MASBUK adalah makmum yang terlambat mengikuti shalat berjamaah sehingga tidak mendapatkan seluruh rakaat bersama imam. Dalam kondisi ini, makmum wajib menyempurnakan rakaat yang tertinggal setelah imam mengucapkan salam.
Misalnya, seseorang datang ketika imam sudah berada pada rakaat ketiga. Setelah imam selesai shalat dan salam, makmum tersebut harus berdiri untuk menyempurnakan rakaat yang belum ia kerjakan. Hal ini merupakan bagian dari tata cara shalat berjamaah yang telah diajarkan dalam syariat.
Namun, dalam praktiknya tidak sedikit orang yang lupa. Ada yang ikut salam bersama imam, kemudian langsung berdzikir atau bahkan meninggalkan masjid tanpa menyadari bahwa ia masih memiliki rakaat yang harus disempurnakan.
BACA JUGA: Apakah Ruku; dalam Shalat Fardhu Menjadi Patokan dalam Masbuk Shalat?
Apa yang Harus Dilakukan Jika Terlanjur Lupa?
Jika seorang masbuk lupa menambah rakaat setelah imam salam, maka yang pertama perlu dilihat adalah kapan ia baru mengingatnya.
Apabila baru teringat beberapa saat setelah salam dan belum melakukan hal-hal yang membatalkan shalat, maka ia dapat segera berdiri untuk menyempurnakan rakaat yang kurang. Setelah itu, ia menyelesaikan shalat sebagaimana biasa. Dalam kondisi seperti ini, banyak ulama juga menganjurkan melakukan sujud sahwi sebelum atau sesudah salam sesuai pendapat fikih yang diikuti, karena kelupaan termasuk sebab disyariatkannya sujud sahwi.
Kelupaan merupakan hal yang manusiawi. Rasulullah ﷺ sendiri mengajarkan adanya sujud sahwi sebagai bentuk rahmat bagi umat ketika terjadi lupa dalam shalat.
Bagaimana Jika Sudah Lama Berlalu?
Keadaan menjadi berbeda apabila seseorang baru mengingat setelah waktu yang cukup lama. Misalnya, ia sudah keluar dari masjid, berbicara panjang, atau melakukan aktivitas lain yang menunjukkan bahwa shalatnya telah terputus.
Dalam kondisi seperti ini, mayoritas ulama berpendapat bahwa shalat tersebut tidak bisa lagi dilanjutkan. Ia harus mengulang shalatnya dari awal karena masih ada rakaat yang belum dikerjakan. Rakaat yang tertinggal merupakan bagian dari rukun shalat yang tidak boleh ditinggalkan.
Oleh karena itu, setiap makmum masbuk hendaknya benar-benar memperhatikan jumlah rakaat yang harus disempurnakan agar tidak terjadi kekurangan dalam shalatnya.
Pentingnya Memahami Jumlah Rakaat yang Tertinggal
Salah satu penyebab seseorang lupa adalah karena tidak menghitung dengan baik rakaat yang telah ia ikuti bersama imam. Padahal, mengetahui jumlah rakaat yang tertinggal merupakan tanggung jawab makmum masbuk.
Sebagai contoh, jika seseorang mendapatkan imam pada rakaat terakhir shalat Isya, berarti ia hanya memperoleh satu rakaat bersama imam dan masih memiliki tiga rakaat yang harus disempurnakan setelah imam salam.
Dengan memahami hal ini sejak awal, kemungkinan lupa akan jauh lebih kecil.
BACA JUGA: Makmum Masbuk Harus Langsung Ikuti Gerakan Imam atau Tunggu Rakaat Berikutnya?
Cara Menghindari Kesalahan Masbuk
Ada beberapa cara sederhana agar tidak lupa menambah rakaat setelah imam salam.
Pertama, niatkan sejak awal bahwa Anda adalah makmum masbuk sehingga tetap fokus hingga shalat selesai.
Kedua, hitung dengan baik rakaat yang berhasil didapat bersama imam. Hal ini akan memudahkan ketika harus menyempurnakan shalat.
Ketiga, jangan terburu-buru mengikuti salam imam. Ingat kembali apakah seluruh rakaat sudah lengkap atau masih ada yang harus ditambah.
Keempat, apabila masih bingung, jangan ragu bertanya kepada imam atau orang yang lebih memahami fikih shalat agar tidak terus mengulang kesalahan yang sama.
Lupa menambah rakaat setelah imam salam memang dapat terjadi pada siapa saja. Jika baru teringat dalam waktu singkat dan shalat belum terputus, rakaat yang kurang dapat segera disempurnakan, kemudian diselesaikan sesuai tuntunan syariat. Namun, jika jedanya sudah lama hingga shalat dianggap terputus, maka shalat tersebut perlu diulang dari awal karena masih ada rukun yang belum terpenuhi.
Karena itu, setiap muslim yang menjadi makmum masbuk hendaknya memahami tata cara menyempurnakan shalat dengan benar. Ketelitian dalam menghitung rakaat dan menjaga kekhusyukan akan membantu menghindari kelalaian. Semoga Allah SWT menerima setiap shalat yang kita kerjakan dan memberikan kemudahan untuk selalu beribadah sesuai tuntunan Rasulullah ﷺ.[]
Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

