Hapusnya Islam, Hilangnya Al-Qur’an, dan Musnahnya Orang-orang Shaleh di Akhir Zaman

3 Min Read
Foto: Freepik

SETELAH Islam tersebar sedemikian rupa meliputi timur dan barat, Islam kembali redup, kejahatan berkembang, agama agung ini dan al-Qur’an hilang, ilmu lenyap, dan Allah mencabut nyawa orang-orang yang dalam jiwanya masih ada iman. Dengan demikian, tidak tersisa di bumi kecuali makhluk-makhluk yang paling jahat, dan atas merekalah kiamat terjadi.

Ibn Majah dan al-Hakim menyampaikan dari Hudzaifah bin al-Yaman bahwa Rasulullah ﷺ bersabda, “Islam dihapuskan seperti hilangnya warna baju, sampai tidak diketahui apa itu puasa, apa itu shalat, haji dan sedekah. Kitabullah dimusnahkan dalam satu malam sampai tidak tersisa satu ayat pun, dan yang tersisa adalah kakek-kakek dan nenek-nenek yang mengatakan, ‘Kami melihat orangtua kami mengatakan laa ilaaha illallah, maka kami pun mengatakannya’.”

Orang-orang yang tersisa ini tidak mengetahui Islam kecuali kalimat tauhid yang sudah hilang dan lenyap. Dalam Shahih Muslim diriwayatkan dari Abdullah bin Mas’ud bahwa Rasulullah ﷺ bersabda, “Kiamat tidak terjadi kecuali atas orang-orang yang paling jahat.”

Dalam hadits lain, Rasulullah ﷺ menjelaskan kepada kita bagaimana orang-orang shaleh hilang di akhir zaman. Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Muslim dari Abu Hurairah, Rasulullah ﷺ bersabda, “Allah mengirimkan angin dari Yaman, lebih lembut dari sutera. Angin itu mencabut nyawa setiap orang yang di hatinya terdapat iman walau sebesar atom.”

Dari Anas diriwayatkan bahwa Rasulullah ﷺ bersabda, “Tidak akan terjadi kiamat sampai di bumi Allah tidak disebut-sebut lagi ‘Allah’.”

Dalam Shahih Muslim disampaikan dari an-Nawwas bin Sam’an, “Saat mereka dalam keadaan demikian, Allah mengirimkan angin yang sejuk, melewati bawah ketiak mereka, mencabut nyawa setiap mukmin dan muslim, sehingga tinggallah orang-orang jahat yang bersuka ria seperti keledai. Pada merekalah kiamat terjadi.”

Bukhari meriwayatkan dengan sanad dari Mardas al-Aslami RA bahwa Rasulullah ﷺ bersabda, “Orang-orang shaleh akan hilang satu per satu, sehingga tinggallah orang-orang sampah seperti sampah gandum dan korma, dan Allah sama sekali tidak mempedulikan mereka.”

Di antara contoh terhapusnya Islam saat itu adalah terputusnya ibadah haji. Tidak ada lagi haji dan umrah. Dalam Musnad Abu Ya’la dan Mustadrak al-Hakim diriwayatkan dengan sanad yang shahih dari Abu Sais RA bahwa Rasulullah ﷺ bersabda, “Kiamat tidak akan terjadi sampai Mekkah tidak didatangi lagi untuk haji.”

Tidak diragukan lagi bahwa hal ini terjadi setelah angin yang sejuk berhembus dan mencabut nyawa orang-orang shaleh. Sebelum itu, ibadah haji terus berlangsung. Dalam Shahih al-Bukahri diriwayatkan dari Abu Said al-Khudri bahwa Rasulullah ﷺ bersabda, “Mesjid ini akan didatangi untuk haji dan umrah setelah keluarnya Ya’juz dan Ma’juz.” []

Sumber: Ensiklopedia Kiamat/ Karya: Dr. Umar Sulayman al-Asykar/Penerbit: Serambi

Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

TAGGED:
Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *