SAHUR merupakan salah satu sunnah yang sangat dianjurkan dalam menjalankan puasa. Selain bernilai ibadah, sahur juga berfungsi sebagai sumber energi agar tubuh mampu beraktivitas sepanjang hari tanpa makan dan minum. Namun, sebagian orang memilih sahur hanya dengan minum air putih saja, misalnya tiga gelas air. Lalu, apakah sahur seperti ini cukup untuk menjalani puasa?
Berikut penjelasannya.
1. Air Putih Membantu Mencegah Dehidrasi
Minum tiga gelas air saat sahur memang dapat membantu tubuh menjaga keseimbangan cairan. Selama puasa, tubuh tidak mendapatkan asupan cairan selama lebih dari 12 jam, sehingga air sangat penting untuk mencegah dehidrasi.
Air juga membantu menjaga fungsi organ tubuh, melancarkan peredaran darah, serta menjaga suhu tubuh tetap stabil selama berpuasa.
BACA JUGA: Masih Makan Sahur Setelah Azan Shubuh, Bagaimana Hukumnya?
2. Tetap Mendapatkan Pahala Sahur
Meskipun hanya minum air putih, seseorang tetap dianggap melaksanakan sahur. Dalam ajaran Islam, sahur tidak harus berupa makanan berat. Minum air saja sudah termasuk sahur dan tetap mendapatkan keberkahan.
Hal ini menunjukkan bahwa sahur tidak perlu dipersulit, yang penting ada sesuatu yang dikonsumsi sebelum waktu imsak atau subuh.
3. Tubuh Tetap Bisa Bertahan Puasa
Pada dasarnya, tubuh manusia memiliki cadangan energi yang tersimpan dalam bentuk glikogen dan lemak. Cadangan inilah yang akan digunakan tubuh saat tidak ada asupan makanan.
Karena itu, meskipun sahur hanya dengan air, sebagian orang tetap mampu menjalani puasa dengan baik, terutama jika aktivitas fisiknya tidak terlalu berat.
4. Namun Energi Akan Lebih Cepat Habis
Kekurangan sahur dengan hanya minum air adalah tubuh tidak mendapatkan kalori atau nutrisi tambahan. Akibatnya, energi bisa lebih cepat menurun, terutama pada siang hingga sore hari.
Hal ini bisa menyebabkan tubuh terasa lemas, mudah mengantuk, dan kurang fokus dalam bekerja.
5. Rasa Lapar Biasanya Datang Lebih Cepat
Tanpa makanan saat sahur, perut akan lebih cepat terasa kosong. Biasanya rasa lapar sudah muncul sejak pagi atau menjelang siang.
Berbeda jika sahur dengan makanan yang mengandung karbohidrat, protein, dan serat, rasa kenyang bisa bertahan lebih lama.
6. Tidak Disarankan untuk Aktivitas Berat
Jika seseorang memiliki aktivitas fisik yang berat seperti bekerja di lapangan, berolahraga, atau pekerjaan yang membutuhkan banyak tenaga, sahur hanya dengan air tentu kurang ideal.
Tubuh membutuhkan energi dari makanan agar tetap kuat dan tidak mudah lelah.
7. Lebih Baik Ditambah Makanan Sederhana
Jika memungkinkan, sahur sebaiknya tidak hanya dengan air putih. Tambahkan makanan sederhana seperti kurma, telur rebus, pisang, atau sedikit nasi. Makanan tersebut dapat memberikan energi tambahan tanpa membuat perut terasa berat.
Dengan begitu, tubuh tetap mendapatkan cairan sekaligus nutrisi yang dibutuhkan untuk menjalani puasa dengan lebih nyaman.
BACA JUGA: Bikin Cepat Lapar, Ini Makanan yang Sebaiknya Tidak Dikonsumsi Saat Sahur
Sahur hanya dengan minum tiga gelas air memang tetap sah dan bisa membantu tubuh mencegah dehidrasi selama puasa. Namun, tanpa makanan, tubuh tidak mendapatkan energi tambahan sehingga rasa lapar dan lemas bisa datang lebih cepat.
Karena itu, jika memungkinkan, sebaiknya sahur tetap disertai makanan bergizi agar tubuh lebih kuat menjalani puasa hingga waktu berbuka.
Pada akhirnya, sahur bukan hanya sekadar mengisi perut, tetapi juga cara menjaga kesehatan dan kekuatan tubuh agar ibadah puasa dapat dijalani dengan lebih baik. []
Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

