PUASA bukan hanya menahan lapar dan haus.
Puasa adalah ibadah.
Ada aturan yang harus dijaga.
Ada batas yang tidak boleh dilanggar.
Kalau dilanggar, puasa bisa batal.
Karena itu, setiap Muslim perlu paham.
Agar tidak sia-sia dari Subuh sampai Maghrib.
Makan dan Minum dengan Sengaja
Ini yang paling jelas.
Makan dan minum dengan sengaja membatalkan puasa.
Sedikit atau banyak tetap membatalkan.
Allah berfirman dalam Al-Qur’an.
Makan dan minumlah sampai jelas bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar.
Lalu sempurnakan puasa sampai malam.
BACA JUGA: Haid Berhenti Sebelum Zuhur, Haruskah Qadha Shalat dan Puasa?
Kalau lupa lalu makan atau minum?
Itu tidak batal.
Selama benar-benar lupa.
Begitu ingat, segera berhenti.
Hubungan Suami Istri di Siang Hari
Ini termasuk pembatal yang berat.
Hubungan suami istri di siang Ramadhan membatalkan puasa.
Bahkan ada kafarat yang besar.
Puasa hari itu batal.
Wajib qadha.
Dan wajib membayar kafarat jika memenuhi syaratnya.
Jangan anggap ringan.
Ramadhan adalah bulan suci.
Muntah dengan Sengaja
Kalau muntah karena tidak sengaja, puasa tetap sah.
Tapi kalau sengaja dimuntahkan, puasanya batal.
Ini berdasarkan hadits Nabi ﷺ.
Yang tidak sengaja muntah, tidak wajib qadha.
Yang sengaja muntah, wajib qadha.
Karena itu jaga diri.
Jangan memancing muntah tanpa kebutuhan mendesak.
Keluar Mani dengan Sengaja
Jika mani keluar karena sengaja, seperti karena rangsangan atau perbuatan tertentu, maka puasa batal.
Karena itu termasuk pembatal.
Namun jika keluar karena mimpi.
Itu tidak membatalkan.
Karena terjadi di luar kendali.
Islam itu adil.
Yang dihitung adalah kesengajaan.
Haid dan Nifas
Bagi wanita, haid dan nifas membatalkan puasa.
Bukan dosa.
Tapi memang ketentuan syariat.
Puasa tidak sah dalam keadaan itu.
Wajib qadha di hari lain.
Ini sudah disepakati para ulama.
BACA JUGA: 5 Golongan Orang yang Tidak Bisa Puasa Ramadhan, Tapi Wajib Qadha
Murtad dari Islam
Keluar dari Islam membatalkan semua amal.
Termasuk puasa.
Karena syarat sah puasa adalah Islam.
Tanpa iman, ibadah tidak diterima.
Maka jaga hati.
Jaga keyakinan.
Puasa itu bukan sekadar menahan lapar.
Tapi latihan taat.
Latihan jujur.
Latihan takut kepada Allah.
Pelajari ilmunya.
Jaga puasanya.
Agar Ramadhanmu benar-benar bernilai di sisi-Nya. []
Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE


