SHALAT tasbih adalah salah satu shalat sunnah yang memiliki keutamaan besar karena di dalamnya terdapat bacaan tasbih yang diulang sebanyak 300 kali dalam 4 rakaat. Meski dikenal di kalangan umat Islam, ternyata masih banyak muslim yang belum memahami tata cara lengkapnya secara benar.
1. Apa Itu Shalat Tasbih?
Shalat tasbih adalah shalat sunnah yang dianjurkan untuk memperbanyak dzikir kepada Allah dengan membaca kalimat tasbih:
“Subhanallah walhamdulillah wa laa ilaaha illallah wallahu akbar”
Shalat ini disebut memiliki keutamaan besar dalam menghapus dosa, baik yang lama maupun yang baru, yang disengaja maupun tidak disengaja (dengan izin Allah).
BACA JUGA: Haid Lebih dari 15 Hari, Gimana Hukum Shalatnya? Apakah Harus Mandi Besar?
2. Waktu Pelaksanaan yang Jarang Diketahui
Banyak yang mengira shalat tasbih hanya dilakukan pada malam hari, padahal sebenarnya:
- Bisa dilakukan siang atau malam hari
- Boleh dikerjakan setiap hari, atau:
- Seminggu sekali
- Sebulan sekali
- Setahun sekali
- Bahkan seumur hidup sekali jika sulit rutin
Namun, sebagian ulama menganjurkan dilakukan di waktu malam karena lebih khusyuk.
3. Jumlah Rakaat dan Salam
Shalat tasbih terdiri dari 4 rakaat, dengan dua pilihan cara:
- 4 rakaat sekaligus dengan satu salam, atau
- 2 rakaat salam, lalu 2 rakaat salam
Keduanya diperbolehkan.
4. Tata Cara Lengkap Shalat Tasbih (Detail Jarang Diketahui)
Berikut urutan lengkapnya dalam setiap rakaat:
a. Niat
Niat dalam hati untuk melaksanakan shalat tasbih karena Allah.
b. Setelah Takbiratul Ihram dan Doa Iftitah
Setelah membaca Al-Fatihah dan surat pendek, baca tasbih sebanyak:
👉 15 kali
c. Ruku’
Setelah membaca doa ruku’, tambahkan tasbih:
👉 10 kali
d. I’tidal
Setelah bangkit dari ruku’:
👉 10 kali
e. Sujud Pertama
Setelah membaca doa sujud:
👉 10 kali
f. Duduk di Antara Dua Sujud
👉 10 kali
g. Sujud Kedua
👉 10 kali
h. Duduk Istirahat (sebelum berdiri ke rakaat berikutnya)
👉 10 kali
Total dalam 1 rakaat = 75 tasbih
Total 4 rakaat = 300 tasbih
5. Hal Penting yang Sering Terlewat
Beberapa hal yang jarang diketahui:
- Tasbih dibaca setelah bacaan wajib, bukan menggantikan bacaan shalat
- Jika lupa jumlah tasbih, ambil angka yang paling diyakini
- Boleh membaca tasbih dengan suara pelan (tidak perlu keras)
- Tidak harus membaca surat tertentu setelah Al-Fatihah
- Lebih baik dilakukan dalam kondisi tenang agar tidak terburu-buru
6. Perbedaan Pendapat Ulama
Perlu diketahui, shalat tasbih termasuk ibadah yang diperselisihkan di kalangan ulama:
- Sebagian ulama menganjurkan karena adanya hadits tentang keutamaannya
- Sebagian lain melemahkan haditsnya, sehingga tidak terlalu menekankan
Namun, banyak ulama tetap membolehkan mengamalkannya sebagai shalat sunnah.
7. Keutamaan Shalat Tasbih
Di antara keutamaannya:
- Memohon ampunan dosa yang sangat banyak
- Melatih kekhusyukan karena banyak dzikir
- Mendekatkan diri kepada Allah
- Menghidupkan sunnah yang jarang diamalkan
BACA JUGA: Mengapa Banyak Laki-Laki Muslim yang Selalu Kesiangan Shalat Subuh?
Shalat tasbih adalah ibadah sunnah yang kaya akan dzikir dan keutamaan. Meskipun tidak wajib, mengamalkan shalat tasbih bisa menjadi sarana untuk membersihkan diri dari dosa dan mendekatkan hati kepada Allah.
Yang terpenting bukan hanya mengetahui tata caranya, tetapi juga mengamalkannya dengan ikhlas dan khusyuk. Karena dalam Islam, amalan kecil yang dilakukan dengan istiqamah lebih dicintai daripada amalan besar yang jarang dilakukan.
Semoga kita termasuk hamba yang dimudahkan dalam beribadah dan senantiasa mengingat Allah dalam setiap keadaan. []
Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

