Keramas, Bagusnya Berapa Hari Sekali?

Salma Fathuraini
4 Min Read
Foto: Freepik

KERAMAS itu kelihatannya sederhana.

Tapi ternyata banyak yang masih bingung.

Ada yang keramas setiap hari.

Ada juga yang baru keramas beberapa hari sekali.

Lalu muncul pertanyaan.

Sebenarnya yang bagus itu berapa hari sekali sih?

Jawabannya ternyata tidak sama untuk semua orang.

Kondisi rambut dan kulit kepala setiap orang berbeda.

BACA JUGA: Puasa-puasa Keramas, Gimana Hukum Puasanya?

Tidak Ada Angka yang Wajib untuk Semua Orang

Dari sisi kesehatan, tidak ada aturan bahwa semua orang harus keramas setiap dua hari sekali.

Atau harus tiga hari sekali.

Kebutuhan keramas dipengaruhi oleh banyak hal.

Misalnya jenis rambut.

Produksi minyak di kulit kepala.

Aktivitas sehari-hari.

Cuaca.

Kebiasaan berolahraga.

Serta kondisi kulit kepala.

Orang yang kulit kepalanya cepat berminyak tentu bisa membutuhkan keramas lebih sering.

Sementara orang dengan rambut kering atau sangat keriting mungkin tidak perlu terlalu sering menggunakan sampo.

Jadi, jangan hanya mengikuti jadwal orang lain.

Perhatikan kondisi rambut sendiri.

Kalau Rambut Cepat Berminyak?

Kulit kepala memang secara alami menghasilkan minyak atau sebum.

Sebum sebenarnya bukan musuh.

Minyak tersebut membantu menjaga kulit dan rambut agar tidak terlalu kering.

Namun, kalau jumlahnya terlalu banyak, rambut bisa terlihat lepek.

https://s.shopee.co.id/1LgAKiBI1b

Kulit kepala juga bisa terasa kurang nyaman.

Dalam kondisi seperti ini, keramas lebih sering bisa diperlukan.

Begitu juga kalau seseorang banyak berkeringat.

Misalnya setelah olahraga.

Keringat, minyak, dan kotoran yang menumpuk bisa membuat kulit kepala terasa tidak nyaman.

Kalau Rambut Kering?

Berbeda lagi kalau rambut cenderung kering.

Terlalu sering keramas dengan sampo yang tidak cocok dapat membuat rambut semakin kering.

Apalagi jika menggunakan produk yang terlalu keras.

Rambut bisa menjadi lebih mudah kusut dan patah.

Karena itu, orang dengan rambut kering biasanya perlu menyesuaikan frekuensi keramas dan memilih produk yang sesuai.

Jadi, bukan soal siapa yang paling sering keramas.

Yang penting adalah kebutuhan rambut dan kulit kepala.

Bagaimana dengan Islam?

Islam sangat memperhatikan kebersihan.

Allah berfirman:

«“Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertobat dan menyukai orang-orang yang menyucikan diri.”»(QS. Al-Baqarah: 222)

Nabi ﷺ juga mengajarkan umatnya untuk menjaga kebersihan dan kerapian.

Salah satunya melalui perhatian terhadap rambut.

Dalam hadis riwayat Abu Dawud, Nabi ﷺ pernah bersabda tentang orang yang memiliki rambut agar memuliakan atau merawat rambutnya.

Pesannya sederhana.

Kalau memiliki rambut, jangan dibiarkan begitu saja sampai terlihat tidak terawat.

Tetapi Islam juga tidak mengajarkan berlebihan.

Merawat rambut bukan berarti harus menggunakan banyak produk.

Kebersihan dan kerapian bisa dilakukan dengan sederhana.

Haruskah Keramas Setiap Hari?

Belum tentu.

Kalau kulit kepala memang cepat berminyak dan nyaman dengan keramas setiap hari, hal itu bisa saja dilakukan.

Tetapi kalau rambut menjadi kering atau kulit kepala terasa semakin tidak nyaman, frekuensinya bisa disesuaikan.

Sebaliknya, jangan memaksakan diri jarang keramas hanya karena menganggap semakin jarang semakin sehat.

Kalau kulit kepala sudah berminyak, gatal, berketombe, atau terasa tidak nyaman, kebutuhan perawatannya bisa berbeda.

Kapan Sebaiknya Konsultasi?

Kalau kulit kepala terus-menerus terasa gatal, kemerahan, bersisik berat, atau rambut mengalami kerontokan yang mengkhawatirkan, jangan hanya mengganti sampo berkali-kali.

Bisa jadi ada kondisi kulit kepala yang membutuhkan penanganan.

Dalam keadaan seperti ini, konsultasi dengan dokter kulit dapat membantu mengetahui penyebabnya.

Jadi, jangan asal menebak.

BACA JUGA: Keramas Ketika Haid Boleh Gak Sih?

Kesimpulan

Jadi, Berapa Hari Sekali?

Kalau ingin jawaban singkat:

Tidak ada jadwal keramas yang cocok untuk semua orang.

Ada orang yang cocok keramas setiap hari.

Ada yang cukup beberapa kali dalam seminggu.

Yang penting, sesuaikan dengan kondisi kulit kepala, jenis rambut, aktivitas, dan produk yang digunakan.

Dalam Islam, kebersihan adalah hal yang baik.

Tetapi kebersihan tidak harus berarti berlebihan.

Rawat rambut secukupnya.

Jaga kebersihan.

Dan yang paling penting, jangan sampai urusan penampilan membuat kita lupa bahwa kesehatan kulit kepala juga perlu diperhatikan. []

Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *