Suami Suruh Istri Berpakaian Tertutup, Tapi Suka Nonton Video Perempuan Seksi

Yudi
By Yudi
5 Min Read
Foto: Freepik

TIDAK sedikit istri yang merasa bingung ketika suaminya menuntut agar ia berpakaian syar’i, menjaga aurat, dan tidak mengunggah foto yang menarik perhatian laki-laki lain. Namun, di sisi lain, sang suami justru gemar melihat video perempuan berpakaian minim atau konten yang mengumbar aurat di media sosial.

Kondisi seperti ini sering menimbulkan pertanyaan: apakah sikap tersebut termasuk adil? Bagaimana Islam memandang perilaku seorang suami yang menginginkan kebaikan bagi istrinya, tetapi tidak menjaga pandangannya sendiri?

Menutup Aurat Adalah Kewajiban

Dalam Islam, menutup aurat merupakan kewajiban bagi setiap muslimah yang telah baligh. Seorang suami yang mengingatkan istrinya untuk berpakaian sopan dan sesuai syariat pada dasarnya sedang menjalankan tanggung jawabnya sebagai pemimpin keluarga.

BACA JUGA: Suami, Kenapa Tak Mau Bantu Pekerjaan Istrimu di Rumah?

Allah SWT berfirman:

“Wahai orang-orang yang beriman! Peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka…” (QS. At-Tahrim: 6)

Ayat ini menunjukkan bahwa seorang suami memiliki kewajiban membimbing keluarganya menuju ketaatan kepada Allah.

Suami Juga Wajib Menjaga Pandangan

Namun, kewajiban dalam Islam tidak hanya ditujukan kepada perempuan. Laki-laki pun diperintahkan untuk menjaga pandangan dan memelihara kesucian diri.

Allah SWT berfirman:

“Katakanlah kepada laki-laki yang beriman agar mereka menahan pandangannya dan menjaga kemaluannya. Yang demikian itu lebih suci bagi mereka…” (QS. An-Nur: 30)

Ayat ini turun lebih dahulu sebelum perintah kepada perempuan untuk menjaga aurat. Hal ini menunjukkan bahwa Islam membebankan tanggung jawab kepada kedua belah pihak, baik laki-laki maupun perempuan.

Karena itu, seorang suami tidak cukup hanya meminta istrinya berpakaian tertutup, tetapi ia juga harus berusaha menjaga matanya dari hal-hal yang diharamkan.

Menonton Konten yang Mengumbar Aurat Bukan Perbuatan Ringan

Media sosial saat ini dipenuhi berbagai konten yang menampilkan perempuan dengan pakaian minim atau penampilan yang mengundang syahwat. Jika seseorang sengaja mencari, menikmati, atau terus-menerus menonton konten semacam itu, maka hal tersebut bertentangan dengan perintah untuk menjaga pandangan.

Meskipun tidak semua tontonan otomatis termasuk perbuatan yang sama tingkatannya, kebiasaan menikmati konten yang mengumbar aurat dapat melemahkan hati, menumbuhkan syahwat yang tidak semestinya, dan mengurangi rasa syukur terhadap pasangan sendiri.

Islam mengajarkan agar seorang muslim menjauhi segala hal yang dapat menjadi pintu menuju kemaksiatan.

https://s.shopee.co.id/2qO1Kc8z1F?lp=aff

Jangan Menggunakan Standar Ganda

Sikap yang mengharuskan istri menjaga aurat, tetapi tidak mau menjaga pandangan sendiri, merupakan bentuk standar ganda yang dapat melukai perasaan pasangan.

Suami tentu berhak berharap istrinya menjaga kehormatan dirinya. Namun, istri juga berhak mendapatkan suami yang berusaha menjaga pandangan, menjaga kesetiaan hati, dan menghormati perasaan istrinya.

Rumah tangga yang harmonis dibangun di atas keteladanan. Nasihat akan lebih mudah diterima apabila disertai dengan contoh yang baik.

Dampak bagi Kehidupan Rumah Tangga

Kebiasaan melihat konten perempuan yang mengumbar aurat dapat membawa berbagai dampak negatif, antara lain:

  • Menurunkan kualitas kepercayaan antara suami dan istri.
  • Membuat istri merasa tidak dihargai atau dibanding-bandingkan.
  • Mengurangi kekhusyukan dalam ibadah karena hati dipenuhi hal-hal yang tidak bermanfaat.
  • Menumbuhkan kebiasaan yang sulit dihentikan apabila terus dipelihara.
  • Mengganggu keharmonisan hubungan suami istri.

Karena itu, menjaga pandangan bukan hanya perintah agama, tetapi juga cara menjaga keutuhan rumah tangga.

Saling Mengingatkan dengan Cara yang Baik

Apabila istri mengetahui suaminya memiliki kebiasaan tersebut, hendaknya ia menyampaikan nasihat dengan lemah lembut, memilih waktu yang tepat, dan menghindari kata-kata yang menyudutkan.

Sebaliknya, suami hendaknya menerima nasihat dengan lapang dada. Tidak ada manusia yang luput dari kesalahan. Yang terpenting adalah adanya keinginan untuk memperbaiki diri dan saling membantu dalam ketaatan kepada Allah SWT.

BACA JUGA: Benarkah Suami yang Tundukkan Pandangan di Luar, Lebih Bernafsu kepada Istri?

Keinginan suami agar istrinya berpakaian tertutup adalah hal yang baik dan sejalan dengan ajaran Islam. Namun, kebaikan itu harus diiringi dengan usaha memperbaiki diri sendiri, termasuk menjaga pandangan dari konten yang mengumbar aurat di media sosial.

Islam tidak mengajarkan standar ganda. Laki-laki dan perempuan sama-sama memiliki kewajiban untuk menjaga kehormatan diri sesuai tuntunan syariat. Ketika suami dan istri sama-sama berusaha menundukkan pandangan, menjaga aurat, dan saling menasihati dengan kasih sayang, insya Allah rumah tangga akan lebih tenang, penuh keberkahan, dan diridhai oleh Allah SWT. []

Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *