PERNAH nggak sih, lagi enak-enak nyapu halaman, tiba-tiba ada makhluk panjang, gede, kulitnya kayak kulit bekas gosong kena wajan, jalan lenggak-lenggok di selokan? Yap, itu dia… biawak! Si hewan yang suka bikin emak-emak jerit “astaghfirullah!” lebih keras daripada pas dengar gosip artis cerai.
Padahal, kalau mau jujur, biawak ini sebenarnya punya jasa besar buat perumahan kita. Dia itu ibarat penjaga lingkungan—tanpa seragam, tanpa tilang, tapi patroli 24 jam di got, kali, sama pekarangan.
Biawak: Satpam yang Nggak Pernah Digaji
Kalau satpam komplek biasanya minta iuran bulanan, biawak mah enggak. Dia rela keliling gratis, asal ada stok makanan di sekitarnya. Dan jangan salah, makanan favorit biawak itu bukan Indomie rebus atau gorengan, tapi tikus, kodok, sama hewan-hewan kecil pengganggu rumah tangga.
BACA JUGA: Kenapa Dinosaurus Diciptakan jika Akhirnya Punah?
Bayangin kalau di satu kompleks nggak ada biawak. Tikus bakalan bikin orkestra malam-malam di atap rumah. Kodok bakal bikin konser dangdut di halaman. Serangga? Jangan ditanya, bisa bikin suasana kayak pasar malam. Jadi, secara nggak langsung, kehadiran biawak itu bikin perumahan kita lebih tenteram.
Sifatnya Kayak penjaga Beneran
Kalau diperhatiin, gaya hidup biawak itu mirip banget sama penjaga:
1- Patroli rutin – Mereka jalan keliling got, nyari siapa yang mencurigakan.
2- Berkelahi kalau perlu – Ketemu musuh, biawak bisa adu ekor kayak duel film action.
3- Suka bikin orang kaget – Sama lah kayak razia mendadak. Lagi enak-enak nongkrong, eh muncul biawak, bubar semua.
Kenapa Biawak Bikin Emak-emak Panik?
Sebenarnya, biawak jarang banget nyerang manusia. Tapi karena bentuknya gede, lidahnya menjulur-julur kayak habis makan permen karet menthol, ya wajar aja bikin orang salah sangka. Padahal, menurut ilmu perbiawakan, hewan ini lebih takut sama manusia daripada manusia takut sama dia.
Kalau ketemu manusia, biawak biasanya langsung kabur ke selokan sambil bikin suara “plung” yang khas banget. Mirip suara anak kecil dilempar ke kolam renang.
Kalau Biawak Bisa Ngomong…
Coba bayangin kalau biawak bisa ngomong, mungkin dia bakalan bilang:
“Eh manusia, jangan panik! Gue di sini cuma mau nangkep maling bernama tikus got! Bukannya ganggu elo kok. Gue penjaga gratisan, tau!”
Jadi, Apa Kita Harus Pelihara Biawak?
Eits, jangan salah paham. Biawak itu tetep hewan liar, bukan buat dipelihara di ruang tamu. Coba bayangin lagi makan bakso, terus biawak melipir ke meja—dijamin bakso langsung dingin. Cukup hargai mereka sebagai pahlawan lingkungan yang bekerja di balik layar.
BACA JUGA: Nama-nama Kucing Betina yang Bagus beserta Artinya
Kesimpulan: Hormati penjaga Perumahan Kita
Lain kali kalau ketemu biawak, jangan langsung teriak “ASTAGHFIRULLAH” sambil ngelempar sendal jepit. Ingat, dia itu satpam alami yang berjasa mengurangi tikus dan hewan-hewan nyebelin lain. Tanpa biawak, mungkin komplek kita udah kayak film horor “Tikus Berdarah 3”.
Jadi, yuk mulai sekarang kalau lihat biawak lagi lewat, kasih salam aja:
“Selamat bertugas, Pak penjaga Perumahan!”
Siapa tahu, di dunia biawak sana, dia langsung naik pangkat. []
Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

