser atau melonggarkan jam tangan hanya membutuhkan waktu singkat, tetapi dapat membantu memastikan wudhu dilakukan dengan benar.

Mengapa Air Harus Sampai ke Kulit?

Salah satu syarat sah wudhu adalah air mengenai anggota tubuh yang wajib dibasuh. Jika ada bagian yang tertutup oleh benda tertentu sehingga air tidak sampai ke kulit, maka bagian tersebut dianggap belum dibasuh.

Prinsip ini berlaku bukan hanya untuk cincin dan jam tangan, tetapi juga untuk benda lain seperti gelang, plester kedap air, cat, lem, atau lapisan tertentu yang menutupi kulit.

Karena itu, ketika berwudhu seseorang perlu memastikan tidak ada penghalang yang menghambat sampainya air ke anggota wudhu.

Ketelitian dalam hal ini sangat dianjurkan karena wudhu merupakan syarat sebelum melaksanakan shalat. Kesempurnaan wudhu akan membantu seseorang menjalankan ibadah dengan lebih tenang dan yakin.

Apakah Harus Melepas Cincin dan Jam Tangan?

Tidak selalu. Jika cincin atau jam tangan yang dipakai longgar dan air dapat mengalir ke bagian bawahnya dengan mudah, maka tidak wajib melepasnya.

Namun, jika terdapat keraguan apakah air benar-benar mencapai kulit atau tidak, maka lebih baik menggeser, melonggarkan, atau bahkan melepasnya sementara saat berwudhu.

Langkah ini merupakan bentuk kehati-hatian agar tidak ada bagian anggota wudhu yang terlewat. Banyak ulama juga menganjurkan untuk menggerakkan cincin ketika berwudhu sebagai bentuk perhatian terhadap kesempurnaan pembasuhan.

Dengan demikian, seseorang dapat lebih yakin bahwa seluruh anggota wudhu telah terkena air sebagaimana mestinya.

BACA JUGA: Bolehkah Wudhu Hanya Sekali Membasuh, Tidak Sampai 3 Kali?

Tips Berwudhu Saat Memakai Aksesori

Ada beberapa langkah sederhana yang dapat dilakukan saat berwudhu jika memakai aksesori di tangan.

Pertama, periksa apakah cincin atau jam tangan terlalu rapat pada kulit. Jika ya, geser atau longgarkan terlebih dahulu.

Kedua, pastikan air mengalir ke seluruh bagian tangan, termasuk area yang tertutup oleh aksesori.

Ketiga, jangan terburu-buru saat membasuh tangan. Luangkan beberapa detik untuk memastikan tidak ada bagian yang terlewat.

Keempat, apabila memakai lebih dari satu aksesori seperti cincin, gelang, atau jam tangan sekaligus, perhatikan seluruh bagian yang tertutup agar tetap terkena air.

Dengan kebiasaan ini, wudhu dapat dilakukan dengan lebih sempurna dan sesuai tuntunan syariat.

Berwudhu sambil memakai cincin atau jam tangan hukumnya sah selama air tetap dapat mencapai kulit yang berada di bawah atau di sekitar benda tersebut. Jika cincin atau jam tangan terlalu rapat dan berpotensi menghalangi air, maka sebaiknya digeser, dilonggarkan, atau dilepas sementara saat berwudhu. Yang terpenting dalam wudhu adalah memastikan seluruh anggota yang wajib dibasuh benar-benar terkena air sehingga wudhu menjadi sah dan sempurna.[]

Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *