Wudhu di Dalam Kamar Mandi, Bagaimana Cara Baca Doa Niatnya?

Yudi
By Yudi
5 Min Read
Foto: Islampos AI

WUDHU adalah syarat sah bagi seorang Muslim yang hendak melaksanakan shalat. Dalam kehidupan sehari-hari, banyak orang berwudhu di kamar mandi karena di sanalah tersedia kran dan tempat untuk bersuci. Namun muncul pertanyaan yang sering membuat sebagian orang ragu, apakah boleh berniat wudhu di dalam kamar mandi? Bagaimana cara membaca niatnya?

Jawabannya, berwudhu di dalam kamar mandi hukumnya boleh, dan niat wudhu tidak harus dilafalkan dengan suara keras. Bahkan, yang terpenting adalah niat di dalam hati.

BACA JUGA: Bolehkah Berwudhu di Kamar Mandi yang Terdapat Toilet?

Apa Itu Niat Wudhu?

Dalam Islam, niat adalah tekad di dalam hati untuk melakukan suatu ibadah karena Allah SWT. Rasulullah ﷺ bersabda: “Sesungguhnya setiap amal tergantung pada niatnya.”

Hadis ini menunjukkan bahwa niat merupakan amalan hati, bukan amalan lisan.

Karena itu, ketika seseorang membuka keran dan mulai berwudhu dengan tujuan menghilangkan hadas kecil agar bisa melaksanakan shalat, maka sebenarnya ia sudah berniat.

Apakah Harus Mengucapkan Niat?

Banyak orang terbiasa mengucapkan: “Nawaitul wudhu’a lirof’il hadatsil ashghari fardhan lillahi ta’ala.”

Lafaz ini dikenal luas di masyarakat. Namun, mayoritas ulama menjelaskan bahwa melafalkan niat bukanlah syarat sah wudhu. Yang diwajibkan adalah niat di dalam hati.

Jika ingin melafalkan niat sebelum masuk kamar mandi atau di tempat yang layak, hal itu boleh menurut sebagian ulama sebagai bentuk membantu menghadirkan niat. Akan tetapi, apabila tidak mengucapkannya sama sekali, wudhunya tetap sah selama niat telah ada di dalam hati.

Bagaimana Jika Wudhu Dilakukan di Dalam Kamar Mandi?

Karena kamar mandi adalah tempat buang hajat, sebagian ulama memakruhkan seseorang berdzikir atau menyebut nama Allah tanpa kebutuhan ketika berada di dalamnya.

Oleh sebab itu, jika berwudhu di kamar mandi, cara yang paling baik adalah:

  • Berniat di dalam hati ketika mulai berwudhu.
  • Tidak perlu melafalkan niat dengan suara keras.
  • Segera menyempurnakan wudhu sesuai tuntunan.

Dengan demikian, tidak ada keraguan mengenai sahnya wudhu.

Bagaimana dengan Basmalah?

Sebelum berwudhu, dianjurkan membaca “Bismillah.”

Jika kamar mandi yang digunakan menyatu dengan toilet, sebagian ulama menyarankan cukup membacanya secara pelan atau di dalam hati sebelum mulai berwudhu, demi menjaga adab terhadap nama Allah.

Jika tempat wudhunya terpisah dari toilet, maka membaca basmalah secara biasa tidak menjadi masalah.

https://s.shopee.co.id/2LW7k00t4k

Tata Cara Wudhu yang Benar

Setelah berniat dalam hati, lakukan wudhu sesuai urutannya:

  1. Membaca basmalah.
  2. Membasuh kedua telapak tangan.
  3. Berkumur.
  4. Memasukkan air ke hidung lalu mengeluarkannya.
  5. Membasuh wajah.
  6. Membasuh kedua tangan hingga siku.
  7. Mengusap sebagian atau seluruh kepala.
  8. Mengusap kedua telinga.
  9. Membasuh kedua kaki hingga mata kaki.
  10. Dilakukan secara tertib.

Setelah Keluar dari Kamar Mandi

Apabila telah selesai berwudhu dan keluar dari kamar mandi, disunnahkan membaca doa setelah wudhu:

“Asyhadu an laa ilaaha illallaahu wahdahu laa syariika lah, wa asyhadu anna Muhammadan ‘abduhu wa rasuuluh. Allahummaj’alnii minat tawwaabiin waj’alnii minal mutathahhiriin.”

Doa ini dibaca setelah berada di luar kamar mandi sebagai bentuk menjaga adab dalam menyebut nama Allah.

Jangan Terlalu Was-Was

Sebagian orang mengulang-ulang wudhu hanya karena merasa niatnya kurang sempurna. Padahal, selama seseorang memang bermaksud berwudhu untuk beribadah kepada Allah, maka niat tersebut sudah ada.

Islam adalah agama yang memudahkan, bukan mempersulit. Jangan sampai keraguan yang berlebihan membuat seseorang terjebak dalam was-was sehingga mengulang ibadah tanpa alasan yang dibenarkan.

BACA JUGA: Bagaimana Cara Wudhu Orang yang di Tangannya Ada Luka?

Berwudhu di dalam kamar mandi hukumnya boleh dan tidak mengurangi keabsahan wudhu. Niat tidak harus diucapkan dengan lisan, karena tempat niat adalah di dalam hati. Saat mulai membasuh anggota wudhu dengan tujuan menghilangkan hadas kecil demi melaksanakan ibadah, maka niat telah terpenuhi.

Jika ingin melafalkan niat, hal itu bukan kewajiban dan lebih baik dilakukan di luar kamar mandi apabila memungkinkan. Yang terpenting adalah mengikuti tata cara wudhu sesuai tuntunan Rasulullah ﷺ, menjaga adab, serta menghindari sikap berlebihan yang dapat menimbulkan was-was dalam beribadah. []

Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *