DIABETES merupakan salah satu penyakit yang jumlah penderitanya terus meningkat dari tahun ke tahun. Gaya hidup yang kurang sehat, pola makan tinggi gula, kurang bergerak, hingga faktor keturunan menjadi penyebab utama seseorang berisiko mengalami penyakit ini. Namun, kabar baiknya, tubuh sering memberikan tanda-tanda apabila metabolisme masih bekerja dengan baik sehingga risiko diabetes relatif lebih rendah.
Perlu dipahami bahwa tidak ada tanda fisik yang dapat menjamin seseorang benar-benar bebas dari diabetes. Satu-satunya cara memastikan adalah melalui pemeriksaan kadar gula darah. Meski demikian, beberapa ciri berikut menunjukkan bahwa tubuh cenderung berada dalam kondisi yang sehat dan, insyaAllah, memiliki risiko diabetes yang lebih rendah apabila tetap dijaga dengan baik.
1. Berat Badan Ideal
Seseorang yang memiliki berat badan ideal sesuai tinggi badan umumnya memiliki risiko diabetes tipe 2 yang lebih rendah dibandingkan mereka yang mengalami obesitas.
Lemak berlebih, terutama di area perut, dapat menyebabkan resistensi insulin. Akibatnya, tubuh menjadi sulit mengendalikan kadar gula darah. Sebaliknya, menjaga berat badan tetap ideal membantu insulin bekerja lebih efektif.
Namun, bukan berarti orang yang kurus pasti aman dari diabetes. Tetap diperlukan pola hidup sehat dan pemeriksaan kesehatan secara berkala.
BACA JUGA: Apakah Jin Juga Sakit-sakitan (Seperti Diabetes, Stroke, dan Lainnya) Layaknya Manusia?
2. Lingkar Perut Tidak Berlebihan
Lemak yang menumpuk di sekitar perut merupakan salah satu faktor risiko terbesar diabetes tipe 2.
Semakin besar lingkar perut, semakin tinggi kemungkinan seseorang mengalami resistensi insulin. Sebaliknya, perut yang tidak buncit menandakan penumpukan lemak visceral lebih sedikit sehingga metabolisme tubuh cenderung lebih baik.
Karena itu, menjaga lingkar perut tetap ideal sama pentingnya dengan menjaga berat badan.
3. Tidak Mudah Haus Berlebihan
Salah satu gejala khas diabetes adalah rasa haus yang terus-menerus meskipun sudah cukup minum.
Apabila seseorang menjalani aktivitas normal dan tidak mengalami rasa haus yang berlebihan, hal ini menunjukkan tubuh masih mampu mengatur keseimbangan cairan dengan baik.
Meski demikian, rasa haus juga dipengaruhi cuaca, aktivitas fisik, maupun kondisi kesehatan lainnya.
4. Frekuensi Buang Air Kecil Normal
Orang yang mengalami diabetes sering kali lebih sering buang air kecil, terutama pada malam hari.
Hal ini terjadi karena ginjal berusaha membuang kelebihan gula melalui urine.
Jika frekuensi buang air kecil masih dalam batas normal dan tidak disertai keluhan lain, hal tersebut dapat menjadi salah satu tanda metabolisme tubuh berjalan dengan baik.
5. Energi Tubuh Stabil
Tubuh yang sehat biasanya memiliki energi yang cukup untuk menjalani aktivitas sehari-hari tanpa mudah merasa lelah.
Pada penderita diabetes, sel-sel tubuh kesulitan menggunakan glukosa sebagai sumber energi sehingga tubuh mudah lemas.
Apabila Anda tetap bertenaga sepanjang hari dengan pola tidur yang cukup, kemungkinan fungsi metabolisme tubuh masih bekerja secara optimal.
6. Luka Cepat Sembuh
Kemampuan tubuh memperbaiki jaringan merupakan salah satu indikator kesehatan.
Pada penderita diabetes yang tidak terkontrol, luka kecil sekalipun sering kali membutuhkan waktu lama untuk sembuh karena gangguan aliran darah dan fungsi saraf.
Sebaliknya, luka ringan yang cepat mengering dan sembuh menunjukkan proses penyembuhan tubuh masih berjalan dengan baik.

7. Penglihatan Tetap Jelas
Kadar gula darah yang tinggi dapat memengaruhi lensa mata sehingga menyebabkan penglihatan menjadi kabur.
Jika penglihatan tetap stabil dan tidak tiba-tiba kabur tanpa sebab yang jelas, hal ini menjadi salah satu pertanda kadar gula darah kemungkinan masih dalam batas normal.
Namun, gangguan penglihatan juga dapat disebabkan oleh faktor usia maupun penyakit mata lainnya.
8. Jarang Mengalami Infeksi
Diabetes yang tidak terkontrol dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh.
Akibatnya, penderita lebih mudah mengalami infeksi kulit, infeksi saluran kemih, atau infeksi jamur yang berulang.
Sebaliknya, tubuh yang jarang mengalami infeksi menunjukkan daya tahan tubuh bekerja dengan cukup baik.
9. Tekanan Darah dan Kolesterol Terkendali
Diabetes sering berjalan beriringan dengan hipertensi dan kolesterol tinggi.
Seseorang yang rutin menjaga tekanan darah, kadar kolesterol, dan pola makan sehat biasanya juga memiliki risiko diabetes yang lebih rendah.
Karena itu, menjaga kesehatan tidak cukup hanya memperhatikan gula darah saja, tetapi juga seluruh faktor risiko penyakit metabolik.
BACA JUGA: Mungkinkah Sembuh dari Diabetes? Ini Penjelasannya
Cara Terbaik Tetap Aman dari Diabetes
Meskipun memiliki berbagai ciri di atas, bukan berarti seseorang pasti terbebas dari diabetes. Faktor usia, keturunan, dan perubahan gaya hidup tetap dapat meningkatkan risiko kapan saja.
Oleh sebab itu, lakukan beberapa kebiasaan berikut:
Perbanyak konsumsi sayur, buah, dan makanan berserat.
Batasi minuman manis dan makanan ultra-proses.
Rutin berolahraga minimal 150 menit setiap minggu.
Tidur yang cukup setiap malam.
Kelola stres dengan baik.
Lakukan pemeriksaan gula darah secara berkala, terutama jika memiliki riwayat diabetes dalam keluarga.
Sahabat Islampos Media, esehatan adalah amanah yang harus dijaga. Mencegah selalu lebih baik daripada mengobati. Dengan menerapkan pola hidup sehat sejak dini, menjaga berat badan ideal, aktif bergerak, serta rutin memeriksa kesehatan, seseorang memiliki peluang lebih besar untuk terhindar dari diabetes. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kesehatan dan keberkahan kepada kita semua, sehingga kita dapat terus beribadah dan menjalankan aktivitas dengan tubuh yang kuat dan penuh rasa syukur. []
Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE


