Pas Tarawih Ngantuk Banget, Lanjut ataukah Tidur Dulu?

Umar Faqih
2 Min Read
Foto: Umar Faqih | Islampos

RASA ngantuk saat tarawih itu wajar.
Seharian puasa.
Tenaga terkuras.
Malamnya harus berdiri lama.

Pertanyaannya, lanjut atau tidur dulu?

Pertama, pahami dulu hakikat tarawih.
Tarawih adalah qiyam Ramadhan.
Ibadah sunnah yang sangat dianjurkan.
Nabi Muhammad ﷺ sangat menganjurkannya.

Beliau bersabda,
“Siapa yang menegakkan Ramadhan dengan iman dan berharap pahala, diampuni dosanya yang telah lalu.”
(HR. Muhammad ﷺ)

BACA JUGA:  Godaan No 3 Paling Berat di Ramadhan: Bahwa Tarawih di Masjid Terlalu Cepat

Artinya besar sekali keutamaannya.
Sayang kalau ditinggalkan tanpa alasan kuat.

Tapi begini.
Kalau ngantuknya ringan,
masih bisa berdiri,
masih sadar bacaan imam,
maka lanjutkan.

Lawan sedikit rasa malas itu.
Kadang yang berat itu bukan badan.
Tapi hati yang kurang semangat.

https://shopee.co.id/product/1343674864/26985381870?d_id=a86d2&gads_t_sig=VTJGc2RHVmtYMTlxTFVSVVRrdENkVHQ3ZkZSUTMrR3pBWmZZNzdrcnRBMGQ5Mk1KZHhtSGtnTWtzVThsYU9vOTdVVlFhT280cmNvdzh2QnpMZEx5c1l1M3ZXMDdmSGFJd0MxVXJWZGtBUWtUWVVyT25TOFQ4VlZSMkxleDlWb3M5V2NVQnJNdUhBSXBtRWlIOStjZCtaNGJHSUV0MjhPZmFHai9ObXorMUJ3PQ&mmp_pid=an_11336250108&uls_trackid=54jqe8lc01l6&utm_campaign=id_ApUFzIw6QD&utm_content=----&utm_medium=affiliates&utm_source=an_11336250108&utm_term=e8midw7ewvoy

Namun kalau ngantuknya berat,
mata sudah perih,
kepala sempoyongan,
bacaan imam tidak terdengar jelas,
bahkan hampir jatuh,

maka istirahatlah sebentar.

Ibadah butuh kesadaran.
Shalat bukan sekadar gerakan.
Ada kekhusyukan di dalamnya.

Dalam hadits disebutkan,
jika seseorang sangat mengantuk saat shalat,
hendaknya ia tidur dulu sampai hilang kantuknya.
Agar ia sadar apa yang ia baca.

Prinsipnya sederhana.
Kualitas lebih penting daripada sekadar hadir fisik.

Kalau di masjid terlalu berat,
boleh pulang dan lanjut di rumah.
Tarawih tidak wajib berjamaah di masjid.
Boleh sendiri.
Boleh bersama keluarga.

Jangan ekstrem.
Jangan juga cari-cari alasan.

Kalau setiap malam selalu “ngantuk berat”,
coba evaluasi.
Jam tidur berantakan?
Main HP sampai larut?
Habis buka langsung terlalu kenyang?

BACA JUGA:  Godaan No 2 Paling Berat di Ramadhan: Bahwa Tarawih Bisa Dilakukan Sendiri di Rumah

Kadang masalahnya bukan tarawih.
Tapi pola hidup kita sendiri.

Ramadhan cuma sebulan.
Tarawih cuma beberapa rakaat.
Jangan kalah oleh kantuk yang bisa diatur.

Jadi jawabannya begini.
Kalau masih mampu, lanjutkan.
Kalau benar-benar tak sanggup, istirahatlah sebentar.
Lalu bangkit lagi.

Jangan jadikan ngantuk sebagai alasan berhenti.
Jadikan ia ujian kecil untuk melatih kesungguhan. []

Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

TAGGED:
Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *