Ini Ciri-ciri Pria yang Asyik Dijadikan Suami, Nomor 7 Sungguh Tak Terduga!

Yudi
By Yudi
5 Min Read
Foto: Umar Faqih | Islampos Media

PERNIKAHAN itu ibarat membeli paket kuota internet. Kadang kita berharap “unlimited tanpa syarat”, tapi kenyataannya baru dipakai tiga jam sudah “fair usage policy” alias lemot. Maka, memilih pasangan hidup perlu kecermatan ekstra, jangan hanya lihat casing luar. Kata pepatah, “Jangan tergoda tampang kinclong kalau isinya boncos.”

Nah, bagi para wanita yang masih dalam fase memilih, berikut ini daftar kocak tapi serius tentang ciri-ciri pria yang asyik dijadikan suami. Jangan khawatir, ini bukan sekadar candaan kosong, ada bumbu hikmah dari para ulama salaf agar tetap berisi.

1. Pria yang Rajin Shalat, Bukan Rajin Scroll TikTok

Kalau shalatnya bolong-bolong, tapi notifikasi TikTok tidak pernah terlewat, hati-hati! Nabi ﷺ bersabda bahwa shalat adalah tiang agama. Seorang suami yang menjaga shalatnya biasanya juga menjaga tanggung jawabnya.

Al-Fudhail bin ‘Iyadh, seorang ulama salaf, berkata: “Jika engkau ingin tahu nilai seseorang, lihatlah bagaimana ia menjaga shalatnya.” Nah, daripada lihat “feed”-nya, coba intip dulu jadwal shalatnya.

BACA JUGA: Tanpa Pacaran, Begini Cara Islam Menjanjikan Jodoh Terbaik

2. Punya Humor, Tapi Tidak Nyebelin

Rumah tangga tanpa tawa itu seperti mi instan tanpa bumbu: hambar! Tapi hati-hati, jangan salah pilih. Ada pria yang humorisnya kebangetan, setiap masalah dijawab dengan “ngakak dulu bro”, padahal dompet sudah sekarat.

Humor yang sehat bikin suasana adem. Ingat, Rasulullah ﷺ sendiri kadang bercanda, tapi tidak pernah berdusta. Jadi, kalau ada cowok yang katanya lucu tapi sering ngibul, mending ditolak halus.

3. Bisa Cari Nafkah, Walau Cuma Jualan Es Lilin

Tak semua orang langsung mapan. Ada yang mulai dari jualan cilok, ada yang jadi kurir paket, ada pula yang nekat dagang NFT padahal sudah basi. Intinya bukan soal kaya raya, tapi mau berusaha.

Imam Ahmad bin Hanbal pernah berkata: “Sungguh, mencari rezeki yang halal adalah bagian dari jihad.” Jadi kalau si dia gigih bekerja meski cuma narik gerobak, itu lebih keren daripada hanya pamer motor gede pinjaman.

4. Pandai Ngaji

Suara merdu sih bonus, tapi kalau cuma dipakai buat halow-halow doang ya percuma. Lebih baik punya suami yang bisa melantunkan Al-Qur’an walau nadanya kadang meleset, daripada yang sibuk bikin konten lipsync.

Ulama salaf Sufyan Ats-Tsauri pernah menasihati: “Bacalah Al-Qur’an, karena ia akan menambahkan kehormatan di dunia dan sinar di akhirat.” Nah, kalau suami bisa ngajarin anaknya ngaji, itu investasi yang tak ternilai.

5. Bisa Masak Mi Instan Tanpa Bikin Dapur Kebakaran

Nah, ini dia yang tak terduga! Jangan anggap remeh keahlian memasak mi instan. Suami yang bisa menyelamatkan istri dari lapar tengah malam adalah pahlawan sejati.

Banyak yang mengira memasak adalah tugas istri, padahal Rasulullah ﷺ di rumahnya pernah menambal sandal, memerah susu, bahkan membantu pekerjaan domestik. Kalau Nabi saja mau bantu, masa calon suami Anda cuma bisa rebahan sambil main Mobile Legends?

6. Tidak Baperan Saat Dikritik

Dalam rumah tangga, kritik itu seperti sambal. Pedas, tapi bikin gurih. Kalau ada masalah lalu si suami langsung ngambek seminggu, wah alamat repot.

Umar bin Khattab radhiyallahu ‘anhu terkenal tegas, tapi ketika dikritik rakyatnya, beliau mau mendengar. Nah, kalau pemimpin besar saja bisa nerima masukan, masa suami di rumah kalah mental?

7. Sayang Ibu, Tapi Tidak Manja

Hati-hati dengan pria yang super “anak mama”. Kalau setiap ambil keputusan harus konsultasi ke ibunya bahkan untuk beli odol, itu tanda bahaya.

Namun, suami yang baik justru menyeimbangkan: hormat pada ibu, tapi juga bisa jadi pemimpin rumah tangga. Ulama salaf pernah berkata: “Sebaik-baik kalian adalah yang paling baik pada keluarganya.” Jadi, ukurannya jelas: sayang ibu, tapi juga tanggung jawab pada istri.

BACA JUGA: Suami Minta yang Aneh-aneh ketika Jima, Ini Sikap Tegas yang Harus Diambil Istri

8. Mau Belajar dan Berproses

Tidak ada suami yang langsung paket komplit: romantis, religius, mapan, humoris, dan jago masak rendang. Yang ada adalah pria yang mau belajar dan berkembang.

Hasan Al-Bashri pernah berpesan: “Orang beriman itu selalu berusaha memperbaiki dirinya.” Nah, kalau ada cowok yang selalu bilang “aku memang begini adanya, terima atau tinggalkan”, hati-hati, itu bukan iman, tapi gengsi.

Penutup

Memilih suami bukan sekadar cari yang wajahnya mirip aktor drama Korea atau dompetnya setebal buku tabungan koperasi. Yang paling penting adalah agamanya, akhlaknya, dan kesediaannya untuk tumbuh bersama.

Kalau sudah punya ciri-ciri di atas, insyaAllah rumah tangga bukan hanya penuh tawa, tapi juga penuh berkah. Nomor 5 memang sederhana, tapi percayalah, suami yang bisa masak mi instan tanpa bikin dapur kebakaran itu keberkahan dunia akhirat!

Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *