MENIKAH bukan hanya tentang siap menggelar acara, memiliki pekerjaan, atau mampu memberi nafkah. Menikah adalah tentang kesiapan menjadi pemimpin dalam rumah tangga. Karena itu, ada satu pertanyaan penting yang seharusnya direnungkan oleh setiap laki-laki sebelum menikah: bagaimana hubungan dirinya dengan Allah, terutama dalam menjaga shalat? Salah satu tanda yang sering dianggap sepele adalah kebiasaan selalu kesiangan shalat Subuh.
Subuh Adalah Ujian Tanggung Jawab
Shalat Subuh bukan sekadar rutinitas ibadah. Ia adalah ujian disiplin, kesungguhan, dan ketakwaan. Seorang laki-laki yang sulit bangun Subuh setiap hari perlu jujur bertanya kepada dirinya sendiri:
BACA JUGA: Mandi di Waktu Subuh: Dianjurkan atau Justru Berbahaya?
“Jika untuk memenuhi panggilan Allah saja masih sering lalai, apakah sudah siap memimpin keluarga?”
Karena setelah menikah, tanggung jawabnya bertambah:
- Menjadi imam bagi istri
- Mengingatkan keluarga dalam ibadah
- Menjadi teladan bagi anak-anak
Sulit membayangkan rumah tangga yang kuat jika pemimpinnya sendiri masih kalah oleh rasa malas setiap Subuh.
Jangan Hanya Siap Menikah Secara Dunia
Banyak laki-laki sibuk mempersiapkan:
- Mahar
- Rumah
- Pekerjaan
- Acara pernikahan
Namun lupa mempersiapkan kualitas ibadahnya. Padahal keberkahan rumah tangga tidak hanya datang dari materi, tetapi juga dari kedekatan kepada Allah.
Ada pasangan yang hidup sederhana tetapi tenang dan penuh keberkahan. Ada juga yang serba cukup namun sering dipenuhi pertengkaran. Salah satu pembeda terbesarnya adalah kualitas iman dan ibadah.
Kesiangan Subuh Bisa Menjadi Kebiasaan Berbahaya
Jika terus dibiarkan, kebiasaan meninggalkan atau menunda Subuh bisa membentuk karakter:
- Kurang disiplin
- Mudah menunda kewajiban
- Lemah dalam melawan hawa nafsu
Padahal seorang suami nantinya akan menghadapi banyak tanggung jawab yang membutuhkan kedisiplinan tinggi.
Istri Tidak Hanya Butuh Nafkah
Banyak perempuan sebenarnya tidak hanya mencari laki-laki yang mapan. Mereka juga ingin memiliki suami yang:
- Bertanggung jawab
- Bisa membimbing
- Menjaga ibadah
- Menenangkan hati keluarga
Karena itu, menjaga shalat adalah bagian dari persiapan menjadi suami yang baik.
Masih Bisa Berubah
Kabar baiknya, kebiasaan kesiangan bukan sesuatu yang tidak bisa diperbaiki. Banyak laki-laki berubah menjadi lebih disiplin ketika benar-benar serius memperbaiki diri.
Beberapa langkah sederhana:
- Tidur lebih awal
- Mengurangi begadang yang tidak perlu
- Memasang alarm dan langsung bangun
- Memiliki teman yang saling mengingatkan
- Berdoa agar dimudahkan menjaga shalat
Perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil yang konsisten.
Menikah Adalah Amanah
Pernikahan bukan hanya tentang status “sudah laku” atau memenuhi tuntutan usia. Menikah adalah amanah besar yang akan dipertanggungjawabkan.
BACA JUGA: Benarkah Harus Berhenti Makan Sahur 10 Menit Sebelum Subuh?
Seorang laki-laki yang sedang menuju pernikahan seharusnya tidak hanya mempersiapkan jas dan cincin, tetapi juga mempersiapkan dirinya menjadi hamba Allah yang lebih baik.
Laki-laki yang akan menikah tetapi masih sering kesiangan shalat Subuh perlu menjadikan hal itu sebagai bahan introspeksi, bukan untuk putus asa, tetapi untuk memperbaiki diri.
Karena rumah tangga yang baik tidak hanya dibangun dengan cinta dan materi, tetapi juga dengan ketakwaan. Dan salah satu tanda ketakwaan yang paling nyata adalah bagaimana seseorang menjaga shalatnya, bahkan ketika dunia masih tertidur lelap. []
Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

