RAMADHAN 658 Hijriah. Debu Mesir belum turun ketika kabar itu menyebar: panglima besar Mongol gugur.
“Apakah benar dia tewas?” tanya seorang pedagang di Kairo.
“Ya. Di Ayn Jalut,” jawab prajurit yang baru kembali dari utara.
Nama itu adalah Kitbuqa — komandan Mongol yang memimpin ekspansi Hulagu ke Syam setelah jatuhnya Baghdad. Ia bukan prajurit biasa. Kitbuqa adalah tangan besi yang mengawal mesin perang Mongol saat kota demi kota runtuh tanpa ampun.
Namun pada 25 Ramadhan 658 H (1260 M), di medan Pertempuran Ain Jalut, jalannya sejarah berbelok.
“Bagaimana mungkin Mongol kalah?” tanya seorang ulama di Damaskus yang selamat dari invasi sebelumnya.
“Mereka disergap. Dipancing masuk lembah. Lalu dihantam balik,” jawab saksi perang.
Pasukan Mamluk di bawah komando Saif ad-Din Qutuz dan jenderalnya Baibars menggunakan taktik mundur pura-pura. Ketika kavaleri Mongol mengejar, barisan tersembunyi Mamluk menutup kepungan.
Pertempuran berlangsung sengit. Kitbuqa tetap bertahan di garis depan. Ia menolak mundur meski pasukannya terdesak. Sumber-sumber kronik mencatat, setelah tertangkap, ia tetap menantang lawannya dengan keberanian khas Mongol. Ia kemudian dieksekusi.
BACA JUGA: 17 Ramadhan 2 H: Malam dan Awal Badar
“Ini pertama kalinya mereka benar-benar dihentikan,” kata seorang sejarawan istana Mamluk bertahun-tahun kemudian.
Secara investigatif, kemenangan ini bukan sekadar duel militer. Hulagu menarik sebagian besar pasukan elitnya ke Persia akibat krisis suksesi di pusat Kekaisaran Mongol. Momentum geopolitik itu dimanfaatkan Mamluk.
Ramadhan di Ayn Jalut menandai retaknya mitos tak terkalahkan Mongol. Gugurnya Kitbuqa bukan hanya kematian seorang jenderal, tetapi simbol berhentinya gelombang invasi yang selama dekade sebelumnya menelan imperium demi imperium. []
Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

