Surat Apa Saja yang Dianjurkan Dibaca saat Shalat Dhuha?

Umar Faqih
5 Min Read
Foto: Freepik

SHALAT Dhuha adalah salah satu shalat sunnah yang memiliki banyak keutamaan. Rasulullah ﷺ sangat menganjurkan umatnya untuk menjaga amalan ini karena di dalamnya terdapat pahala sedekah bagi seluruh persendian tubuh, pembuka rezeki, serta bentuk syukur kepada Allah Ta’ala. Shalat ini dikerjakan pada waktu pagi setelah matahari naik hingga menjelang masuk waktu Zuhur.

Namun, banyak orang bertanya, surat apa saja yang dianjurkan dibaca saat shalat Dhuha? Apakah ada surat tertentu yang diwajibkan? Ataukah bebas membaca surat apa saja?

Tidak Ada Surat yang Wajib Khusus untuk Shalat Dhuha

Pada dasarnya, tidak ada surat tertentu yang diwajibkan dalam shalat Dhuha. Seorang muslim boleh membaca surat apa saja yang mudah baginya setelah membaca Al-Fatihah. Karena hukum membaca surat setelah Al-Fatihah dalam shalat sunnah adalah sunnah, bukan wajib.

Akan tetapi, para ulama menyebutkan beberapa surat yang dianjurkan dibaca karena memiliki kandungan makna yang sangat sesuai dengan waktu Dhuha dan penghambaan kepada Allah.

Surat Asy-Syams dan Ad-Dhuha

Sebagian ulama menganjurkan membaca surat Asy-Syams pada rakaat pertama dan surat Ad-Dhuha pada rakaat kedua.

BACA JUGA: Shalat Dhuha, tapi Tidak Shalat Shubuh, Gimana Urusannya?

1. Surat Asy-Syams

Al-Qur’an surat Asy-Syams berisi tentang pentingnya penyucian jiwa, ketakwaan, dan keberuntungan bagi orang yang membersihkan hatinya dari dosa. Surat ini sangat cocok dibaca pada waktu pagi ketika seorang muslim memulai harinya dengan ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah.

Allah Ta’ala berfirman:

“Sungguh beruntung orang yang menyucikan jiwanya.”

Makna ini mengajarkan bahwa shalat Dhuha bukan hanya sekadar mencari kelapangan rezeki, tetapi juga sarana membersihkan hati dan memperbaiki diri.

https://s.shopee.co.id/6fbi7nDfPz

2. Surat Ad-Dhuha

Nama surat ini sendiri berkaitan langsung dengan waktu Dhuha. Dalam surat ini Allah bersumpah dengan waktu Dhuha sebagai tanda kemuliaannya.

Allah Ta’ala berfirman:

“Demi waktu dhuha.”

Surat Ad-Dhuha memiliki kandungan yang menenangkan hati. Di dalamnya terdapat penghiburan Allah kepada Nabi Muhammad ﷺ bahwa Allah tidak meninggalkan hamba-Nya. Surat ini juga mengingatkan tentang nikmat Allah, pentingnya bersyukur, membantu orang lain, dan tidak berputus asa dari rahmat-Nya.

Karena itu, membaca surat Ad-Dhuha saat shalat Dhuha terasa sangat selaras dengan suasana pagi yang penuh harapan dan optimisme.

Bolehkah Membaca Surat Pendek Lainnya?

Tentu saja boleh. Jika seseorang belum hafal surat Asy-Syams atau Ad-Dhuha, maka ia boleh membaca surat pendek lainnya seperti:

Surat Al-Ikhlas
Surat Al-‘Ashr
Surat Al-Kafirun
Surat An-Nas
Surat Al-Falaq

Tsiqah, Hukum Shalat Menggunakan Pakaian Bergambar, Shalat Dhuha
Foto: Islampos

Bahkan jika hanya mampu membaca beberapa ayat pendek, maka itu pun sah. Islam adalah agama yang memudahkan, bukan memberatkan.

Yang paling penting dalam shalat Dhuha adalah kekhusyukan, keikhlasan, dan usaha mendekatkan diri kepada Allah Ta’ala.

Apakah Ada Hadits Khusus Tentang Surat Dhuha?

Sebagian riwayat menyebutkan anjuran membaca surat tertentu dalam shalat Dhuha. Namun banyak ulama menjelaskan bahwa riwayat-riwayat tersebut tidak semuanya memiliki derajat yang kuat. Karena itu, para ulama lebih berhati-hati dengan mengatakan bahwa membaca surat tertentu hukumnya sebatas anjuran dan bukan ketentuan baku.

Maka seseorang tidak perlu merasa shalat Dhuha-nya kurang sempurna hanya karena tidak membaca surat tertentu.

BACA JUGA:  Adakah Batasan Waktu Shalat Dhuha?

Yang Terpenting Adalah Konsisten

Banyak orang terlalu sibuk memikirkan surat apa yang harus dibaca, tetapi lupa menjaga konsistensi shalat Dhuha itu sendiri. Padahal amalan yang paling dicintai Allah adalah amalan yang rutin walaupun sedikit.

Muhammad Rasulullah ﷺ bersabda:

“Amalan yang paling dicintai Allah adalah amalan yang terus-menerus walaupun sedikit.”

Karena itu, lebih baik rutin melaksanakan shalat Dhuha dua rakaat setiap pagi daripada hanya sesekali namun jarang dilakukan.

Penutup

Shalat Dhuha adalah ibadah sunnah yang penuh keberkahan. Tidak ada surat wajib khusus yang harus dibaca dalam shalat ini. Namun para ulama menganjurkan membaca surat Asy-Syams dan Ad-Dhuha karena kandungannya sangat sesuai dengan makna waktu pagi dan penghambaan kepada Allah.

Meski demikian, seorang muslim tetap boleh membaca surat apa saja yang ia hafal dan mudah baginya. Yang paling utama adalah menjaga keikhlasan, kekhusyukan, dan konsistensi dalam menjalankan shalat Dhuha setiap hari. \

Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *