Yang Membuat Shalat Dhuha Tidak Diterima, Apa Saja?

Dini Koswarini
2 Min Read
Foto: Freepik

SHALAT Dhuha adalah salah satu ibadah sunnah yang sangat dianjurkan dalam Islam. Ia menjadi tanda syukur atas nikmat kesehatan dan kesempatan hidup yang Allah berikan setiap pagi. Namun, tidak semua amalan otomatis diterima. Ada beberapa hal yang bisa menjadi penghalang diterimanya Shalat Dhuha jika tidak diperhatikan dengan baik.

1. Tidak Ikhlas dalam Beribadah

Ikhlas adalah kunci utama diterimanya amal. Jika Shalat Dhuha dilakukan karena ingin dipuji atau dilihat orang lain (riya), maka pahala bisa gugur. Rasulullah ﷺ sangat mengkhawatirkan riya sebagai syirik kecil yang merusak amal.

2. Tidak Mengikuti Tuntunan Rasulullah ﷺ

Ibadah harus sesuai dengan contoh Nabi ﷺ. Jika seseorang mengerjakan Shalat Dhuha dengan tata cara yang tidak diajarkan, maka amalan tersebut bisa tertolak. Prinsipnya, ibadah tidak boleh dibuat-buat.

3. Meninggalkan Shalat Wajib

Ini yang sering diremehkan. Orang yang rajin Shalat Dhuha tapi lalai dalam shalat wajib, justru berada dalam kondisi berbahaya. Shalat wajib adalah prioritas utama, sedangkan sunnah adalah pelengkap.

https://s.shopee.co.id/6Kxvb6YE1V

4. Harta dan Makanan yang Haram

Apa yang kita konsumsi berpengaruh pada ibadah. Jika seseorang terbiasa dengan harta haram, maka doanya sulit dikabulkan, termasuk amal ibadahnya bisa tertolak. Dalam hadits disebutkan, makanan haram menjadi penghalang dikabulkannya doa.

5. Melakukan Dosa Tanpa Taubat

Dosa yang terus dilakukan tanpa penyesalan bisa mengeraskan hati dan menghalangi diterimanya amal. Ulama salaf menjelaskan bahwa maksiat adalah penghalang besar dalam kebaikan.

6. Tidak Khusyuk dan Lalai

Shalat yang dikerjakan dengan terburu-buru, pikiran ke mana-mana, tanpa menghadirkan hati, bisa mengurangi bahkan menghilangkan nilai ibadah tersebut. Khusyuk adalah ruh dari shalat.

BACA JUGA: Bolehkah Shalat Dhuha Berdekatan dengan Shalat Dzuhur?

7. Tidak Menjaga Waktu Pelaksanaan

Shalat Dhuha memiliki waktu khusus, yaitu setelah matahari naik hingga menjelang waktu Dzuhur. Jika dikerjakan di luar waktunya, maka tidak terhitung sebagai Shalat Dhuha.

Penutup

Shalat Dhuha adalah amalan ringan dengan pahala besar, namun tetap harus dijaga kualitasnya. Fokuslah pada keikhlasan, mengikuti sunnah, dan memperbaiki diri secara keseluruhan. Jangan sampai semangat dalam ibadah sunnah, tetapi lalai dalam hal-hal mendasar yang justru menentukan diterimanya amal. []

Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

TAGGED:
Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *