2 Pekan Lalu Masih Sehat, Sekarang Dia Terkena Stroke, Apa Sebabnya?

5 Min Read
Foto: Freepik

BANYAK orang terkejut ketika mendengar kabar seseorang terkena stroke. Apalagi jika orang tersebut terlihat sehat, masih aktif bekerja, berolahraga, bahkan tidak pernah mengeluhkan sakit yang berarti. Tak jarang muncul pertanyaan, “Bukankah dua pekan lalu dia masih sehat-sehat saja? Kok sekarang bisa terkena stroke?”

Faktanya, stroke memang bisa terjadi secara mendadak. Namun, dalam banyak kasus, stroke bukanlah penyakit yang muncul dalam semalam. Prosesnya sering kali sudah berlangsung selama bertahun-tahun tanpa disadari.

Apa Itu Stroke?

Stroke adalah kondisi ketika aliran darah ke bagian otak terganggu sehingga sel-sel otak kekurangan oksigen dan nutrisi. Akibatnya, jaringan otak mulai rusak dalam waktu singkat.

Secara umum, stroke terbagi menjadi dua jenis:

Stroke iskemik, yaitu akibat penyumbatan pembuluh darah di otak.
Stroke hemoragik, yaitu akibat pecahnya pembuluh darah di otak.

Kedua jenis stroke ini sama-sama berbahaya dan membutuhkan penanganan medis secepat mungkin.

BACA JUGA: Apakah Jin Juga Sakit-sakitan (Seperti Diabetes, Stroke, dan Lainnya) Layaknya Manusia?

Mengapa Orang yang Terlihat Sehat Bisa Tiba-Tiba Stroke?

Banyak orang menganggap sehat hanya berdasarkan penampilan luar. Padahal, seseorang bisa tampak bugar tetapi memiliki berbagai faktor risiko yang tersembunyi.

Misalnya:

Tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol.
Kadar kolesterol yang tinggi.
Diabetes yang tidak terdeteksi.
Penyempitan pembuluh darah.
Gangguan irama jantung.
Kebiasaan merokok.
Kurang tidur dan stres berkepanjangan.

Semua kondisi tersebut dapat berkembang secara diam-diam tanpa menimbulkan gejala yang jelas. Karena itulah seseorang bisa terlihat sehat selama bertahun-tahun, lalu tiba-tiba mengalami stroke ketika kondisi pembuluh darahnya mencapai titik kritis.

https://s.shopee.co.id/qfwerv4Qa

Tekanan Darah Tinggi, Musuh yang Sering Tidak Disadari

Salah satu penyebab terbesar stroke adalah hipertensi atau tekanan darah tinggi.

Masalahnya, hipertensi sering disebut sebagai “silent killer” karena banyak penderitanya tidak merasakan gejala apa pun. Mereka tetap bisa bekerja, beraktivitas, dan merasa sehat.

Padahal, tekanan darah yang terus-menerus tinggi dapat merusak dinding pembuluh darah. Lama-kelamaan pembuluh darah menjadi lebih rentan tersumbat atau pecah.

Ketika kerusakan itu mencapai tingkat tertentu, stroke dapat terjadi secara mendadak.

Gaya Hidup Modern Juga Berperan

Di zaman sekarang, banyak orang kurang bergerak, sering mengonsumsi makanan tinggi garam, gula, dan lemak, serta mengalami stres hampir setiap hari.

Ditambah lagi kebiasaan begadang dan kurang tidur yang sering dianggap sepele.

Penelitian menunjukkan bahwa kurang tidur dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi, gangguan metabolisme, hingga penyakit jantung dan stroke.

Karena efeknya terjadi secara perlahan, banyak orang tidak menyadari bahwa tubuh mereka sedang mengalami kerusakan dari waktu ke waktu.

Pemicu yang Membuat Stroke Terjadi Mendadak

Meski faktor risikonya sudah lama ada, terkadang ada pemicu tertentu yang membuat stroke muncul secara tiba-tiba.

Beberapa pemicu yang sering ditemukan antara lain:

Lonjakan tekanan darah yang sangat tinggi.
Stres emosional yang berat.
Kurang tidur selama beberapa hari.
Dehidrasi berat.
Gangguan jantung yang menyebabkan terbentuknya bekuan darah.
Aktivitas fisik yang sangat berat pada orang yang memiliki penyakit pembuluh darah.

Pemicu tersebut ibarat tetes terakhir yang membuat kondisi yang sebelumnya tersembunyi akhirnya menimbulkan serangan stroke.

 

Kenali Tanda-tanda Stroke Sejak Dini

Stroke adalah keadaan darurat medis. Semakin cepat ditangani, semakin besar peluang untuk mengurangi kerusakan otak.

Segera waspadai gejala berikut:

Wajah tiba-tiba mencong ke satu sisi.
Salah satu tangan atau kaki mendadak lemah.
Bicara pelo atau sulit berbicara.
Sulit memahami perkataan orang lain.
Gangguan penglihatan mendadak.
Pusing hebat yang muncul tiba-tiba.
Kehilangan keseimbangan atau kesadaran.

Jika gejala tersebut muncul, jangan menunggu sampai membaik sendiri. Segera bawa ke rumah sakit.

BACA JUGA: Apakah Sering Sakit Kepala Awal Penyebab Sakit Stroke?

Bagaimana Cara Mencegah Stroke?

Kabar baiknya, sebagian besar stroke sebenarnya dapat dicegah.

Beberapa langkah yang dapat dilakukan antara lain:

Rutin memeriksa tekanan darah.
Mengontrol kadar gula dan kolesterol.
Berhenti merokok.
Menjaga berat badan ideal.
Berolahraga secara teratur.
Mengurangi konsumsi garam dan makanan olahan.
Tidur yang cukup setiap malam.
Mengelola stres dengan baik.

Pemeriksaan kesehatan berkala juga penting, terutama bagi mereka yang berusia di atas 40 tahun atau memiliki riwayat penyakit dalam keluarga.

Penutup

Seseorang yang dua pekan lalu tampak sehat bukan berarti benar-benar bebas dari risiko stroke. Banyak faktor penyebab stroke bekerja secara diam-diam selama bertahun-tahun tanpa menimbulkan keluhan yang berarti.

Ketika pembuluh darah akhirnya tersumbat atau pecah, stroke dapat muncul secara mendadak dan mengejutkan banyak orang. Karena itu, jangan hanya menilai kesehatan dari penampilan luar. Menjaga pola hidup sehat, melakukan pemeriksaan rutin, dan mengenali tanda-tanda stroke sejak dini adalah langkah penting untuk melindungi diri dari penyakit yang dapat mengubah hidup dalam sekejap. []

Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *