Bicara Saat Khutbah Jumat, Batalkah?

Yudi
By Yudi
3 Min Read
Foto: Unsplash

SHALAT Jumat merupakan ibadah yang sangat penting bagi kaum muslimin laki-laki yang memenuhi syarat. Salah satu bagian penting dalam pelaksanaan shalat Jumat adalah khutbah yang disampaikan oleh khatib sebelum shalat dimulai. Karena pentingnya khutbah Jumat, jamaah diperintahkan untuk mendengarkan dengan penuh perhatian dan menjaga adab selama khutbah berlangsung.

Lalu bagaimana jika seseorang berbicara saat khutbah Jumat? Apakah shalat Jumatnya batal?

BACA JUGA: Jam Berapa Engkau Datang ke Shalat Jumat?

Larangan Berbicara Saat Khutbah Jumat

Rasulullah SAW mengajarkan agar jamaah diam dan mendengarkan khutbah dengan sungguh-sungguh. Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim, Nabi SAW bersabda:

“Jika engkau berkata kepada temanmu, ‘Diamlah’ pada hari Jumat ketika imam sedang berkhutbah, maka sungguh engkau telah melakukan perbuatan sia-sia.”

Hadits ini menunjukkan bahwa bahkan ucapan yang bertujuan baik, seperti menyuruh orang lain diam, tetap tidak dianjurkan ketika khutbah sedang berlangsung.

Apakah Shalat Jumat Menjadi Batal?

Mayoritas ulama berpendapat bahwa berbicara saat khutbah Jumat tidak membatalkan shalat Jumat. Namun, perbuatan tersebut mengurangi pahala dan membuat seseorang kehilangan kesempurnaan ibadah Jumatnya.

Dengan kata lain, shalat Jumatnya tetap sah selama rukun dan syarat shalat Jumat terpenuhi. Akan tetapi, ia telah melakukan sesuatu yang dilarang sehingga kehilangan keutamaan mendengarkan khutbah secara penuh.

Mengapa Harus Diam Saat Khutbah?

Khutbah Jumat bukan sekadar ceramah biasa. Khutbah merupakan bagian dari syariat Jumat yang berisi nasihat, pengingat ketakwaan, ajaran agama, dan petunjuk hidup bagi kaum muslimin.

Ketika jamaah berbicara sendiri, bermain ponsel, bercanda, atau mengobrol dengan teman di sebelahnya, konsentrasi terhadap isi khutbah akan hilang. Akibatnya, pesan-pesan penting yang disampaikan khatib tidak terserap dengan baik.

https://s.shopee.co.id/W1zgA9JOC

Bagaimana Jika Ada Keperluan Mendesak?

Para ulama memberikan keringanan dalam kondisi tertentu, misalnya untuk mengingatkan bahaya yang mengancam keselamatan, menjawab salam dalam keadaan yang diperlukan, atau komunikasi yang benar-benar mendesak. Namun hal ini tetap dilakukan seperlunya dan tidak dijadikan kebiasaan.

Adapun obrolan santai, candaan, atau pembicaraan yang tidak penting tetap termasuk perbuatan yang tercela saat khutbah berlangsung.

Adab Saat Mendengarkan Khutbah Jumat

Agar mendapatkan pahala dan manfaat maksimal dari shalat Jumat, hendaknya jamaah:

  1. Datang lebih awal ke masjid.
  2. Mematikan atau mengheningkan telepon genggam.
  3. Duduk dengan tenang dan khusyuk.
  4. Mendengarkan isi khutbah dengan penuh perhatian.
  5. Tidak berbicara, bercanda, atau mengganggu jamaah lain.
  6. Tidak sibuk bermain media sosial atau aktivitas lain yang melalaikan.

BACA JUGA: Idealnya Berapa Menit Khutbah Jumat Itu?

Berbicara saat khutbah Jumat menurut mayoritas ulama tidak membatalkan shalat Jumat, tetapi merupakan perbuatan yang dilarang dan dapat mengurangi pahala ibadah Jumat. Seorang muslim dianjurkan untuk diam, menyimak, dan menghormati khutbah yang sedang disampaikan agar memperoleh keberkahan serta manfaat dari nasihat yang diberikan.

Karena itu, ketika khatib sudah naik mimbar dan khutbah dimulai, sebaiknya tinggalkan segala bentuk percakapan dan fokuslah mendengarkan. Bisa jadi melalui satu kalimat dalam khutbah tersebut, Allah SWT memberikan hidayah dan kebaikan yang besar bagi kehidupan kita. []

Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *