Suami Mau Terus Tiap Hari, Padahal Usia Sudah Sama-sama di Atas Kepala 5?

5 Min Read
Foto: Freepik

SAHABAT Islampos, banyak orang mengira bahwa ketika usia sudah memasuki 50 tahun ke atas, keinginan untuk berhubungan suami istri akan hilang dengan sendirinya. Kenyataannya tidak selalu demikian. Ada pasangan yang justru masih memiliki hasrat yang kuat meskipun usia sudah tidak muda lagi.

Lalu bagaimana jika seorang suami masih ingin berhubungan intim hampir setiap hari, sementara usia dirinya dan istrinya sudah sama-sama di atas 50 tahun? Apakah hal tersebut normal?

Hasrat Tidak Selalu Hilang karena Usia

Penuaan memang dapat memengaruhi kondisi fisik dan hormon seseorang. Namun, penurunan hasrat seksual tidak terjadi dengan tingkat yang sama pada setiap orang.

Sebagian pria masih memiliki gairah seksual yang cukup tinggi hingga usia 50, 60, bahkan lebih. Faktor kesehatan, pola hidup, kondisi psikologis, hubungan yang harmonis, serta kadar hormon testosteron turut berperan dalam hal ini.

Karena itu, keinginan suami untuk berhubungan intim setiap hari tidak otomatis menunjukkan adanya masalah.

BACA JUGA:  Bolehkah Suami Istri Jima Tanpa Memakai Pakaian Sehelai Benang Pun?

Selama Masih Mampu dan Sehat, Tidak Mengapa

Dalam Islam, hubungan suami istri merupakan bagian dari ibadah dan sarana menjaga kehormatan diri.

Tidak ada ketentuan khusus yang membatasi berapa kali pasangan suami istri boleh berhubungan dalam seminggu atau sebulan. Selama dilakukan dengan cara yang halal, tidak menimbulkan mudarat, dan kedua pihak mampu menjalankannya, maka hal tersebut dibolehkan.

Bahkan dalam sebuah hadits, Nabi ﷺ menjelaskan bahwa hubungan suami istri yang dilakukan dengan niat yang benar bernilai pahala.

Artinya, usia bukanlah ukuran utama. Yang lebih penting adalah kondisi kesehatan dan kerelaan kedua belah pihak.

https://id.shp.ee/5ckKhZJe

Namun Jangan Abaikan Kondisi Istri

Sahabat Islampos, masalah biasanya muncul bukan karena suami masih memiliki hasrat tinggi, melainkan ketika kebutuhan dan kemampuan pasangan tidak lagi seimbang.

Sebagian wanita yang memasuki masa menopause dapat mengalami perubahan fisik, seperti berkurangnya pelumasan alami, rasa tidak nyaman saat berhubungan, atau penurunan gairah seksual.

Karena itu, suami perlu memahami kondisi istrinya dengan penuh kasih sayang. Jangan sampai hubungan intim berubah menjadi sumber tekanan dalam rumah tangga.

Islam mengajarkan mu’asyarah bil ma’ruf, yaitu memperlakukan pasangan dengan baik dan penuh pengertian.

Komunikasi Menjadi Kunci

Banyak persoalan rumah tangga sebenarnya dapat diselesaikan melalui komunikasi yang baik.

Jika suami masih menginginkan hubungan intim lebih sering sementara istri merasa kelelahan atau kurang nyaman, keduanya perlu berdiskusi dengan terbuka dan penuh kelembutan.

Suami dapat mendengarkan apa yang dirasakan istri. Sebaliknya, istri juga perlu menyampaikan perasaannya dengan jujur tanpa merendahkan atau menolak pasangan secara kasar.

Sering kali solusi terbaik ditemukan ketika kedua pihak saling memahami kebutuhan masing-masing.

Perhatikan Faktor Kesehatan

Keinginan seksual yang tinggi pada usia di atas 50 tahun sering kali merupakan tanda bahwa kondisi fisik seseorang masih cukup baik.

Namun bila hasrat tersebut muncul secara berlebihan, sulit dikendalikan, atau disertai perubahan perilaku yang tidak biasa, konsultasi dengan dokter dapat menjadi langkah yang bijak.

Demikian pula jika salah satu pasangan mengalami nyeri, kelelahan berlebihan, gangguan jantung, diabetes yang tidak terkontrol, atau penyakit tertentu, maka aspek kesehatan perlu diperhatikan sebelum melakukan aktivitas seksual secara intens.

Poligami, Hafshah binti Umar, Ramadhan, Hasan Al-Bashri, Suami,, Sahabat Nabi, Suami
Foto: Freepik

Jangan Membandingkan dengan Orang Lain

Setiap pasangan memiliki kondisi yang berbeda-beda.

Ada pasangan yang merasa cukup dengan hubungan intim beberapa kali dalam sebulan. Ada pula yang masih nyaman melakukannya beberapa kali dalam seminggu. Bahkan ada yang tetap memiliki keintiman hampir setiap hari.

Tidak ada angka baku yang berlaku untuk semua orang.

Yang penting adalah hubungan tersebut berlangsung secara sehat, saling ridha, tidak menyakiti, dan tetap menjaga keharmonisan rumah tangga.

BACA JUGA: Selalu Tolak Ajakan Suami karena Suami Tidak Pernah Shalat, Bolehkah?

Penutup

Sahabat Islampos, suami yang masih ingin berhubungan intim setiap hari meskipun usia sudah di atas 50 tahun bukanlah sesuatu yang aneh selama kondisi kesehatannya baik. Hasrat seksual memang dapat menurun seiring usia, tetapi tidak selalu hilang.

Yang terpenting adalah adanya keseimbangan antara kebutuhan suami dan kemampuan istri, komunikasi yang baik, serta sikap saling memahami. Dalam rumah tangga, kebahagiaan tidak dibangun dengan memaksakan kehendak, melainkan dengan kasih sayang, pengertian, dan penghormatan terhadap pasangan.

Jika kedua pihak dapat menjaga hal tersebut, maka keintiman di usia senja justru bisa menjadi salah satu nikmat yang mempererat cinta dan keharmonisan keluarga. []

Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *