Banyak yang Putus Silaturahmi karena Utang

Yudi
By Yudi
3 Min Read
Foto: Freepik

SILATURAHMI adalah salah satu nilai penting dalam kehidupan sosial, terlebih dalam ajaran Islam. Bahkan, menjaga hubungan baik antar keluarga dan sesama diyakini dapat memperpanjang umur dan melapangkan rezeki. Namun ironisnya, hubungan yang seharusnya dijaga ini justru sering retak, bahkan putus, hanya karena satu hal: utang.

Fenomena ini kerap muncul, terutama setelah momen seperti Idul Fitri, ketika keluarga besar berkumpul. Senyum yang tampak di luar, terkadang menyimpan luka lama akibat urusan pinjam-meminjam yang belum terselesaikan.

BACA JUGA: Dapat THR, Tapi Tidak Bayar Utang? Ini yang Perlu Dipahami

Ketika Utang Mengalahkan Persaudaraan

Awalnya mungkin sederhana. Seseorang meminjam uang karena kebutuhan mendesak—entah untuk usaha, biaya hidup, atau keperluan darurat. Pemberi pinjaman pun membantu dengan niat baik. Namun, masalah mulai muncul ketika:

  • Janji pembayaran tidak ditepati
  • Komunikasi mulai menghilang
  • Timbul rasa tidak enak, lalu berubah jadi menghindar

Dari sinilah hubungan mulai renggang. Yang dulu akrab, kini canggung. Yang dulu sering bertemu, kini saling menjauh.

Dampak Putusnya Silaturahmi karena Utang

1. Hilangnya Kepercayaan

Utang yang tidak dibayar bukan hanya soal uang, tapi soal amanah. Ketika amanah dilanggar, kepercayaan ikut hancur.

2. Konflik Berkepanjangan

Masalah utang seringkali tidak selesai dalam waktu singkat. Bahkan bisa berlarut-larut hingga bertahun-tahun dan memicu konflik keluarga.

3. Hubungan Keluarga Retak

Yang lebih menyedihkan, utang bisa memecah hubungan saudara, sahabat, bahkan orang tua dan anak.

4. Beban Psikologis

Baik pihak yang memberi maupun yang berutang sama-sama terbebani. Yang memberi merasa dizalimi, yang berutang merasa tertekan atau malu.

https://s.shopee.co.id/2Vlfst3K1Z

Penyebab Umum Terjadinya Masalah

Beberapa hal yang sering menjadi pemicu putusnya silaturahmi karena utang:

  • Tidak ada kejelasan waktu pengembalian
  • Menganggap utang sebagai hal sepele
  • Gaya hidup yang tidak sesuai kemampuan
  • Kurangnya komunikasi terbuka

Cara Mencegah Rusaknya Silaturahmi

Agar hubungan tetap terjaga meskipun ada urusan utang, berikut beberapa langkah bijak:

1. Niatkan dengan Tanggung Jawab

Jika berutang, tanamkan niat kuat untuk membayar. Jangan pernah menganggap remeh.

2. Buat Kesepakatan Jelas

Tentukan waktu pengembalian, bahkan jika perlu ditulis agar tidak terjadi kesalahpahaman.

3. Jaga Komunikasi

Jika belum mampu membayar, sampaikan dengan jujur. Diam dan menghindar justru memperburuk keadaan.

4. Jangan Memaksakan Memberi Utang

Bagi pemberi pinjaman, pastikan memberi sesuai kemampuan dan siap dengan segala risiko.

5. Dahulukan Silaturahmi

BACA JUGA: Hutang yang Dijamin oleh Allah

Uang bisa dicari, tapi hubungan yang rusak belum tentu bisa kembali seperti semula.

Putusnya silaturahmi karena utang adalah pelajaran pahit yang sering terjadi di tengah masyarakat. Padahal, dalam banyak hal, nilai hubungan jauh lebih berharga daripada nominal uang itu sendiri.

Jangan sampai utang yang bersifat sementara justru merusak hubungan yang seharusnya dijaga seumur hidup. Karena pada akhirnya, yang paling kita butuhkan bukan hanya materi, tetapi juga keluarga dan orang-orang yang tetap ada di sisi kita. []

Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *