Bolehkah Membaca Al-Qur’an Sambil Tiduran?

M Hasbi Maulana
4 Min Read
Foto: Umar Faqih | Islampos

Membaca Al-Qur’an adalah salah satu ibadah yang sangat dianjurkan dalam Islam. Namun, masih banyak yang bertanya tentang adab ketika membacanya. Salah satunya adalah, bolehkah membaca Al-Qur’an sambil tiduran?

Pertanyaan ini cukup dekat dengan kehidupan sehari-hari. Misalnya, seseorang ingin membaca Al-Qur’an sebelum tidur. Ia sudah berada di tempat tidur dan merasa lebih nyaman membacanya sambil berbaring.

Lalu, apakah posisi tersebut diperbolehkan?

Membaca Al-Qur’an Sambil Berbaring

Pada dasarnya, membaca Al-Qur’an sambil berbaring diperbolehkan. Posisi tubuh bukan syarat sah untuk membaca Al-Qur’an.

Allah SWT berfirman dalam QS. Ali ‘Imran ayat 191:

“(Yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri, duduk atau dalam keadaan berbaring.”

Ayat tersebut menunjukkan bahwa mengingat Allah dapat dilakukan dalam berbagai keadaan. Para ulama juga menggunakan ayat ini sebagai salah satu dasar bahwa membaca Al-Qur’an sambil berbaring diperbolehkan.

Imam An-Nawawi menjelaskan bahwa seseorang boleh membaca Al-Qur’an dalam keadaan berdiri, berbaring, di atas tempat tidur, atau dalam keadaan lainnya. Ia tetap mendapatkan pahala dari bacaannya.

BACA JUGA: Sudah Umur 40 Tahun Tapi Belum Bisa Baca Al-Quran, Haruskah Malu?

Ada Contoh dari Rasulullah

Kebolehan ini juga memiliki dasar dari hadis Nabi Muhammad SAW.

Aisyah RA pernah menceritakan bahwa Rasulullah SAW bersandar di pangkuannya ketika Aisyah sedang haid, kemudian beliau membaca Al-Qur’an. Hadis tersebut diriwayatkan dalam Shahih Bukhari dan Shahih Muslim.

Hadis ini menunjukkan bahwa membaca Al-Qur’an tidak harus selalu dilakukan dalam posisi duduk tegak.

Dengan demikian, seseorang yang sedang berbaring tetap boleh membaca Al-Qur’an. Termasuk ketika sedang beristirahat di tempat tidur.

Bagaimana dengan Adabnya?

Walaupun diperbolehkan, bukan berarti adab membaca Al-Qur’an boleh diabaikan.

Al-Qur’an adalah kalam Allah. Karena itu, kita dianjurkan membacanya dengan penuh penghormatan.

https://s.shopee.co.id/6VLcDgGXfL

Jika tubuh sedang sehat dan tidak ada keperluan tertentu, posisi duduk dengan tenang tentu lebih baik. Pikiran juga biasanya lebih mudah berkonsentrasi.

Namun, apabila seseorang sedang lelah, sakit, atau hanya ingin membaca beberapa ayat sebelum tidur, membaca sambil berbaring tetap diperbolehkan.

Yang penting adalah tetap menjaga kesopanan dan tidak menjadikan Al-Qur’an sebagai sesuatu yang diremehkan.

Bagaimana Jika Membaca dari HP?

Di zaman sekarang, banyak orang membaca Al-Qur’an melalui telepon genggam.

Membaca melalui HP sambil berbaring pada dasarnya juga diperbolehkan. Terlebih jika hal tersebut membuat seseorang lebih mudah menjaga rutinitas membaca Al-Qur’an.

Namun, tetap perhatikan adabnya.

shalat tahajjud, tahajjud, shalat malam, Baca Al-Qur’an Sambil Tiduran
Foto: Umar Faqih | Islampos

Jangan membaca sambil melakukan aktivitas lain yang tidak pantas. Jangan pula membuka Al-Qur’an hanya untuk kemudian meninggalkannya karena terlalu sibuk dengan media sosial.

Membaca Al-Qur’an sebaiknya dilakukan dengan perhatian dan penghayatan.

Tidak Perlu Menunggu Posisi Sempurna

Terkadang seseorang terlalu memikirkan posisi tubuh sampai akhirnya tidak jadi membaca Al-Qur’an.

Padahal, kesempatan membaca Al-Qur’an sebaiknya dimanfaatkan.

Sedang duduk, silakan membaca.

Sedang berdiri, boleh membaca.

BACA JUGA:  Terus Tilawah Quran padahal Sudah Adzan, Apa Hukumnya?

Sedang berbaring, juga boleh membaca.

Yang terpenting adalah menjaga niat dan adab.

Para ulama menjelaskan bahwa Islam memberikan kemudahan dalam berdzikir kepada Allah. Membaca Al-Qur’an pun termasuk bentuk dzikir yang sangat utama.

Jadi, bolehkah membaca Al-Qur’an sambil tiduran? Jawabannya adalah boleh.

Tidak ada kewajiban bahwa membaca Al-Qur’an harus selalu dilakukan sambil duduk. Al-Qur’an dapat dibaca dalam berbagai posisi selama tetap menjaga adab dan penghormatan terhadapnya.

Namun, jika mampu duduk dengan tenang dan khusyuk, hal tersebut tentu lebih baik.

Jangan sampai persoalan posisi membuat kita meninggalkan membaca Al-Qur’an.

Sebab, yang lebih penting adalah bagaimana Al-Qur’an terus hadir dalam kehidupan kita. Bukan hanya dibaca, tetapi juga dipahami dan diamalkan.

Membaca sedikit tetapi rutin tetap lebih baik daripada jarang membaca karena menunggu keadaan yang dianggap sempurna. []

Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *