Buka Puasa Makan Gorengan dan Minuman Es Manis, Gimana?

Umar Faqih
2 Min Read
Foto: Umar Faqih | Islampos

Berbuka puasa adalah momen yang paling ditunggu setelah seharian menahan lapar dan dahaga. Saat azan Maghrib berkumandang, banyak orang langsung membayangkan gorengan hangat dan minuman es manis yang segar. Rasanya nikmat. Menggoda. Seakan semua lelah langsung terbayar lunas.

Namun, apakah kebiasaan ini baik untuk tubuh?

Gorengan umumnya mengandung minyak berlebih. Proses menggoreng dalam suhu tinggi membuat makanan menyerap banyak lemak jenuh dan lemak trans. Saat perut kosong seharian, sistem pencernaan berada dalam kondisi sensitif. Makanan berminyak yang masuk secara tiba-tiba dapat memicu rasa begah, mual, bahkan nyeri lambung. Tidak sedikit orang yang akhirnya merasa tidak nyaman setelah berbuka.

BACA JUGA: 6 Makanan yang Harus Dihindari saat Berbuka Puasa agar Tak Terkena Stroke

Minuman es manis juga terlihat menyegarkan. Sensasi dinginnya memang cepat menghilangkan dahaga. Tetapi, gula sederhana dalam jumlah tinggi dapat menyebabkan lonjakan gula darah secara drastis. Tubuh yang sebelumnya kekurangan energi akan “kaget” menerima asupan gula berlebihan. Akibatnya, tubuh terasa lemas setelahnya, mengantuk, dan mudah lapar kembali.

Selain itu, kombinasi makanan berminyak dan minuman tinggi gula bisa memperberat kerja lambung serta pankreas. Jika kebiasaan ini dilakukan terus-menerus selama bulan puasa, risiko kenaikan berat badan dan gangguan metabolisme bisa meningkat.

https://s.shopee.co.id/14Qk9mkxt

Bukan berarti gorengan dan es manis harus dihindari sepenuhnya. Keduanya tetap boleh dinikmati, tetapi sebaiknya tidak dijadikan menu utama saat berbuka.

Tubuh memerlukan asupan yang ringan dan mudah dicerna terlebih dahulu. Air putih membantu mengembalikan cairan tubuh secara perlahan. Kurma dapat menjadi pilihan karena mengandung gula alami yang lebih ramah bagi tubuh serta serat yang membantu pencernaan. Setelah itu, barulah makanan utama dikonsumsi secara bertahap.

BACA JUGA: Berapa Jarak Perjalanan yang Membolehkan Buka Puasa?

Jika tetap ingin menikmati gorengan, batasi jumlahnya. Jangan berlebihan. Imbangi dengan buah dan sayur agar kebutuhan serat terpenuhi. Untuk minuman manis, kurangi kadar gula atau pilih pemanis alami secukupnya.

Puasa bukan hanya menahan lapar, tetapi juga melatih pola makan yang lebih sehat. Berbuka secara bijak membuat tubuh tetap bugar hingga akhir Ramadhan. Nikmat boleh, tetapi sehat tetap yang utama. []

Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *