HUBUNGAN suami istri dalam Islam bukan sekadar pemenuhan kebutuhan biologis. Ia adalah ibadah yang bernilai pahala apabila dilakukan dengan cara yang halal dan sesuai dengan tuntunan syariat. Karena itu, bukan hanya perbuatan yang perlu dijaga, tetapi juga hati dan pikiran.
Lalu, bagaimana hukumnya jika seorang suami membayangkan perempuan lain saat berhubungan dengan istrinya?
Menjaga Hati Sebagaimana Menjaga Pandangan
Islam sangat menekankan pentingnya menjaga pandangan dan hati dari hal-hal yang diharamkan. Allah Subhanahu wa Ta’ala memerintahkan laki-laki beriman untuk menundukkan pandangan dan menjaga kemaluannya. Perintah ini menunjukkan bahwa kebersihan hati dan pikiran merupakan bagian dari ketakwaan.
BACA JUGA: Kenapa Banyak Suami yang Perutnya Buncit?
Jika seseorang sengaja memenuhi pikirannya dengan bayangan perempuan lain ketika sedang bersama istrinya, maka hal tersebut bertentangan dengan semangat menjaga kesucian hati.
Hubungan Suami Istri Seharusnya Dilandasi Cinta kepada Pasangan
Ketika suami dan istri berhubungan, yang seharusnya hadir dalam hati adalah rasa cinta, kasih sayang, dan penghargaan kepada pasangan yang halal baginya.
Membayangkan perempuan lain dapat mengurangi makna hubungan tersebut. Secara emosional, hal itu juga dapat mengikis kedekatan dengan pasangan, karena perhatian dan hasrat diarahkan kepada orang lain, meskipun hanya dalam khayalan.
Bagaimana Pandangan Ulama?
Para ulama menjelaskan bahwa seseorang hendaknya menjaga pikirannya dari khayalan yang haram. Sengaja membayangkan orang lain untuk membangkitkan syahwat merupakan perbuatan yang tidak terpuji dan dapat menjadi pintu menuju dosa apabila khayalan tersebut berkaitan dengan orang yang bukan mahram atau bukan pasangan yang sah.
Sebagian ulama menilai bahwa meskipun hal itu tidak membatalkan hubungan suami istri, perbuatan tersebut tetap harus dihindari karena bertentangan dengan adab dan tujuan pernikahan.
Dampak Buruk bagi Keharmonisan Rumah Tangga
Selain ditinjau dari sisi agama, kebiasaan membayangkan perempuan lain juga dapat berdampak negatif terhadap hubungan suami istri.
Di antaranya adalah:
- Menurunkan rasa syukur terhadap pasangan sendiri.
- Membuat suami terus membandingkan istrinya dengan perempuan lain.
- Mengurangi kedekatan emosional dalam rumah tangga.
- Mendorong munculnya keinginan untuk mencari kepuasan di luar pernikahan.
- Berpotensi menjadi awal perselingkuhan, baik secara emosional maupun dalam perbuatan.
Banyak keretakan rumah tangga bermula dari pikiran yang tidak dijaga, sebelum akhirnya berubah menjadi tindakan nyata.
Jika Bayangan Itu Muncul Tanpa Sengaja
Terkadang seseorang mengalami lintasan pikiran yang datang secara spontan tanpa disengaja. Dalam ajaran Islam, lintasan hati yang tidak dipilih dan tidak diikuti tidaklah dihukumi dosa.
Yang perlu dilakukan adalah segera mengalihkan pikiran tersebut dan tidak sengaja menikmatinya atau terus mengembangkannya.
Berbeda halnya jika seseorang dengan sengaja menghadirkan bayangan perempuan lain agar semakin bergairah. Inilah yang patut dihindari.
Cara Menjaga Hati Saat Bersama Pasangan
Beberapa hal yang dapat dilakukan antara lain:
- Menjaga pandangan dalam kehidupan sehari-hari agar hati tidak dipenuhi bayangan yang haram.
- Mengurangi konsumsi konten yang mengumbar aurat atau membangkitkan syahwat.
- Memperbanyak rasa syukur atas pasangan yang telah Allah halalkan.
- Membangun komunikasi dan keintiman yang baik dengan pasangan.
- Memohon kepada Allah agar diberi hati yang bersih dan dijauhkan dari godaan yang merusak rumah tangga.
BACA JUGA: Kenapa Ada Istri yang Izinkan Suaminya Poligami?
Suami hendaknya memusatkan perhatian, kasih sayang, dan hasrat kepada istrinya sendiri ketika berhubungan. Sengaja membayangkan perempuan lain bukanlah sikap yang sejalan dengan adab Islam dan dapat merusak kualitas hubungan suami istri, baik dari sisi spiritual maupun emosional.
Sebaliknya, menjaga pandangan, hati, dan pikiran akan membantu membangun rumah tangga yang lebih harmonis, saling mencintai, dan penuh keberkahan. Ketika suami dan istri saling menghargai serta mensyukuri pasangan yang Allah anugerahkan, hubungan mereka tidak hanya menjadi sumber kebahagiaan di dunia, tetapi juga bernilai ibadah di sisi Allah. []
Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

