PERBEDAAN pendapat dalam masalah fiqih merupakan sesuatu yang sudah ada sejak zaman para sahabat Nabi Muhammad SAW. Dalam berbagai persoalan ibadah dan muamalah, para ulama terkadang memiliki pandangan yang berbeda berdasarkan pemahaman mereka terhadap dalil-dalil Al-Qur’an dan hadis. Karena itu, perbedaan fiqih bukanlah hal yang aneh dalam Islam.
Yang menjadi masalah adalah ketika perbedaan tersebut justru menimbulkan permusuhan, saling mencela, bahkan menganggap orang lain sesat hanya karena perbedaan dalam perkara yang masih diperselisihkan oleh para ulama.
Perbedaan Fiqih adalah Bagian dari Ijtihad
Fiqih merupakan hasil pemahaman para ulama terhadap dalil syariat. Dalam beberapa masalah, dalil dapat dipahami dengan cara yang berbeda sehingga melahirkan beragam pendapat.
BACA JUGA: Fiqih Haid yang Jarang Dipelajari Muslimah
Contohnya adalah perbedaan dalam membaca qunut Subuh, posisi tangan saat shalat, jumlah takbir pada shalat Id, atau hukum beberapa amalan tertentu. Perbedaan-perbedaan seperti ini telah dibahas oleh para ulama sejak berabad-abad lalu.
Karena berasal dari proses ijtihad, maka adanya perbedaan dalam masalah cabang (furu’iyah) merupakan sesuatu yang tidak bisa dihindari.
Para Ulama Terdahulu Saling Menghormati
Meskipun berbeda pendapat, para ulama besar tetap menjaga persaudaraan dan saling menghormati. Mereka tidak menjadikan perbedaan fiqih sebagai alasan untuk memutus hubungan atau saling membenci.
Sebagai contoh, para imam mazhab seperti Imam Abu Hanifah, Imam Malik, Imam Syafi’i, dan Imam Ahmad bin Hanbal memiliki sejumlah perbedaan pendapat dalam masalah fiqih, tetapi mereka tetap saling menghargai dan menghormati keilmuan satu sama lain.
Hal ini menunjukkan bahwa perbedaan tidak harus berakhir dengan permusuhan.
Mengapa Kita Harus Saling Menghormati?
1. Karena Tidak Semua Perbedaan Berarti Ada yang Sesat
Dalam masalah ijtihadiyah, para ulama berusaha mencari kebenaran berdasarkan dalil yang mereka pahami. Selama pendapat tersebut memiliki landasan ilmu yang kuat, maka kita tidak boleh mudah menuduh sesat atau merendahkan orang lain.
2. Menjaga Persatuan Umat Islam
Perselisihan yang berlebihan hanya akan melemahkan persatuan umat. Islam mengajarkan pentingnya ukhuwah dan menjaga hubungan baik sesama Muslim.
3. Menumbuhkan Sikap Rendah Hati
Menghormati perbedaan fiqih mengajarkan kita bahwa ilmu kita terbatas. Bisa jadi pendapat yang kita pegang benar, tetapi kita juga harus menyadari bahwa para ulama lain memiliki dalil dan argumentasi yang tidak boleh diremehkan.
4. Meneladani Akhlak Para Ulama
Para ulama terdahulu mampu berbeda pendapat tanpa saling menghina. Sikap inilah yang seharusnya diteladani oleh umat Islam saat ini, terutama di era media sosial yang sering memicu perdebatan tanpa adab.
Perbedaan yang Tidak Boleh Ditoleransi
Menghormati perbedaan fiqih bukan berarti semua pendapat dianggap benar tanpa batas. Dalam perkara yang sudah jelas dan pasti dalam agama, seperti kewajiban shalat lima waktu, haramnya zina, atau kewajiban beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, tidak ada ruang untuk mengubah atau menolak hukum tersebut.
Sikap saling menghormati terutama berlaku pada masalah-masalah fiqih yang memang diperselisihkan oleh para ulama dan memiliki dasar ijtihad.
BACA JUGA: 10 Permasalahan Fiqih Thaharah yang Sering Kita Jumpai Setiap Hari, Apa Saja?
Perbedaan fiqih adalah bagian dari kekayaan khazanah keilmuan Islam. Selama perbedaan itu berada dalam ranah ijtihad dan didukung oleh dalil yang dapat dipertanggungjawabkan, umat Islam hendaknya saling menghormati dan tidak mudah menyalahkan satu sama lain.
Dengan menghargai perbedaan, kita dapat menjaga persatuan, menumbuhkan sikap rendah hati, dan meneladani akhlak para ulama terdahulu. Perbedaan fiqih seharusnya menjadi sarana untuk memperluas wawasan dan mempererat persaudaraan, bukan menjadi alasan untuk saling bermusuhan. []
Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

